<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334</id><updated>2012-02-16T09:37:40.988-08:00</updated><title type='text'>HAIDAR HAAFIZH</title><subtitle type='html'>Kita acapkali memikirkan sesuatu yang tidak ada, sehingga kita pun lupa mensyukuri yang sudah ada</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>31</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-9102550696891805276</id><published>2010-12-29T17:38:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T17:49:31.709-08:00</updated><title type='text'>PRINSIP-PRINSIP DASAR KEIMANAN</title><content type='html'>Compilasi File oleh : ABU ABDIRRAHMAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AGAMA ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Agama Islam adalah agama yang dibawa oleh Nabi Muhammad Shallallahu Alaihi wa Sallam. Dengan Islam, Allah mengakhiri serta menyempurnakan agama-agama lain untuk para hamba-Nya. Dengan Islam pula, Allah menyempurnakan kenikmatan-Nya dan meridhoi Islam sebagai dinnya. Oleh karena itu tidak ada yang lain yang patut diterima, selain Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi "[Al-Ahzab:40]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Pada hari ini telah Kusempurnakan untuk kamu agamamu, dan telah Kucukupkan kepadamu nikmat-Ku, dan telah Kuridhai Islam itu jadi agama bagimu " [Al Maidah : 3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya agama (yang diridhai) di sisi Allah hanyalah Islam" [Ali Imran : 19]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Siapa mencari agama selain agama Islam, maka sekali-kali tidaklah akan diterima (agama itu) daripadanya, dan dia di akhirat termasuk orang-orang yang rugi" [Ali Imran : 85]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala telah mewajibkan seluruh umat manusia agar memeluk agama Islam karena Allah. Hal ini sebagaimana telah difirmankan-Nya kepada rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah ; "Hai manusia, sesungguhnya aku adalah utusan Allah kepadamu semua, yaitu Allah yang mempunyai kerajaan langit dan bumi. Tidak ada Tuhan selain Dia. Yang menghidupkan dan mematikan. Maka berimanlah kamu kepada Allah dan Rasul-Nya, Nabi yang ummi yang beriman kepada Allah dan kepada kalimat-kalimat-Nya (kitab-kitab-Nya) dan ikutilah dia, supaya kamu mendapat petunjuk." [Al A'raaf : 158]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu berkata bahwa Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Demi Tuhan yang jiwa Muhammad berada di tangan-Nya, tidak seorangpun dari umat ini, Yahudi maupun Nashrani, yang mendengar tentangaku, kemudian mati tidak mengimani sesuatu yang aku diutus karenanya, kecuali dia termasuk penghuni neraka." [Hadits Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam artinya membenarkan dengan penuh penerimaan dan kepatuhan terhadap segala yang dibawanya, bukan hanya membenarkan semata. Oleh karena itulah Abu Thalib (paman Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam) dikatakan bukan orang yang mengimani Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, walaupun ia membenarkan apa yang dibawa oleh keponakannya itu dan dia juga mengakui bahwa Islam adalah agama yang terbaik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam mencakup seluruh kemaslahatan yang dikandung oleh agama-agama terdahulu. Islam mempunyai keistimewaan, yaitu relevan untuk setiap masa, tempat dan umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman kepada rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya, yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya) dan batu ujian terhadap kitab-kitab itu " [Al Maidah :48]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Islam dikatakan relevan untuk setiap masa, tempat dan umat, maksudnya adalah berpegang teguh pada Islam tidak akan menghilangkan kemaslahatan umum di setiap waktu dan tempat. Bahkan dengan Islam, umat akan menjadi baik. Tetapi bukan berarti Islam tunduk pada waktu, tempat dan umat, seperti yang dikehendaki sebagian orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam adalah agama yang benar. Allah menjamin kemenangan kepada orang yang memegangnya dengan baik. Hal ini dikatakan-Nya dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dia-lah yang telah mengutus rasul-Nya (dengan membawa) petunjuk (Al-Qur'an) dan agama yang benar untuk dimenangkan-Nya atas segala agama, walaupun orang-orang musyrik tidak menyukai." [At Taubah : 33]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Allah telah berjanji kepada orang-orang yang beriman di antara kamu dan mengerjakan amalan-amalan yang shaleh bahwa Dia sungguh-sungguh akan menjadikan mereka berkuasa di bumi, sebagaimana Dia telah menjadikan orang-orang yang sebelum mereka berkuasa. Dan sungguh Dia akan meneguhkan bagi mereka agama yang telah diridhoi-Nya untuk mereka dan Dia benar-benar akan menukar (keadaan) mereka sesudah mereka berada dalam ketakutan menjadi aman sentosa. Mereka tetap menyembah-Ku dengan tiada mempersekutukan sesuatu apapun dengan Aku. Siapa yang (tetap) kafir sesudah (janji) itu, maka mereka itulah orang-orang yang fasik." [An Nuur : 55]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Agama Islam merupakan aqidah dan syariat. Islam adalah agama yang sempurna dalam aqidah dan syariat, karena:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Memerintahkan bertauhid dan melarang syirik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Memerintahkan bersikap jujur dan melarang berbuat bohong/dusta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Memerintahkan berbuat adil[1] dan melarang perbuatan lalim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Memerintahkan untuk bersikap amanat dan melarang khianat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      Memerintahkan untuk menepati janji dan melarang ingkar janji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.      Memerintahkan untuk berbakti kepada ibu-bapak serta melarang menyakitinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.      Memerintahkan bersilaturrahim/menyambung hubungan dengan kerabat dekat,serta melarang memutuskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.      Memerintahkan berbuat baik dengan tetangga dan melarang berbuat jahat kepada mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara umum Islam memerintahkan agar bermoral baik dan melarang bermoral buruk. Islam juga memerintahkan setiap perbuatan baik, dan melarang perbuatan yang buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Allah menyuruh (kamu) berlaku adil dan berbuat kebajikan, memberi kepada kaum kerabat, dan Allah melarang dari perbuatan keji, kemungkaran dan permusuhan. Dia memberi pengajaran kepadamu agar kamu dapat mengambil pelajaran." [An Nahl : 90]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;--------------------------------------------------------------------------------&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;[1] Adil artinya menyamakan yang sama dan membedakan yang berbeda, bukan persamaan secara mutlak seperti yang dikatakan sebagian orang yang mengatakan bahwa Islam adalah agama persamaan yang mutlak. Menyamakan hal-hal yang berbeda merupakan kelaliman yang tidak dianjurkan oleh Islam, dan pelakunya pun tidak terpuji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;RUKUN ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Islam didirikan atas lima dasar, sebagaimana yang tersebut dalam sebuah hadits yang diriwayatkan oleh Ibnu Umar Radhiyallahu 'Anhuma:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Islam didirikan atas lima dasar, yakni:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Bersaksi bahwa tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah, dan Muhammad adalah hamba dan rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Mendirikan shalat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Mengeluarkan zakat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Puasa ramadhan dan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.      beribadah haji." [Hadits Riwayat Bukhari-Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[1]. Kesaksian tidak ada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah merupakan keyakinan yang mantap, yang diekspresikan dengan lisan. Dengan kemantapannya itu, seakan-akan dapat menyaksikan-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Syahadah (kesaksian) merupakan satu rukun padahal yang disaksikan itu ada dua hal, ini dikarenakan Rasul Shallallahu 'Alaihi wa Sallam adalah mubaligh (penyampai) sesuatu dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Jadi, kesaksian bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan Allah merupakan kesempurnaan kesaksian: "Tiada tuhan yang berhak disembah selain Allah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau, karena kesaksian (syahadatain) itu merupakan dasar sah dan diterimanya semua amal. Amal tidak sah dan tidak akan diterima bila tidak dilakukan dengan keikhlasan terhadap Allah Subhanahu wa Ta'ala dan dengan tidak mengikuti manhaj rasul-Nya Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Ikhlas kepada Allah terealisasi pada kesaksian "tiada tuhan yang berhak disembah dengan benar kecuali Allah." Mengikuti Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam terealisasi pada kesaksian "bahwa Muhammad adalah hamba dan utusan-Nya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah syahadah (kesaksian) yang terbesar ialah membebaskan hati dan jiwa dari penghambaan terhadap makhluk serta tidak mengikuti selain para rasul-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[2]. Mendirikan shalat artinya menyambut Allah dengan mengerjakan shalat secara istiqamah serta sempurna, baik waktu maupun caranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu buah atau hikmah shalat adalah mendapat kelapangan dada, ketenangan hati, dan menjauhi diri dari perbuatan keji dan mungkar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[3]. Mengeluarkan zakat artinya, menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menyerahkan kadar yang wajib dari harta-harta yang harus dikeluarkan zakatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hikmah mengeluarkan zakat adalah membersihkan jiwa dan moral yang buruk, yaitu kekikiran serta dapat menutupi kebutuhan Islam dan umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[4]. Puasa Ramadhan artinya menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan cara meninggalkan hal-hal yang dapat membatalkannya di siang hari di bulan Ramadhan. Salah satu hikmahnya ialah melatih jiwa untuk meninggalkan hal-hal yang disukai karena mencari ridha Allah Azza wa Jalla.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[5]. Beribadah haji ke baitullah (rumah Allah), artinya menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan menuju ke Al Baitul Haram (rumah suci) untuk mengerjakan syiar atau manasik haji.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu hikmahnya adalah melatih jiwa untuk mengerahkan segala kemampuan harta dan jiwa agar tetap taat kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala. Oleh karena itu haji merupakan salah satu macam jihad fisabilillah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hikmah-hikmah rukun Islam, baik yang sudah kami sebutkan maupun yang belum kami sebutkan akan dapat menjadikan umat sebagai umat yang suci, bersih, beragama yang benar, dan memperlakukan manusia dengan penuh keadilan serta kejujuran. Kebaikan syariat-syariat Islam yang lain tergantung kepada kebaikan dasar-dasar ini. Kebaikan umatpun tergantung pada kebaikan agamanya, dan hilangnya kebaikan tingkah laku umatpun akan tergantung pada kadar hilangnya kebaikan agamanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi yang ingin mengetahui penjelasan ini, silakan menyimak firman Allah Subhanahu wa Ta'ala, yang artinya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertaqwa, pastilah Kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi mereka mendustakan (ayat-ayat Kami) itu, maka Kami siksa mereka disebabkan perbuatannya. Maka apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di malam hari di waktu mereka sedang tidur? Atau apakah penduduk negeri-negeri itu merasa aman dari kedatangan siksaan Kami kepada mereka di waktu matahari sepenggalan naik ketika mereka sedang bermain? Maka apakah mereka aman dari azab Allah (yang tidak terduga-duga) Tiadalah yang merasa aman dari azab Allah, kecuali orang-orang yang merugi." [Al A'raf :96-99]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk lebih jelasnya hendaklah Anda pelajari sejarah orang-orang terdahulu kita, karena dalam sejarah terdapat pelajaran bagi orang-orang yang berakal dan bagi orang yang hatinya "bersih" (tidak ada hijab yang menutupi hatinya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PRINSIP AKIDAH ISLAM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Aqidah Islam dasarnya adalah iman kepada Allah, iman kepada para malaikat-Nya, iman kepada kitab-kitab-Nya, iman kepada para rasul-Nya, iman kepada hari akhir, dan iman kepada takdir yang baik dan yang buruk. Dasar-dasar ini telah ditunjukkan oleh Kitabullah dan sunnah rasul-Nya Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman dalam kitab suci-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Bukanlah menghadapkan wajahmu ke arah timur dan barat itu suatu&lt;br /&gt;kebaikan, akan tetapi sesunggunya kebaikan itu ialah beriman kepada Allah, hari kemudian, malaikat-malaikat, kitab-kitab, nabi-nabi ." [Al-Baqarah: 177]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam soal takdir, Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Kami menciptakan segala sesuatu menurut ukuran, dan perintah Kami hanyalah sesuatu menurut ukuran, dan perintah Kami hanyalah satu perkataan seperti kejapan mata." [Al-Qomar: 49-50]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam juga bersabda dalam sunnahnya sebagai jawaban terhadap malaikat Jibril ketika bertanya tentang iman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Iman adalah engkau mengimani Allah, para malaikat-Nya, kitab-kitab-Nya, para rasul-Nya, hari kemudian, dan mengimani takdir yang baik dan yang buruk." [Hadits Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA ALLAH SUBHANAHU WA TA'ALA&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Iman kepada Allah mengandung empat unsur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[A] Mengimani Wujud Allah Subhanahu wa Ta'ala&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wujud Allah telah dibuktikan oleh fitrah, akal, syara', dan indera.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1)            Bukti fitrah tentang wujud Allah adalah bahwa iman kepada sang Pencipta merupakan fitrah setiap makhluk, tanpa terlebih dahulu berpikir atau belajar. Tidak akan berpaling dari tuntutan fitrah ini, kecuali orang yang di dalam hatinya terdapat sesuatu yang dapat memalingkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Semua bayi yang dilahirkan dalam keadaan fitrah. Ibu bapaknyalah yang menjadikannya Yahudi, Nasrani atau Majusi" [Hadits Riwayat Al-Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2)            Adapun bukti akal tentang wujud Allah adalah proses terjadinya semua makhluk, bahwa semua makhluk, yang terdahulu maupun yang akan datang, pasti ada yang menciptakan. Tidak mungkin menciptakan dirinya sendiri, dan tidak pula tercipta secara kebetulan. Tidak mungkin wujud itu ada dengan sendirinya, karena segala sesuatu tidak akan dapat menciptakan dirinya sendiri. Sebelum wujudnya tampak, berarti tidak ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua makhluk tidak mungkin tercipta secara kebetulan karena setiap yang diciptakan pasti mebutuhkan pencipta. Adanya makhluk-makhluk itu di atas undang-undang yang indah, tersusun rapi, dan saling terkait dengan erat antara sebab-musababnya dan antara alam semesta satu sama lainnya. Semua itu sama sekali menolak keberadaan seluruh makhluk secara kebetulan, karena sesuatu yang ada secara kebetulan, pada awalnya pasti tidak teratur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau makhluk tidak dapat menciptakan diri sendiri, dan tercipta secara kebetulan, maka jelaslah, makhluk-makhluk itu ada yang menciptakan, yaitu Allah Robb semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala menyebutkan dalil aqli (akal) dan dalil qath'i dalam surat Ath Thuur:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun ataukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)?" [Ath Thuur: 35]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari ayat di atas tampak bahwa makhluk tidak diciptakan tanpa pencipta, dan makhluk tidak menciptakan dirinya sendiri. Jadi jelaslah, yang menciptakan makhluk adalah Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Jubair bin Muth'im mendengar dari Rasulullah Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang tengah membaca surat Ath Thuur dan sampai kepada ayat-ayat ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apakah mereka diciptakan tanpa sesuatupun, atukah mereka yang menciptakan (diri mereka sendiri)? Ataukah mereka telah menciptakan langit dan bumi itu? Sebenarnya mereka tidak meyakini (apa yang mereka katakan). Ataukah di sisi mereka ada perbendaharaan Robbmu atau merekakah yang berkuasa?" [Ath Thuur: 35-37]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia, yang tatkala itu masih musyrik berkata, "Hatiku hampir saja terbang. Itulah permulaan menetapnya keimanan dalam hatiku." [Hadits Riwayat Al-Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam hal ini kami ingin memberikan satu contoh. Kalau ada seseorang berkata kepada Anda tentang istana yang dibangun, yang dikelilingi kebun-kebun, dialiri sungai-sungai, dialasi oleh hamparan karpet, dan dihiasi dengan berbagai perhiasan pokok dan penyempurna, lalu orang itu mengatakan kepada Anda bahwa istana dengan segala kesempurnaannya ini tercipta dengan sendirinya, atau tercipta secara kebetulan tanpa pencipta, pasti Anda tidak akan mempercayainya, dan menganggap perkataan itu adalah perkataan dusta dan dungu. Kini kami bertanya kepada Anda, masih mungkinkah alam semesta yang luas ini beserta apa-apa yang berada di dalamnya tercipta dengan sendirinya atau tercipta secara kebetulan?!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3)            Bukti syara' tentang wujud Allah Subhanahu wa Ta'ala bahwa seluruh kitab langit berbicara tentang itu. Seluruh hukum yang mengandung kemaslahatan manusia yang dibawa kitab-kitab tersebut merupakan dalil bahwa kitab-kitab itu datang dari Robb Yang Maha Bijaksana dan Mengetahui segala kemaslahatan makhluknya. Berita-berita alam semesta yang dapat disaksikan oleh realitas akan kebenarannya yang didatangkan kitab-kitab itu juga merupakan dalil atau bukti bahwa kitab-kitab itu datang dari Robb Yang Maha Kuasa untuk mewujudkan apa yang diberitakan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4)            Bukti inderawi tentang wujud Allah Subhanahu wa Ta'ala dapat dibagi menjadi dua:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a)     Kita dapat mendengar dan menyaksikan terkabulnya doa orang-orang yang berdoa serta pertolongan-Nya yang diberikan kepada orang-orang yang mendapatkan musibah. Hal ini menunjukkan secara pasti tentang wujud Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  Dan (ingatlah kisah) Nuh, sebelum itu ketika dia berdoa, dan Kami memperkenankan doanya, lalu Kami selamatkan dia beserta keluarganya dari bencana yang besar." [Al Anbiya: 76]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Ingatlah), ketika kamu memohon pertolongan kepada Rabbmu, lalu diperkenankan-Nya bagimu : Sesungguhnya Aku akan mendatangkan bala bantuan kepadamu dengan seribu malaikat yang datang berturut-turut" [Al Anfaal: 9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu berkata, "Pernah ada seorang Badui datang pada hari Jum'at. Pada waktu itu Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tengah berkhotbah. Lelaki itu berkata' "Hai Rasul Allah, harta benda kami telah habis, seluruh warga sudah kelaparan. Oleh karena itu mohonkanlah kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala untuk mengatasi kesulitan kami." Rasulullah lalu mengangkat kedua tanganya dan berdoa. Tiba-tiba awan mendung bertebaran bagaikan gunung-gunung. Rasulullah belum turun dari mimbar, hujan turun membasahi jenggotnya. Pada Jum'at yang kedua, orang badui atau orang lain berdiri dan berkata, "Hai Rasul Allah, bangunan kami hancur dan harta bendapun tenggelam, doakanlah akan kami ini (agar selamat) kepada Allah." Rasulullah lalu mengangkat kedua tangannya, seraya berdoa: "Ya Robbku, turunkanlah hujan di sekeliling kami dan jangan Engkau turunkan sebagai bencana bagi kami." Akhirnya beliau tidak mengisyaratkan pada suatu tempat kecuali menjadi terang (tanpa hujan)." [Hadits Riwayat Al Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Tanda-tanda para nabi yang disebut mukjizat, yang dapat disaksikan atau didengar banyak orang merupakan bukti yang jelas tentang wujud Yang Mengurus para nabi tersebut, yaitu Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena hal-hal itu berada di luar kemampuan manusia, Allah melakukannya sebagai pemerkuat dan penolong bagi para rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika Allah memerintahkan Nabi Musa 'Alaihis Sallam untuk memukul laut dengan tongkatnya, Musa memukulkannya, lalu terbelahlah laut itu menjadi dua belas jalur yang kering, sementara air di antara jalur-jalur itu menjadi seperti gunung-gunung yang bergulung. Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Lalu Kami wahyukan kepada Musa: "Pukullah lautan itu dengan tongkatmu.: Maka terbelahlah lautan itu dan tiap-tiap belahan adalah seperti gunung yang besar." [Asy Syu'araa: 63]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh kedua adalah mukjizat Nabi Isa 'Alaihis Sallam ketika menghidupkan orang-orang yang sudah mati; lalu mengeluarkannya dari kubur dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"  dan aku menghidupkan orang mati dengan seizin Allah " [Ali Imran: 49]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" dan (ingatlah) ketika kamu mengeluarkan orang mati dari kuburnya (menjadi hidup) dengan izin-Ku " [Al Maidah :110]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh ketiga adalah mukjizat Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ketika kaum Quraisy meminta tanda atau mukjizat. Beliau mengisyaratkan pada bulan, lalu terbelahlah bulan itu menjadi dua, dan orang-orang dapat menyaksikannya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Telah dekat (datangnya) saat (kiamat) dan telah terbelah pula bulan. Dan jika mereka (orang-orang musyrik) melihat suatu tanda (mukjizat), mereka berpaling dan berkata: "(Ini adalah) sihir yang terus-menerus." [Al-Qomar: 1-2]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanda-tanda yang diberikan Allah, untuk memperkuat para rasul-Nya dan sebagai pertolongan atas mereka, menunjukkan dengan pasti akan keberadaan Allah Subhanahu wa Taala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani Rububiyah Allah Subhanahu Wa Ta'ala &lt;br /&gt;Mengimani rububiyah Allah Subhanahu wa Ta'ala maksudnya mengimani sepenuhnya bahwa Dia-lah Robb satu-satunya, tiada sekutu dan tiada penolong bagi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Robb adalah yang berhak menciptakan, memiliki serta memerintah. Jadi tidak ada Pencipta selain Allah, tidak ada pemilik selain Allah, dan tidak ada perintah selain perintah dari-Nya. Allah Subhanahu wa Ta'ala telah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Ingatlah, menciptakan dan memerintah hanya hak Allah. Mahasuci Allah, Robb semesta Allah." [Al A'raaf : 54]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Yang (berbuat) demikian itulah Allah Robbmu, kepunyaan-Nyalah kerajaan. Dan orang-orang yang kamu seru (sembah) selain Allah tidak mempunyai apa-apa walaupun setipis kulit ari." [Faathir : 13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak ada makhluk yang mengingkari kerububiyahan Allah Subhanahu wa Ta'ala, kecuali orang yang congkak sedang ia tidak meyakini kebenaran ucapannya, seperti yang dilakukan Fir'aun ketika berkata kepada kaumnya. "Akulah tuhanmu yang paling tinggi." [An Naazi'at : 24]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan juga ketika berkata: "Hai pembesar kaumku, aku tidak mengetahui tuhan bagimu selain aku." [Al Qashash : 38]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan mereka mengingkarinya karena kezaliman dan kesombongan mereka padahal hati mereka meyakini (kebenaran)nya." [An Naml : 14]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Musa berkata kepada Fir'aun: "Sesungguhnya kamu telah mengetahui bahwa tiada yang menurunkan mukjizat-mukjizat itu kecuali Robb Yang Memelihara langit dan bumi sebagai bukti-bukti nyata; dan sesungguhnya aku mengira kamu, hai Fir'aun, seorang yang akan binasa." [Al Israa': 102]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, sebenarnya orang-orang musyrik mengakui rububiyah Allah, meskipun mereka menyekutukan-Nya dalam uluhiyah (penghambaan). Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah: "Kepunyaan siapakah bumi ini, dan semua yang ada padanya, jika kamu mengetahui?" Mereka akan menjawab, "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak ingat?" Katakanlah: "Siapakah yang memiliki langit yang tujuh dan Yang mempunyai 'Arsy yang besar?" Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "Maka apakah kamu tidak bertaqwa?" Katakanlah: "Siapakah yang di tangan-Nya berada kekuasaan atas segala ssesuatu, sedang Dia melindungi, tetapi tidak ada yang dapat dililndungi dari (azab)-Nya, jika kamu mengetahui?" Mereka akan menjawab: "Kepunyaan Allah." Katakanlah: "(kalau demikian), maka dari jalan manakah kamu ditipu?" [Al Mu'minuun: 84-89]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan langit dan bumi?", niscaya mereka akan menjawab, "Semuanya diciptakan oleh Yang Maha Perkasa lagi Maha Mengetahui." [Az Zukhruf : 9]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan mereka?", niscaya mereka menjawab: "Allah", maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?" [Az-Zukhruf : 87]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perintah Allah Subhanahu wa Ta'ala mencakup perintah alam semesta (kauni) dan perintah syara' (syar'i). Dia adalah pengatur alam, sekaligus sebagai pemutus perkara, sesuai dengan tuntutan hikmah-Nya. Dia juga pemutus peraturan-peraturan ibadah serta hukum-hukum muamalat sesuai dengan tuntutan hikmah-Nya. Oleh karena itu siapa menyekutukan Allah dengan seorang pemutus ibadah atau pemutus muamalat, maka dia berarti telah menyekutukan Allah serta tidak mengimani-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani Uluhiyah Allah Subhanahu Wa Ta'ala &lt;br /&gt;Artinya, benar-benar mengimani bahwa Dia-lah ilah yang benar dan satu-satunya, tidak ada sekutu bagi-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al ilah artinya "al ma'luh", yakni sesuatu yang disembah dengan penuh kecintaan serta pengagungan.&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Tuhanmu adalah Tuhan Yang Maha Esa; tidak ada tuhan melainkan Dia. Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang." [Al Baqarah: 163]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang berilmu (juga menyatakan demikian). Tidak ada tuhan (yang berhak disembah) selain Dia yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [Ali Imran: 18]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang Lata, Uzza, dan Manat yang disebut sebagai Tuhan, namun tidak diberi hak uluhiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Itu tidak lain hanyalah nama-nama yang kamu dan bapak-bapak kamu mengada-adakannya; Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun untuk (menyembah)nya " [An Najm : 23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap sesuatu yang disembah selain Allah, uluhiyahnya adalah batil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"(Kuasa Allah) yang demikian itu adalah karena sesungguhnya Allah, Dia-lah (Tuhan) Yang Haq dan sesungguhnya apa saja yang mereka seru selain dari Allah, itulah yang batil, dan sesungguhnya Allah, Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Besar." [Al Hajj : 62]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala juga berfirman tentang Nabi Yusuf yang berkata kepada dua temannya di penjara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hai kedua temanku dalam penjara, manakah yang baik, tuhan-tuhan yang bermacam-macam itu ataukah Allah Yang Maha Esa lagi Maha Perkasa? Kamu tidak menyembah yang selain Allah, kecuali hanya (menyembah) nama-nama yang kamu dan nenek moyangmu membuat-buatnya. Allah tidak menurunkan suatu keteranganpun tentang nama-nama itu " [Yususf : 40]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu para rasul alaihimussalam berkata kepada kaum-kaumnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sembahlah Allah oleh kamu sekalian, sekali-kali tidak ada Tuhan selain daripada-Nya. Maka mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?" [Al Mu'minuun : 32]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang musyrik tetap saja mengingkarinya. Mereka masih saja mengambil tuhan selain Allah Subhanahu wa Ta'ala. Mereka menyembah meminta bantuan dan pertolongan kepada tuhan-tuhan itu dengan menyekutukan Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengambilan tuhan-tuhan yang dilakukan orang-orang musyrik ini telah dibatalkan oleh Allah dengan dua bukti:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Tuhan-tuhan yang diambil tidak mempunyai keistimewaan uluhiyah sedikitpun, karena mereka adalah makhluk, tidak dapat menciptakan, tidak dapat menarik kemanfaatan, tidak dapat menolak bahaya, tidak memiliki hidup dan mati, tidak memiliki sedikitpun dari langit dan tidak pula ikut memiliki keseluruhannya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mereka mengambil tuhan-tuhan selain daripada-Nya (untuk disembah), yang tuhan-tuhan itu tidak menciptakan apapun, bahkan mereka sendiri diciptakan dan tidak kuasa untuk (menolak) sesuatu kemudharatan dari dirinya dan tidak (pula untuk mengambil) sesuatu kemanfaatanpun dan (juga) tidak kuasa mematikan, menghidupkan dan tidak (pula) membangkitkan." [Al Furqan: 3]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah: "Serulah mereka yang kamu anggap (sebagai tuhan) selain Allah. Mereka tidak memiliki (kekuasaan) seberat biji sawi pun di langit dan di bumi, dan mereka tidak mempunyai suatu sahampun dalam (penciptaan) langit dan bumi, dan sekali-kali tidak ada di antara mereka yang menjadi pembantu bagi-Nya. Dan tiadalah berguna syafaat di sisi Allah, melainkan bagi orang yang telah diijinkan-Nya memperoleh syafaat " [Saba': 22-23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apakah mereka mempersekutukan (Allah dengan) berhala-berhala yang tak dapat menciptakan sesuatupun? Sedangkan berhala-berhala itu sendiri buatan orang. Dan berhala-berhala itu tidak mampu memberi pertolongan kepada penyembah-penyembahnya dan kepada dirinya sendiripun berhala-berhala itu tidak dapat memberi pertolongan." [Al A'raaf : 191-192]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau demikian keadaan tuhan-tuhan itu, maka sungguh sangat tolol dan sangat batil bila menjadikan mereka sebagai ilah dan tempat meminta pertolongan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Sebenarnya orang-orang musyrik mengakui bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala adalah satu-satunya Robb, Pencipta, yang di tangan-Nya kekuasaan segala sesuatu. Mereka juga mengakui bahwa hanya Dia-lah yang dapat melindungi dan tidak ada yang dapat melindungi-Nya. Ini mengharuskan pengesaan uluhiyah (penghambaan), seperti mereka mengesakan rububiyah (ketuhanan) Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Hai manusia, sembahlah Robbmu yang telah menciptakanmu dan orang-orang yang sebelummu, agar kamu bertaqwa. Dia-lah yang menjadikan bumi sebagai hamparan bagimu dan langit sebagai atap. Dia menurunkan air (hujan) dari langit, lalu Dia menghasilkan dengan hujan itu segala buah-buahan sebagai rezeki untukmu; karena itu janganlah kamu mengadakan sekutu-sekutu bagi Allah, padahal kamu mengetahui." [Al Baqarah: 21-22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan sungguh jika kamu bertanya kepada mereka: "Siapakah yang menciptakan mereka?", niscaya mereka menjawab: Allah. Maka bagaimanakah mereka dapat dipalingkan (dari menyembah Allah)?" [Az-Zukhruf : 87]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah: "Siapakah yang memberi rezeki kepadamu dari langit dan bumi, atau siapakah yang kuasa (menciptakan) pendengaran dan penglihatan, dan siapakah yang mengeluarkan yang hidup dari yang mati dan mengeluarkan yang mati dari yang hidup, dan siapakah yang mengatur segala urusan?" Maka mereka akan menjawab, "Allah." Maka katakanlah: "Mengapa kamu tidak bertaqwa (kepada-Nya)?" Maka (Zat yang demikian) itulah Allah Robb kamu yang sebenarnya. Tidak ada sesudah kebenaran itu, melainkan kesesatan. Maka bagaimanakah kamu dipalingkan (dari kebenaran)?" [Yunus: 31-32]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.      Mengimani Asma Dan Sifat Allah Subhanahu Wa Taala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada nama-nama dan sifat-sifat Allah Subhanahu wa Ta'ala yakni menetapkan nama-nama dan sifat-sifat yang sudah ditetapkan Allah untuk diri-Nya dalam kitab suci-Nya atau sunnah rasul-Nya dengan cara yang sesuai dengan kebesaran-Nya tanpa tahrif (penyelewengan), tanpa ta'thil (penghapusan), tanpa takyif (menanyakan bagaimana?), dan tanpa tamsil (menyerupakan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Allah mempunyai asmaaul husna, maka bermohonlah kepada-Nya dengan menyebut asmaaul husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) nama-nama-Nya. Nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjaklan." [Al A'raaf: 180]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Allah mempunyai sifat yang Maha Tinggi; dan Dia-lah Yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana." [An Nahl: 60]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Tidak ada sesuatupun yang serupa dengan Dia, dan Dia-lah Yang Maha Mendengar lagi Maha Melihat." [Asy Syuura : 11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam perkara ini ada dua golongan yang tersesat, yaitu:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Golongan Muaththilah, yaitu mereka yang mengingkari nama-nama dan sifat-sifat Allah atau mengingkari sebagiannya saja. Menurut perkiraan mereka, menetapkan nama-nama dan sifat itu kepada Allah dapat menyebabkan tasybih (penyerupaan), yakni penyerupaan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan makhluk-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pendapat ini jelas keliru karena:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Sangkaan itu akan mengakibatkan hal-hal yang bathil atau salah, karena Allah Subhanahu wa Ta'ala telah menetapkan untuk diri-Nya nama-nama dan sifat-sifat, serta telah menafikan sesuatu yang serupa dengan-Nya. Andaikata menetapkan nama-nama dan sifat-sifat itu menimbullkan adanya penyerupaan, berarti ada pertentangan dalam kalam Allah serta sebagian firman-Nya akan menyalahi sebagian yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Kecocokan antara dua hal dalam nama atau sifatnya tidak mengharuskan adanya persamaan. Anda melihat ada dua orang yang keduanya manusia, mendengar, melihat, dan berbicara, tetapi tidak harus sama dalam makna-makna kemanusiaannya, pendengarannya, poenglihatannya, dan pembicaraannya. Anda juga melihat beberapa binatang yang punya tangan, kaki, dan mata, tetapi kecocokannya itu tidak mengharuskan tangan, kaki, dan mata mereka sama. Apabila antara makhluk-makhluk yang cocok dalam nama atau sifatnya saja jelas memiliki perbedaan, maka tentu perbedaan antara Khaliq (Pencipta) dan makhluk (yang diciptakan) akan lebih jelas lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Golongan Musyabbihah, yaitu golongan yang menetapkan nama-nama dan sifat-sifat, tetapi menyerupakan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan makhluk-Nya. Mereka mengira hal ini sesuai dengan nash-nash Al Qur'an, karena Allah berbicara dengan hamba-Nya dengan sesuatu yang dapat dipahaminya. Anggapan ini jelas keliru ditinjau dari beberapa hal, antara lain:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Menyerupakan Allah Subhanahu wa Ta'ala dengan makhluk-Nya jelas merupakan sesuatu yang bathil, menurut akal maupun syara'. Padahal tidak mungkin nash-nash kitab suci Al Qur'an dan Sunnah rasul menunjukkan pengertian yang bathil&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Allah Ta'ala berbicara dengan hamba-hamba-Nya dengan sesuatu yang dapat dipahami dari segi asal maknanya. Hakikat makna sesuatu yang berhubungan dengan zat dan sifat Allah adalah hal yang hanya diketahui oleh Allah saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Allah menetapkan untuk diri-Nya bahwa Dia Maha Mendengar, maka pendengaran itu sudah maklum dari segi maknanya, yaitu menemukan suara-suara. Tetapi hakikat hal itu dinisbatkan kepada pendengaran Allah tidak maklum, karena hakikat pendengaran jelas berbeda, walau pada makhluk sekalipun. Jadi perbedaan hakikat itu antara Pencipta dan yang diciptakan jelas lebih jauh berbeda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila Allah Subhanahu wa Ta'ala memberitakan tentang diri-Nya bahwa Dia bersemayam di atas Arasy-Nya, maka bersemayam dari segi asal maknanya sudah maklum, tetapi hakikat bersemayamnya Allah itu tidak dapat diketahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Iman kepada Allah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Merealisasikan pengesaan Allah Subhanahu wa Ta'ala sehingga tidak menggantungkan harapan kepada selain Allah, tidak takut kepada yang lain, dan tidak menyembah kepada selain-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Menyempurnakan kecintaan terhadap Allah, serta mengagungkan-Nya sesuai dengan nama-nama-Nya yang indah dan sifat-sifat-Nya yang Maha Tinggi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Merealisasikan ibadah kepada Allah dengan mengerjakan apa yang diperintah serta menjauhi apa yang dilarang-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA PARA MALAIKAT&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Malaikat adalah alam gaib, makhluk, dan hamba Allah Subhanahu wa Ta'ala. Malaikat sama sekali tidak memiliki keistimewaan rububiyah dan uluhiyah. Allah menciptakannya dari cahaya serta memberikan ketaatan yang sempurna serta kekuatan untuk melaksanakan ketaatan itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" dan malaikat yang ada di sisi-Nya, mereka tidak angkuh untuk menyembah-Nya dan tidak (pula) merasa letih. Mereka selalu bertasbih malam dan siang tiada henti-hentinya." [Al Anbiyaa: 19-20]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat berjumlah banyak, dan tidak ada yang dapat menghitungnya, kecuali Allah. Dalam hadits Al Bukhari Muslim terdapat hadits dari Anas Radhiyallahu 'Anhu tentang kisah mi'raj bahwa Allah telah memperlihatkan al Baitul Ma'mur di langit kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam. Di dalamnya terdapat 70.000 malaikat yang setiap hari melakukan shalat. Siapapun yang keluar dari tempat itu, tidak kembali lagi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada malaikat mengandung empat unsur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Mengimani wujud mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Mengimani mereka yang kita kenali nama-namanya, seperti Jibril, dan juga terhadap nama-nama malaikat yang tidak kita kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Mengimani sifat-sifat mereka yang kita kenali, seperti sifat bentuk Jibril, sebagaimana yang pernah dilihat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang mempunyai 600 sayap yang menutup ufuk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malaikat bisa saja menjelma berwujud seorang lelaki, seperti yang pernah terjadi pada malaikat Jibril tatkala Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutusnya kepada Maryam. Jibril menjelma jadi seorang yang sempurna. Demikian pula ketika Jibril datang kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, sewaktu beliau sedang duduk di tengah-tengah para sahabatnya. Jibril datang dengan bentuk seorang lelaki yang berpakaian sangat putih, berambut sangat hitam, tidak terlihat tanda-tanda perjalanannya, dan tidak seorang sahabatpun yang mengenalinya. Jibril duduk dekat Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, menyandarkan kedua lututnya ke lutut Nabi dan meletakkan kedua telapak tangannya di atas kedua pahanya. Ia bertanya kepada Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam tentang Islam, iman, ihsan, hari kiamat, dan tanda-tandanya. Setelah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjawab seluruh pertanyaannya, Jibril pergi. Setelah tidak di situ lagi, barulah Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam menjelaskan kepada para sahabatnya, "Itu adalah Jibril yang datang untuk mengajarkan agama kalian."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan para malaikat yang diutus kepada nabi Ibrahim dan Luth. Mereka menjelma bentuk menjadi lelaki.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.             Mengimani tugas-tugas yang diperintahkan Allah kepada mereka yang sudah kita ketahui, seperti bacaan tasbih, dan menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala siang-malam tanpa merasa lelah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di antara mereka ada yang mempunyai tugas-tugas tertentu misalnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Malaikat Jibril yang dipercayakan menyampaikan wahyu Allah kepada para nabi dan rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Malaikat Mikail yang diserahi tugas menurunkan hujan dan tumbuh-tumbuhan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Malaikat Israfil yang diserahi tugas meniup sangkakala di hari kiamat dan kebangkitan makhluk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.             Malaikat maut yang diserahi tugas mencabut nyawa orang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.             Malaikat yang diserahi tugas menjaga neraka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6.             Para malaikat yang diserahi janin dalam rahim. Ketika sudah mencapai empat bulan di dalam kandungan, Allah Subhanahu wa Ta'ala mengutus malaikat untuk meniupkan ruh dan menyuruh untuk menulis rezekinya, ajalnya, amalnya, derita, dan bahagianya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7.             Para malaikat yang diserahi menjaga dan menulis semua perbuatan manusia. Setiap orang dijaga oleh dua malaikat, yang satu pada sisi dari kanan dan yang satunya lagi pada sisi dari kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.             Para malaikat yang diserahi tugas menanyai mayit. Bila mayit sudah dimasukkan ke dalam kuburnya, maka akan datanglah dua malaikat yang bertanya kepadanya tentang Robbnya, agamanya, dan nabinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Iman Kepada Malaikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Mengetahui keagungan Allah, kekuatan-Nya, dan kekuasaan-Nya. Kebesaran makhluk pada hakikatnya adalah dari keagungan sang Pencipta.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Syukur kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala atas perhatian-Nya terhadap manusia sehingga menugasi malaikat untuk memelihara, mencatat amal-amal dan berbagai kemashlahatannya yang lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Cinta kepada para malaikat karena ibadah yang mereka lakukan kepada Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada orang yang tersesat mengingkari keberadaan malaikat. Mereka mengatakan bahwa malaikat ibarat "kekuatan kebaikan" yang tersimpan pada makhluk-makhluk. Ini berarti tidak mempercayai Kitabullah, sunnah Rasul-Nya, dan ijma' (konsensus) umat Islam. Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Segala puji bagi Allah Pencipta langit dan bumi, Yang menjadikan malaikat sebagai utusan-utusan (untuk mengurus berbagai macam urusan) yang mempunyai sayap, masing-masing (ada yang) dua, tiga, dan empat. Allah menambahkan pada ciptaan-Nya apa yang dikehendaki-Nya. Sesungguhnya Allah Maha Kuasa atas segala sesuatu." [Faathir:1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kalau kamu melihat ketika para malaikat mencabut jiwa orang-orang yang kafir seraya memukul muka dan belakang mereka (dan berkata): "Rasakanlah olehmu siksa neraka yang membakar," (tentulah kamu akan merasa ngeri)." [Al Anfaal:50]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Alangkah dasyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratul maut, sedangkan para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarlah nyawamu " [Al An'am :93]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sehingga apabila telah dihilangkan ketakutan dari hati mereka, mereka berkata: "Apakah yang telah difirmankan oleh Robbmu?" Mereka menjawab: "(Perkataan) yang benar," dan Dia-lah Yang Maha Tinggi lagi Maha Benar." [Saba':23]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Malaikat-malaikat masuk ke tempat-tempat mereka dari semua pintu (sambil mengucapkan): "Salamun 'alaikum bima shabartum (salam sejahtera kepadamu dengan kesabaranmu)." Maka alangkah baiknya tempat kesudahan itu." [Ar Ra'd: 23-24]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Apabila Allah mencintai seorang hamba-Nya, Ia memberi tahu Jibril bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai Fulan, dan menyuruh Jibril untuk mencintainya, maka Jibrilpun mencintainya. Jibril lalu memberi tahu penghuni langit bahwa Allah Subhanahu wa Ta'ala mencintai Fulan dan menyuruh mereka juga untuk mencintainya, maka penghuni langitpun mencintainya. Kemudian ia diterima di atas bumi." [Al Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Diriwayatkan oleh Abu Hurairah Radhiyallahu 'Anhu, bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Di setiap hari Jum'at pada setiap pintu masjid para malaikat mencatat satu demi satu orang yang datang. Bila imam sudah duduk (di atas mimbar) mereka menutup buku-bukunya dan datang untuk mendengarkan dzikir (khutbah)."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari nash-nash ini tampak jelas bahwa para malaikat itu benar-benar ada, bukan kekuatan maknawi yang terdapat dalam diri manusia seperti yang disangka orang-orang sesat. Nash-nash tersebut telah disepakati umat Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA KITAB-KITAB ALLAH&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Al-Kutub bentuk jamak dari kata "Kitab" yang berarti "sesuatu yang ditulis." Namun yang dimaksud di situ adalah kitab-kitab yang diturunkan Allah Subhanahu wa Ta'ala kepada para rasul-Nya sebagai rahmat dan hidayah bagi seluruh manusia agar mencapai kebahagiaan di dunia dan akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada kitab-kitab mengandung empat unsur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Mengimani bahwa benar-benar diturunkan dari Allah Subhanahu wa Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Mengimani kitab-kitab yang sudah kita kenali namanya, seperti Al-Qur'an yang diturunkan kepada nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, Taurat yang diturunkan kepada Nabi Musa Alaihimus Sallam, Injil yang diturunkan kepada Nabi Isa Alaihimus Sallam, dan Zabur yang diturunkan kepada nabi Daud Alaihimus Sallam. Adapun kitab-kitab yang tidak kita ketahui namanya, kita mengimaninya secara global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Membenarkan seluruh beritanya yang benar, seperti berita-berita yang ada di dalam Al Qur'an, dan berita-berita kitab-kitab terdahulu yang belum diganti atau belum diselewengkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.             Mengerjakan seluruh berita yang belum dinasakh (dihapus) serta rela dan menyerah pada hukum itu, baik kita memahami hikmahnya atau tidak. Seluruh kitab terdahulu telah dinasakh oleh Al Qur'anul Adhim, seperti firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Kami telah turunkan kepadamu Al Qur'an dengan membawa kebenaran, membenarkan apa yang sebelumnya yaitu kitab-kitab (yang diturunkan sebelumnya), dan sebagai batu ujian terhadap kitab-kitab yang lain itu " [Al Maidah: 48]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu tidak dibenarkan mengerjakan hukum apapun dari kitab-kitab terdahulu, kecuali yang benar dan ditetapkan Al Qur'an.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Iman Kepada Kitabullah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.             Mengetahui perhatian Allah Subhanahu wa Ta'ala terhadap hamba-hamba-Nya sehingga menurunkan kitab yang menjadi hidayah (petunjuk) bagi setiap kaum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.             Mengetahui hikmah Allah dalam syara' atau hukum-Nya sehingga menetapkan hukum yang sesuai dengan tingkah laku setiap umat, seperti firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Untuk tiap-tiap umat di antara kamu, Kami berikan aturan dan jalan yang terang " [Al Maidah: 48]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.             Jadi mensyukuri nikmat Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA PARA RASUL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Ar-Rusul bentuk jamak dari kata "Rasul", yang berarti orang yang diutus untuk menyampaikan sesuatu. Namun yang dimaksud "rasul" di sini adalah orang yang diberi wahyu syara' untuk disampaikan kepada umat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rasul yang pertama adalah nabiyullah Nuh Alaihimus Sallam, dan yang terakhir adalah nabiyullah Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Kami telah memberikan wahyu kepadamu sebagaimana Kami elah memberikan wahyu kepada Nuh dan nabi-nabi yang kemudiannya " [An Nisaa: 163]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anas bin Malik Radhiyallahu 'Anhu dalam hadits syafaat menceritakan bahwa Nabi Shallallahu 'Alaihi wa Sallam mengatakan, nanti orang-orang akan datang kepada nabi Adam untuk meminta syafaat, tetapi Nabi Adam meminta maaf kepada mereka seraya berkata, "Datangilah Nuh, rasul pertama yang diutus Allah " [Al Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Muhammad itu sekali-kali bukanlah bapak dari seorang laki-laki di antara kamu, tetapi dia adalah Rasulullah dan penutup nabi-nabi. Dan adalah Allah Maha Mengetahui segala sesuatu." [Al Ahzab:40]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap umat tidak pernah sunyi dari nabi yang diutus Allah Subhanahu wa Ta'ala yang membawa syariat khusus untuk kaumnya atau dengan membawa syariat sebelumnya yang diperbarui. Allah berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan sesunguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat untuk menyerukan): "Sembahlah Allah (saja), dan jauhilah thagut ."[An Nahl:36]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Kami mengutus kamu dengan membawa kebenaran sebagai pembawa berita gembira dan sebagai pemberi peringatan. Dan tidak ada suatu umatpun melainkan telah ada padanya seorang pemberi peringatan." [Fathir:24]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Sesungguhnya Kami telah menurunkan Kitab Taurat di dalamnya (ada) petunjuk dan cahaya (yang menerangi), yang dengan kitab itu diputuskan perkara orang-orang Yahudi " [Al Maidah : 44]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para rasul adalah manusia biasa, makhluk Allah yang tidak mempunyai sedikitpun keistimewaan rububiyah dan uluhiyah. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam sebagai pimpinan para rasul dan yang paling tinggi pangkatnya di sisi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah: "Aku tidak berkuasa menarik kemanfaatan bagi diriku dan tidak (pula) menolak kemudharatan kecuali yang dikehendaki Allah. Dan sekiranya aku mengetahui yang ghaib, tentulah aku membuat kebajikan sebanyak-banyaknya dan aku tidak ditimpa kemudharatan, aku tidak lain hanyalah pemberi peringatan, dan pembawa berita gembira bagi orang-orang yang beriman." [Al A'raaf:188]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Katakanlah: "Sesunggguhnya aku tidak kuasa mendatangkan sesuatu kemudharatanpun kepadamu dan tidak (pula) sesuatu kemanfaatan. Katakanlah: "Sesungguhnya aku sekali-kali tiada seorangpun yang dapat melindungiku dari (azab) Allah dan sekali-kali tiada akan memperoleh tempat berlindung selain daripada-Nya." [Al Jin: 21-22]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para rasul juga memiliki sifat-sifat kemanusiaan, seperti sakit, mati, membutuhkan makan dan minum, dan lain sebagainya. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang nabi Ibrahim yang menjelaskan sifat Rabb-nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan Rabbku, Yang Dia memberi makan dan minum kepadaku, dan apabila aku sakit, Dia-lah yang menyembuhkan aku, dan Yang akan mematikan aku, kemudian akan menghidupkan aku (kembali)." [Asy -Syu'araa :79-81]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Aku tidak lain hanyalah manusia seperti kalian. Aku juga lupa seperti kalian. Karenanya, jika aku lupa, ingatkanlah."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala menerangkan bahwa para rasul mempunyai ubudiyah (penghambaan) yang tertinggi kepada-Nya. Untuk memuji mereka, Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman tentang nabi Nuh Alaihimus Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dia adalah hamba (Allah) yang banyak bersyukur." [Al Israa :3].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Ta'ala juga berfirman tentang nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mahasuci Allah yang telah menurunkan Al Furqan (Al Qur'an) kepada hamba-Nya, agar dia menjadi pemberi peringatan kepada seluruh alam." [Al Furqan:1]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman tentang nabi Ibrahim, nabi Ishaq, dan Yaqub –alaihissalam-.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan ingatlah hamba-hamba Kami: Ibrahim, Ishaq, dan Yaqub yang mempunyai perbuatan-perbuatan yang besar dan ilmu-ilmu yang tinggi. Sesungguhnya Kami telah mensucikan mereka dengan (menganugerahkan kepada mereka) akhlak yang tinggi yaitu selalu mengingatkan (manusia) kepada negeri akhirat. Dan sesungguhnya mereka pada sisi Kami benar-benar termasuk orang-orang pilihan yang paling baik." [Shaad :45-47]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah juga berfirman tentang nabi Isa bin Maryam Alaihimus Sallam&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Isa tidak lain hanyalah seorang hamba yang Kami berikan kepadanya nikmat (kenabian) dan kami jadikan dia sebagai tanda bukti (kekuataan Allah) untuk Bani Israil." [Az Zukhruf : 59]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada rasul mengandung empat unsur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani bahwa riasalah mereka benar-benar dari Allah Subhanahu wa Ta'ala. Siapa mengingkari risalah mereka, walaupun hanya seorang, maka menurut pendapat seluruh ulama dia dikatakan kafir. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman. &lt;br /&gt;" Kaum Nuh telah mendustakan para rasul." [Asy Syu'araa:105]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Ta'ala menjadikan mereka mendustakan semua rasul, padahal hanya seorang rasul saja yang ada ketika mereka mendustakannya. Oleh karena itu umat Nasrani yang mendustakan dan tidak mau mengikuti nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam, berarti mereka juga telah mendustakan dan tidak mengikuti nabi Isa Al Masih bin Maryam, karena nabi Isa sendiri pernah menyampaikan kabar gembira dengan akan datangnya nabi Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam ke alam semesta ini sebagai rahmat bagi semesta alam. Kata "memberi kabar gembira" ini mengandung makna bahwa Muhammad adalah seorang rasul mereka yang menyebabkan Allah menyelamatkan mereka dari kesesatan dan memberi petunjuk kepada mereka jalan yan lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani orang-orang yang sudah kita kenali nama-namanya, misalnya Muhammad, Ibrahim, Musa, Isa, dan Nuh (Alaihissalam). Kelima nabi dan rasul itu adalah rasul "Ulul Azmi". Allah Subhanahu wa Ta'ala telah meyebut mereka dalam dua tempat dari Al Qur'an, yakni dalam surat Al Ahzab dan surat Asy Syura. &lt;br /&gt;" Dan (ingatlah) ketika Kami megambil perjanjian dari nabi-nabi dan dari kamu (sendiri), dari Nuh, Ibrahim, Musa, dan Isa putera Maryam " [Al Ahzab:7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dia telah mensyariatkan bagi kamu tentang agama yang telah diwasiatkan-Nya kepada Nuh dan apa yang telah Kami wahyukan kepadamu dan apa yang telah Kami wasiatkan kepada Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: Tegakkanlah agama dan janganlah kamu berpecah belah tentangnya " [Asy Syuura : 13]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terhadap para rasul yang tidak dikenal nama-namanya, juga wajib kita imani secara global.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan sesungguhnya telah Kami utus beberapa orang rasul sebelum kamu, di antara mereaka ada yang Kami ceritakan kepadamu dan di antara mereka ada (pula) yang tidak Kami ceritakan kepadamu." [Al Mu'min: 78]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Membenarkan berita-berita mereka yang benar. &lt;br /&gt;Mengamalkan syariat  diantara mereka yang diutus kepada kita. Dia adalah nabi terakhir Muhammad Shallallahu 'Alaihi wa Sallam yang diutus Allah kepada seluruh manusia. Allah berfirman. &lt;br /&gt;" Maka demi Robbmu, mereka (pada hakikatnya) tidak beriman hingga mereka menjadikan kamu hakim terhadap perkara yang mereka perselisihkan, kemudian mereka tidak merasa dalam hati mereka sesuatu keberatan terhadap putusan yang kamu berikan, dan mereka menerima dengan sepenuhnya." [An Nisaa :65]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Iman kepada Rasul-rasul&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengetahui rahmat serta perhatian Allah kepada hamba-hamba-Nya sehingga mengutus para rasul untuk menunjuki mereka pada jalan Allah serta menjelaskan bagaimana seharusnya mereka menyembah Allah Subhanahu wa Ta'ala, karena memang akal manusia tidak bisa mengetahui hal itu dengan sendirinya. &lt;br /&gt;Mensyukuri nikmat Allah yang amat besar ini. &lt;br /&gt;Mencintai para rasul, mengagungkannya, serta memujinya karena mereka adalah para rasul Allah Subhanahu wa Ta'ala, dan karena mereka hanya menyembah Allah, menyampaikan risalah-Nya, dan menasihati hamba-Nya. &lt;br /&gt;Orang-orang yang menyimpang dari kebenaran mendustakan para rasul dengan menganggap bahwa para rasul Allah bukan manusia. Anggapan yang salah ini dijelaskan Allah dalam sebuah firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Dan tidak ada sesuatu yang menghalangi manusia untuk beriman tatkala datang petunjuk kepadanya, kecuali perkataan mereka: "Adakah Allah mengutus seorang manusia menjadi rasul?" [Al Israa : 94]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam ayat di atas Allah Subhanahu wa Ta'ala mematahkan anggapan mereka yang keliru. Rasul Allah dari golongan manusia karena ia akan diutus kepada penduduk bumi yang juga manusia Seandainya penduduk bumi ini malaikat, pasti Allah akan menurunkan malaikat dari langit sebagai para rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di dalam Surat Ibrahim Allah menceritakan orang-orang yang mendustakan para rasul.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;" Mereka (orang-orang yang mendustakan rasul) berkata' "Kamu tidak lain hanyalah manusia seperti kami juga. Kamu menghendaki untuk menghalang-halangi kami dari apa yang selalu disembah oleh nenek moyang kami. Karena itu, datangkanlah kepada kami bukti yang nyata." Rasul-rasul mereka berkata kepada mereka: "Kami tidak lain hanyalah manusia seperti kamu, akan tetapi Allah memberi karunia kepada siapa yang Dia kehendaki di antara hamba-hamba-Nya. Dan tidak patut bagi kami mendatangkan suatu bukti kepada kamu melainkan dengan ijin Allah. Dan hanya kepada Allah sajalah hendaknya orang-orang mukmin bertawakal." [Ibrahim : 10-11].&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMAN KEPADA HARI AKHIR&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;Hari akhir adalah hari Kiamat, di mana seluruh manusia dibangkitkan pada hari itu untuk dihisab dan dibalas. Hari itu disebut hari Akhir, karena tidak ada hari lagi setelahnya. Pada hari itulah penghuni Surga dan penghuni Neraka masing-masing menetap di tempatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada hari Akhir mengandung tiga unsur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani ba'tsun (kebangkitan), yaitu menghidupkan kembali orang-orang yang sudah mati ketika tiupan sangkakala yang kedua kali. Pada waktu itu semua manusia bangkit untuk menghadap Rabb alam semesta dengan tidak beralas kaki, bertelanjang, dan tidak disunat. &lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya‌ [Al-Anbiyaa : 104]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kebangkitan adalah kebenaran yang pasti, ditunjukkan oleh Al-Kitab, Sunnah dan ijma umat Islam. Allah Subhanahu wa Ta'ala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kemudian, sesungguhnya kamu sekalian akan dibangkitkan (dari kuburmu) di hari Kiamat‌ [Al-Muminun : 15-16]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam juga bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Di hari Kiamat seluruh manusia akan dihimpun dengan keadaan tidak beralas kaki dan tidak disunat".‌ [Hadits Riwayat Bukhari-Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam sepakat akan adanya hari Kebangkitan karena hal itu sesuai dengan hikmah Allah yang mengembalikan ciptaan-Nya untuk diberi balasan terhadap segala yang telah diperintahkan-Nya melalui lisan para rasul-Nya. Allah Subhanahu wa Taala berfirman:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Maka apakah kamu mengira bahwa sesungguhnya Kami menciptakan kamu secara main-main (saja), dan bahwa kamu tidak akan dikembalikan kepada Kami ?‌ [Al-Muminun : 115]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sesungguhnya yang mewajibkan atasmu (melaksanakan hukum-hukum) Al-Quran benar-benar akan mengembalikan kamu ke tempat kembali‌ [Al-Qashash : 85]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani hisab (perhitungan) dan jaza' (pembalasan) dengan meyakini bahwa seluruh perbuatan manusia akan dihisab dan dibalas. Hal ini dipaparkan dengan jelas di dalam Al-Quran, Sunnah dan ijma (kesepakatan) umat Islam. &lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya kepada Kamilah kembali mereka, kemudian sesungguhnya kewajiban Kamilah menghisab mereka‌ [Al-Ghasyiyah : 25-26]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa membawa amal yang baik maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya ; dan siapa yang membawa perbuatan yang jahat maka dia tidak diberi balasan melainkan seimbang dengan kejahatannya, sedang mereka sedikit pun tidak dianiaya (dirugikan)‌ [Al-Anam : 160]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami akan memasang timbangan yang tepat pada hari Kiamat, maka tiadalah dirugikan seseorang barang sedikitpun. Dan jika (amalan itu) hanya seberat biji sawi pun pasti Kami mendatangkan (pahalanya). Dan cukuplah Kami sebagai Pembuat perhitungan‌ [Al-Anbiyaa : 47]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Ibnu Umar Radhiyallahu anhu diriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah nanti akan mendekatkan orang mukmin, lalu meletakkan tutup dan menutupnya. Allah bertanya: Apakah kamu tahu dosamu itu ?‌ Ia menjawab, Ya Rabbku‌. Ketika ia sudah mengakui dosa-dosanya dan melihat dirinya telah binasa, Allah Subhanahu wa Taala berfirman, Aku telah menutupi dosa-dosamu di dunia dan sekarang Aku mengampuninya‌. Kemudian diberikan kepada orang mukmin itu buku amal baiknya. Adapun orang-orang Kafir dan orang-orang munafik, Allah Subhanahu wa Taala memanggilnya di hadapan orang banyak. Mereka orang-orang yang mendustakan Rabbnya. Ketahuilah, laknat Allah itu untuk orang-orang yang zhalim‌ [Hadits Riwayat Bukhari Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya yang berniat melakukan satu kebaikan lalu mengamalkannya, maka ditulis baginya sepuluh kebaikan, sampai tujuh ratus kali lipat, bahkan sampai beberapa lipat lagi. Siapa berniat melakukan satu kejahatan, lalu mengamalkannya, maka Allah menulisnya satu kejahatan saja‌&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Umat Islam telah sepakat tentang adanya hisab dan pembalasan amal karena itu sesuai dengan kebijaksanaan Allah. Sebagaimana kita ketahui, Allah Subhanahu wa Taala telah menurunkan kitab-kitab, mengutus para rasul serta mewajibkan kepada manusia untuk menerima ajaran yang dibawa oleh rasul-rasul Allah itu dan mengerjakan segala yang diwajibkannya. Dan Allah telah mewajibkan agar berperang melawan orang-orang yang menentang-Nya serta menghalalkan darah, keturunan, isteri dan harta benda mereka. Kalau tidak ada hisab dan balasan tentu hal ini hanya sia-sia belaka, dan Rabb Yang Maha bijaksana, Maha suci darinya. Allah Subhanahu wa Taala telah mengisyaratkan hal itu dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka sesungguhnya Kami akan menanyai umat-umat yang telah diutus rasul-rasul kepada mereka dan sesungguhnya Kami akan menanyai (pula) rasul-rasul (Kami), maka sesungguhnya akan Kami kabarkan kepada mereka (apa-apa yang telah mereka perbuat), sedang (Kami) mengetahui (keadaan mereka), dan Kami sekali-kali tidak jauh (dari mereka)‌ [Al-Araaf : -7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengimani Surga dan Neraka sebagai tempat manusia yang abadi. Surga tempat kenikmatan yang disediakan Allah untuk orang-orang mukmin yang bertaqwa, yang mengimani apa-apa yang harus diimani, yang taat kepada Allah dan rasul-Nya, dan kepada orang-orang yang ikhlas. &lt;br /&gt;Di dalam Surga terdapat berbagai kenikmatan yang tidak pernah dilihat mata, tidak pernah didengar telinga, serta tidak terlintas dalam benak manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan mengerjakan amal shalih, mereka itu adalah sebaik-baik makhluk. Balasan mereka di sisi Rabb mereka ialah surga Adn yang mengalir dibawahnya sungai-sungai. Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah ridha terhadap mereka, dan mereka pun ridha kepada-Nya. Yang demikian itu adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Rabbnya‌ [Al-Bayyinnah : 7-8]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak seorangpun mengetahui apa yang disembunyikan untuk mereka, yaitu (bermacam-macam nikmat) yang menyenangkan pandangan mata sebagai balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan‌ [As-Sajdah : 17]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Neraka adalah tempat adzab yang disediakan oleh Allah Subhanahu wa Taala untuk orang-orang kafir, yang berbuat zhalim, serta bagi yang mengingkari Allah dan Rasul-Nya. Di dalam Neraka terdapat berbagai adzab dan sesuatu yang menakutkan, yang tidak pernah terlintas dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan peliharalah dirimu dari api Neraka, yang disediakan untuk orang-orang yang kafir‌ [Al-Imran : 131]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang-orang yang zhalim itu Neraka yang gejolaknya mengepung mereka. Jika mereka meminta minum, maka mereka akan diberi minuman dengan air seperti besi yang mendidih yang dapat menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek‌ [Al-Kahfi : 29]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah melaknati orang-orang kafir dan menyediakan bagi mereka api yang menyala-nyala (Neraka). Mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Mereka tidak memperoleh seorang pelindung pun dan tidak (pula) seorang penolong. Pada hari ketika muka mereka dibolak-balikkan dalam Nereka, mereka berkata ; Alangkah baiknya, andaikata kami taat kepada Allah dan taat (pula) kepada Rasul‌ [Al-Ahzab : 64-66]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Iman kepada hari Akhir adalah termasuk mengimani peristiwa-peristiwa yang akan terjadi sesudah kematian, misalnya :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fitnah Kubur &lt;br /&gt;Yaitu pertanyaan yang diajukan kepada mayat ketika sudah dikubur tentang Rabbnya, agamanya dan nabinya. Allah akan meneguhkan orang-orang yang beriman dengan kata-kata yang mantap. Ia akan menjawab pertanyaan itu dengan tegas dan penuh keyakinan, Allah Rabbku, Islam agamaku, dan Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam nabiku‌. Allah menyesatkan orang-orang yang zhalim dan kafir. Mereka akan menjawab pertanyaan dengan terbengong-bengong karena pertanyaan itu terasa asing baginya. Mereka akan menjawab, Hahhh, tidak tahu‌. Sedangkan orang-orang munafik akan menjawab dengan kebingungan, Aku tidak tahu. Dulu aku pernah mendengar orang-orang mengatakan sesuatu lalu aku mengatakannya‌.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siksa dan Nikmat Kubur &lt;br /&gt;Siksa kubur diperuntukkan bagi orang-orang zhalim, yakni orang-orang munafik dan orang-orang kafir, seperti dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zhalim (berada) dalam tekanan-tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata), Keluarkanlah nyawamu‌. Di hari ini kamu dibalas dengan siksaan yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadp ayat-ayat Nya‌ [Al-Anam : 93]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman tentang keluarga Fir'aun.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada mereka dinampakkan Neraka pada pagi hari dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat, (Dikatakan kepada malaikat), Masukkanlah Fir'aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras‌ [Al-Mumin : 46]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Shahih Muslim Zaid bin Tsabit meriwayatkan bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda : &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau tidak karena kalian saling mengubur (orang yang mati) pasti aku memohon kepada Allah agar memperdengarkan siksa kubur kepada kalian yang saya mendengarnya‌. Kemudian Nabi Shallallahu alaihi wa sallam menghadapkan wajahnya seraya berkata : Mohonlah perlindungan kepada Allah dari siksa Neraka‌. Para sahabat berkata, Kami memohon perlindungan kepada Allah dan siksa Neraka‌. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam kemudian berkata lagi, Mohonlah perlindungan kepada Allah dari siksa kubur‌. Para sahabat berkata, Kami memohon perlindungan Allah dari siksa kubur. Lalu beliau berkata lagi. Mohonlah perlindungan kepada Allah dari berbagai fitnah baik yang tampak maupun yang tidak tampak‌. Para sahabat lalu berkata, Kami memohon perlindungan kepada Allah dari berbagai fitnah baik yang tampak maupun yang tidak tampak‌. Nabi Shallallahu alaihi wa sallam berkata lagi. Mohonlah perlindungan kepada Allah dari fitnah Dajjal‌. Para sahabat berkata, Kami mohon perlindungan kepada Allah dari fitnah Dajjal‌. [Hadits Riwayat Muslim]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun nikmat kubur diperuntukkan bagi orang-orang mukmin yang jujur. Hal ini dijelaskan Allah Subhanahu wa Taala dalam firman Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang mengatakan, Rabb kami ialah Allah, kemudian mereka meneguhkan pendirian mereka, maka malaikat akan turun kepada mereka (dengan mengatakan), Janganlah kamu merasa takut dan janganlah kamu merasa sedih, dan gembirakanlah mereka dengan (memperoleh) Surga yang telah dijanjikan Allah kepadamu‌ [Fushilat : 30]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka mengapa ketika nyawa sampai di kerongkongan, padahal kamu ketka itu melihat, dan Kami lebih dekat kepadanya daripada kamu. Tetapi kamu tidak melihat, maka mengapa jika kamu tidak dikuasai (oleh Allah)? Kamu tidak mengembalikan nyawa itu (kepada tempatnya) jika kamu adalah orang-orang yang benar ?, Adapun jika dia (orang-orang mati) termasuk orang-orang yang didekatkan (kepada Allah), maka dia memperoleh ketentraman dan rezeki serta Surga kenikmatan‌ [Al-Waaqiah : 83-89]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari Al-Barra' bin Azib Radhiyallahu anhu dikatakan bahwa Nabi Shallallahu alaihi wa sallam bersabda tentang orang mukmin jika dapat menjawab pertanyaan dua malaikat di dalam kuburnya. Sabdanya, Ada suara dari langit, Hamba-Ku memang benar. Oleh karenanya, berilah dia alas dari Surga‌ lalu datanglah kenikmatan dan keharuman dan Surga, dan kuburnya dilapangkan sejauh pandangan mata‌ [Hadits Riwayat Ahmad, Abu Daud, dalam hadits yang panjang]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buah Iman Kepada Hari Akhir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Mencintai ketaatan dengan mengharap balasan pahala pada hari itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Membenci perbuatan maksiat dengan rasa takut akan siksa pada hari itu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Menghibur orang mukmin tentang apa yang didapatkan di dunia dengan mengharap kenikmatan serta pahala di akhirat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang kafir mengingkari adanya kebangkitan setelah mati dengan menyangka bahwa hari Akhir dengan segala peristiwa-peristiwanya adalah suatu hal yang mustahil. Persangkaan mereka jelas sangat keliru dan kesalahannya itu dapat dibuktikan dengan syara', indera dan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Bukti Syara'&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang kafir mengatakan bahwa mereka sekali-kali tidak akan dibangkitkan. Katakanlah : Tidak demikian, demi Rabbku, benar-benar kamu akan dibangkitkan, kemudian akan diberitakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan‌ yang demikian itu adalah mudah bagi Allah‌ [At-Taghaabun : 7]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua kitab-kitab suci samawi telah sepakat tentang adanya hari kebangkitan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Bukti Inderawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah Subhanahu wa Taala telah memperlihatkan bagaimana Dia menghidupkan orang-orang yang sudah mati di dunia ini. Dalam surat Al-Baqarah terdapat lima contoh mengenai hal ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Ketika kaum Musa berkata kepada nabinya Musa Alaihis salam bahwa mereka tidak akan percaya dengan risalah yang dibawa Musa Alaihis salam, sampai mereka melihat Allah dengan mata kepala mereka sendiri. Oleh karena itulah Allah berfirman (yang ditujukan kepada bani Israil).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah), ketika kamu berkata : Hai Musa, kami tidak akan beriman kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang, karena itu kamu disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya. Setelah itu Kami bangkitkan kamu sesudah kamu mati, supaya kamu bersyukur‌ [Al-Baqarah 55-56]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Cerita orang yang terbunuh yang pembunuhnya dipersengketakan bani Israil. Allah Subhanahu wa Taa lalu memerintahkan mereka untuk menyembelih sapi, kemudian daging sapi itu dipukulkan ke tubuh orang yang terbunuh itu agar dapat menceritakan siapa sebenarnya yang telah membunuhnya. Hal ini diungkapkan dalam firmanNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika kamu membunuh seorang manusia, lalu kamu saling tuduh menuduh tentang itu. Dan Allah hendak menyingkapkan apa yang selama ini kamu sembunyikan. Lalu Kami berfirman : Pukullah mayat itu dengan sebahagian anggota sapi betina itu !. Demikianlah Allah menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati, dan memperlihatkan kepadamu tanda-tanda kekuasaan-Nya agar kamu mengerti‌ [Al-Baqarah : 72-73]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Kisah kaum yang keluar dari negerinya karena menghindari kematian. Mereka berjumlah ribuan orang Allah mematikan mereka, lalu menghidupkan kembali. Ini digambarkan dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah kamu tidak memperhatikan orang-orang yang keluar dari kampung halaman mereka, sedang mereka beribu-ribu (jumlahnya) karena takut mati, maka Allah berfirman kepada mereka: Matilah kamu, kemungkinan Allah menghidupkan mereka. Sesungguhnya Allah mempunyai karunia terhadap manusia, tetapi kebanyakan manusia tidak bersyukur‌ [Al-Baqarah : ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Kisah orang yang melewati sebuah desa yang hancur. Dia sangsi, bagaimana Allah mematikannya selama seratus tahun, dan kemudian Allah menghidupkannya kembali. Ini dikisahkan dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau apakah (kamu memperhatikan) orang yang melewati suatu negeri yang (temboknya) telah roboh menutupi atapnya. Dia berkata, Bagaimana Allah menghidupkan kembali negeri ini setelah hancur? Maka Allah mematikan orang itu seratus tahun, kemudian menghidupkannya kembali. Allah bertanya, Berapa lama kamu tinggal di sini ? Ia menjawab, Saya tinggal di sini sehari atau setengah hari, Allah berfirman. Sebenarnya kamu telah tinggal di sini seratus tahun lamanya. Lihatlah makanan dan minumanmu yang belum lagi berubah, dan lihatlah keledaimu (yang telah menjadi tulang belulang). Kami akan menjadikan kamu tanda kekuasaan Kami bagi manusia. Lihatlah tulang belulang keledai itu, kemudian Kami menyusunnya kembali, kemudian Kami membalutnya dengan daging, Maka tatkala telah nyata kepadanya (bagaimana Allah menghidupkan yang telah mati) dia pun berkata, Saya yakin Allah Maha kuasa atas segala sesuatu‌ [Al-Baqarah : 259]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;c.      Kisah Nabiyullah Ibrahim Al-Khalil ketika bertanya kepada Allah bagaimana Dia menghidupkan kembali orang-orang yang telah mati. Allah memerintahkannya untuk menyembelih empat ekor burung dan memisah-misahkan bagian-bagian tubuh burung itu di atas gunung-gunung yang ada di sekelilingnya. Ibrahim memanggil burung itu, lalu tak lama tampaklah olehnya bagian-bagian tubuh burung itu menyatu dan segera mendatangi Nabi Ibrahim kembali. Ini dikisahkan Allah dalam Al-Quranul Karim.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah) ketika Ibrahim bekata : Ya Tuhanku, perlihatkanlah kepadaku bagaimana Engkau menghidupkan orang-orang mati, Allah berfirman : Apakah kamu belum percaya ? Ibrahim menjawab : Saya telah percaya, akan tetapi agar bertambah tetap hati saya, Allah berfirman. (Kalau demikian), ambillah empat ekor burung, lalu cincanglah semuanya olehmu, lalu letakkan di atas tiap-tiap satu bukit satu bagian dari bagian-bagian itu. Sesudah itu panggillah mereka, niscaya mereka akan datang kepada kamu dengan segera, Dan ketahuilah bahwa Allah Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana‌ [Al-Baqarah : 260]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Inilah contoh-contoh bukti inderawi yang menunjukkan mungkinnya Allah menghidupkan orang-orang yang sudah mati. Telah diisyaratkan di atas, Allah menjadikan tanda-tanda Isa bin Maryam yang menghidupkan orang-orang yang sudah mati serta mengeluarkannya dari kubur dengan izin Allah Subhanahu wa Taala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Bukti Akal (Logika)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti akal dapat dibagi menjadi dua bagian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;a.      Allah Subhanahu wa Taala sebagai pencipta langit dan bumi seisinya telah menciptakannya pertama kali. Allah mampu menciptakan pertama kali, tentu pasti mampu pula untuk mengembalikannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Dialah yang menciptakan (manusia) dari permulaan, kemudian mengembalikan (menghidupkan)nya kembali, dan menghidupkannya kembali itu adalah lebih mudah bagi-Nya‌ [Ar-Ruum ; 27]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana Kami telah memulai penciptaan pertama, begitulah Kami akan mengulanginya. Itulah suatu janji yang pasti Kami tepati. Sesungguhnya Kamilah yang akan melaksanakannya‌ [Al-Anbiyaa : 104]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, Ia akan dihidupkan oleh Rabb yang menciptakannya kali pertama. Dan Dia Maha Mengetahui tentang segala makhluk‌ [Yaasin : 79]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.      Bumi yang mati dan tandus akan hidup kembali dan tumbuhan yang mati akan bergerak subur setelah turun hujan. Yang mampu untuk menghidupkannya setelah mati, dan yang mampu menghidupkan orang-orang yang sudah mati itu sudah pasti Allah Taala Maha perkasa lagi Maha Berkehendak. Allah Subhanahu wa Taala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan sebagian dari tanda-tanda (kekuasan)-Nya bahwa kamu melihat bumi itu kering tandus, maka apabila Kami turunkan air di atasnya, niscaya ia bergerak dan subur. Sesungguhnya Tuhan yang menghidupkannya tentu dapat menghidupkan yang mati. Sesungguhnya Dia Maha Kuasa atas segala sesuatu‌ [Fushshilat : 39]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan Kami turunkan dari langit air yang banyak manfaatnya, lalu Kami tumbuhkan dengan air itu pohon-pohon dan biji-bijian tanaman yang diketam, dan pohon kurma yang tinggi-tinggi yang mempunyai mayang yang bersusun-susun untuk menjadi rezeki bagi hamba-hamba (Kami), dan Kami hidupkan dengan air itu tanah yang mati (kering). Seperti itulah terjadinya kebangkitan‌ [Qaaf : 9-11]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang ingkar kepada siksa kubur dan kenikmatannya mengira hal itu suatu perkara yang mustahil serta bertolak belakang dengan kenyataan karena apabila kubur itu dibongkar akan didapati seperti semula, tidak bertambah luas dan tidak pula bertambah sempit. Persangkaan mereka ini jelas tidak benar menurut syara, indera dan akal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.      Dalil Syara&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ibnu Abbas Radhiyallahu anhu berkata : Rasulullah Shallallahu alaihi wa sallam pernah keluar dari salah satu kebun kota Madinah. Lalu beliau mendengar ada dua orang yang disiksa di dalam kuburnya‌. Dalam hadits itu disebutkan bahwa yang satu karena tidak memelihara buang air kecil (kencing sembarangan), dan yang satunya lagi karena mengadu domba‌ [Hadits Riwayat Bukhari]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.      Dalil Inderawi&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidur terkadang mimpi bahwa ia berada di tempat yang luas, menggembirakan, dan dia bersenang-senang di situ. Atau terkadang dia juga mimpi berada di tempat yang sempit, menyedihkan, dan menyakitkan. Terkadang seseorang bisa terbangun karena mimpinya itu, padahal ia berada di atas tempat tidurnya. Tidur adalah sandar kematian. Oleh karena itu Allah menyebut tidur dengan wafat‌, seperti dalam firman-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allah memegang jiwa (orang) ketika matinya dan (memegang) jiwa (orang) yang belum mati di waktu tidurnya ; maka Dia tahanlah jiwa (orang yang telah Dia tetapkan kematiannya dan Dia melepaskan jiwa yang lain sampai waktu ditentukan ‌ [Az-Zumar : 42]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.      Dalil Akal&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang yang tidur terkadang bermimpi yang benar sesuai dengan kenyataan. Bisa jadi melihat Nabi Shallallahu alaihi wa sallam sesuai dengan sifat beliau. Siapa pernah bermimpi melihat beliau sesuai dengan sifatnya, maka dia bagaikan melihatnya benar-benar. Padahal pada waktu itu ia ada di dalam kamarnya, di atas tempat tidurnya, jauh dari yang diimpikan. Apabila keadaan tersebut suatu hal yang mungkin dijumpai di dunia, maka bagaimana tidak mungkin dijumpai di akhirat ??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun dalih mereka bahwa apabila kubur itu digali, akan didapati seperti semula, tidak bertambah luas dan tidak pula bertambah sempit, maka jawabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.     Apa yang dibawa syara tidak boleh dipertentangkan dengan hal-hal yang bathil. Kalau orang yang mempertentangkan itu mau berpikir tentang apa yang dibawa oleh syara, ia pasti mengetahui kebatilan kesalahan pahamannya itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang penyair bertutur :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berapa banyak orang yang mencela pendapat yang benar padahal bencana itu dari pemahaman yang salah‌&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.     Keadaan dalam barzakh (alam kubur) termasuk hal-hal ghaib yang tidak dapat dijangkau oleh indera, karena jika hal itu dapat diindera, maka tidak ada artinya iman kepada yang ghaib, dan sama antara orang yang beriman kepada yang ghaib dan orang yang mengingkari, dalam mempercayainya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.     Siksa kubur, nikmat kubur, luasnya kubur, dan sempitnya kubur hanya dapat dijumpai oleh mayat itu sendiri, bukan yang lain. Ini seperti yang dilihat orang tidur dalam mimpinya, dia bisa berada di tempat yang sempit yang menakutkan, atau di tempat yang luas dan menyenangkan, padahal menurut orang lain yang melihatnya tidur, tidurnya tidak berubah, masih di dalam kamar dan di atas tempat tidurnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika menerima wahyu, Nabi Muhammad Shallallahu alaihi wa sallam berada di tengah-tengah para sahabatnya. Beliau mendengarkan wahyu, tetapi para sahabatnya tidak mendengarnya. Bisa jadi wahyu itu diturunkan dengan cara malaikat menjelma menjadi seorang lelaki, lalu berbicara dengan beliau, dan para sahabat tidak melihatnya serta mendengarnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.     Pengetahuan manusia terbatas pada sesuatu yang hanya diizinkan Allah untuk diketahuinya. Tidak mungkin manusia dapat mengetahui apa saja yang ada. Langit yang tujuh serta bumi seisinya semua bertasbih dengan memuji Allah dengan tasbih yang sebenarnya, yang terkadang Allah perdengarkan kepada orang yang dikehendaki-Nya. Meskipun demikian hal itu terhalang dari kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah ini Allah berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langit yang tujuh, bumi dan semua yang ada didalamnya bertasbih kepada Allah. Dan tak ada suatu pun melainkan bertasbih dengan memuji-Nya, tetapi kamu sekalian tidak mengerti tasbih mereka. Sesungguhnya Dia adalah Maha Penyantun lagi Maha Pengampun‌ [Al-Israa : 44]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian halnya dengan setan dan jin yang mondar-mandir pulang pergi di atas bumi. Pernah ada jin datang kepada Nabi Shallallahu alaihi wa sallam dan mendengarkan bacaan beliau, kemudian dia kembali ke kaumnya sebagai juru dai. Meski demikian, mereka tidak terlihat oleh kita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam masalah ini Allah Subhanahu wa Taala berfirman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hai anak Adam, janganlah sekali-kali kamu dapat ditipu oleh setan sebagaimana ia telah mengerluarkan kedua ibu bapak kamu dari Surga. Ia meninggalkan dari keduanya pakaiannya untuk memperlihatkan kepada keduanya auratnya. Sungguh, ia dan pengikutnya melhat kamu dari suatu tempat yang kamu tidak bisa melihat mereka. Sesungguhnya Kami telah menjadikan setan-setan itu pemimpin-pemimpin bagi orang-orang yang tidak beriman‌ [Al-Araaf : 27]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apabila manusia tidak dapat mengetahui segala yang ada, maka mereka tidak boleh mengingkari perkara-perkara ghaib yang ditetapkan oleh syara sekalipun mereka tidak dapat mengetahuinya dengan indera mereka.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-9102550696891805276?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/9102550696891805276/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/prinsip-prinsip-dasar-keimanan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/9102550696891805276'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/9102550696891805276'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/prinsip-prinsip-dasar-keimanan.html' title='PRINSIP-PRINSIP DASAR KEIMANAN'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-4998967548925779232</id><published>2010-12-29T17:32:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T17:34:28.232-08:00</updated><title type='text'>ISRA' dan MI'RAJ</title><content type='html'>Oleh Ustaz Syed Hasan Alatas&lt;br /&gt;"Maha suci (Allah) yang telah menjalankan hamba-Nya (Muhammad &lt;br /&gt;s.a.w.) pada suatu malam hari, dari masjidil Haram ke masjidil Aqsha, yang telah Kami berkati sekelilingnya, karena hendak Kami perlihatkan kepadanya tanda-tanda Kami. Sesungguhnya Dia adalah Maha mendengar lagi Maha melihat." (maksud ayat 1 s.al-Isra') &lt;br /&gt;Allah s.w.t. telah mengisra'kan (memperjalankan diwaktu malam hari) Nabi Muhammad s.a.w. dari masjidil Haram (di Makkah) ke masjidil Aqsha artinya masjid yang jauh (di Palistina). Dahulunya orang biasa berjalan kaki dari satu tempat ketempat, ataupun menaiki kuda, keledai, unta dan sebagainya. &lt;br /&gt;Perjalanan dari Makkah ke Palestina mengambil masa lebih kurang 40 hari. Ini adalah suatu perjalanan yang jauh, tetapi dengan kuasa Allah telah dilakukan dalam &lt;br /&gt;masa yang singkat, hanya dalam beberapa jam sahaja. Bagi orang  dahulu, perrjalanan yang demikian jauh jika dapat dilakukan dalam masa beberapa jam sahaja adalah suatu hal yang luar biasa dan  tidak dapat diterima oleh akal mereka. &lt;br /&gt;Sebabnya belum ada kenderaan yang mereka tunggangi seperti kuda, keledai &lt;br /&gt;ataupun unta yang boleh melakukankannya. Pada zaman yang serba maju sekarang ini, hal itu telah menjadi perkara biasa, dengan adanya pesawat udara dan kenderaan lain yang laju. &lt;br /&gt;Oleh karena itu mereka yang tidak beriman seperti Abu Jahal dan pengikut-pengikutnya menggunakan peristiwa ini untuk menjatuhkan nama &lt;br /&gt;baik Nabi Muhammad s.a.w. dengan menuduh Nabi s.a.w. seorang pendusta dan &lt;br /&gt;berbagai tuduhan keji lainnya. &lt;br /&gt;Mereka yang beriman dapat menerimanya karena ia merupakan salah satu &lt;br /&gt;tanda dari kekuasaan Allah s.w.t. yang telah pernah diberikan kepada &lt;br /&gt;Rasul-rasulnya yang lain seperti Nabi Isa a.s. yang dilahirkan dengan &lt;br /&gt;tidak mempunyai ayah malah beliau dapat berkata-kata diwaktu bayi, dapat &lt;br /&gt;menyembuhkan orang yang sakit, dapat menghidupkan orang yang telah mati &lt;br /&gt;dan sebagainya. &lt;br /&gt;Demikian pula Nabi Musa a.s., tongkatnya dengan kuasa Allah telah menjelma menjadi ular yang besar yang dapat menelan dan mengalahkan ular ahli sihir raja Firaun. Malah Nabi Musa dengan tongkatnya dapat membelah lautan untuk menyelamatkan para pengikutnya dari kejaran Firaun dan bala tenteranya. Banyak lagi tanda-tanda kekuasaan dari Allah s.w.t.yang telah diberikan kepada para Rasul yang disebutkan dengan mu'jizat dan kepada hambanya yang solih disebutkan &lt;br /&gt;sebagai karamah. &lt;br /&gt;Dalam perjalanannya,  Nabi s.a.w. telah ditunjukkan berbagai contoh teladan yang berguna untuk ummat manusia. Antaranya, kepada Nabi s.a.w. telah ditunjukkan seorang tua yang terus menerus menambahkan beban yang sedang dipikulnya. Meskipun ia tak mampu lagi membawanya tapi masih juga menamban beban yang telah banyak itu sehingga menyusahkan dirinya sendiri. &lt;br /&gt;Ini diumpamakan kepada seseorang yang memegang banyak pekerjaaan &lt;br /&gt;yang menjadi tanggung jawabnya. Sehingga tidak ada satupun pekerjaan yang &lt;br /&gt;dapat ditunaikan dengan baik.Tetapi masih juga menerima tugas baru. &lt;br /&gt;Sepatutnya ia hanya menerima tugas yang ia sanggup menyelesaikan dengan &lt;br /&gt;baik. Akan tetapi oleh sifat tamak dan ingin menunjuk-nunjuk atau supaya &lt;br /&gt;populer, masih juga menerima tugas yang dia sendiri tak dapat menunaikan &lt;br /&gt;dengan baik. &lt;br /&gt;Padahal masih ramai orang lain yang tidak mempunyai pekerjaan atau menganggur, tetapi orang ini tidak diberikan kesempatan tugas itu. Jadi terjadilah ketidak seimbangan yang akan merugikan masyarakat dan negara. Kepada yang seorang memikul banyak sekali tugas dan yang lainya menganggur. &lt;br /&gt;Kepada Rasulallah s.a.w. juga telah ditunjukkan suatu kaum yang bertanam sehari dan menuai sehari. Ini diumpamakan kepada orang yang melakukan amal kebajikan yang telah dilipat gandakan Allah pahalanya. &lt;br /&gt;Kepada Nabi s.a.w. juga telah ditunjukkan orang lelaki yang suka memakan makanan yang telah tercemar, telah busuk, sedangkan disampingnya ada makanan yang bersih dan baik, akan tetapi makanan yang bersih dan masih baik ini tidak dijamahnya. Ini diumpamakan kepada lelaki yang suka berzina. Isterinya sendiri tidak diperdulikan, yang menjadi kesukaannya ialah perempuan pelacur, sehingga akhirnya dia mendapat berbagai penyakit kelamin, penyakit AIDS dan sebagainya sehingga menghancurkan kehidupannya malah keluarganya juga turut terkorban, akibat perbuatan kejinya itu. &lt;br /&gt;Masih banyak lagi perumpamaan lainnya, semuanya ini merupakan tanda-tanda kebesaran Allah s.w.t. yang ditunjukkan kepada Nabi s.a.w. untuk menjadi contoh teladan kepada ummat manusia. &lt;br /&gt;Hasil dari Isra' dan Mi'raj Nabi s.a.w. yang terbesar sekali ialah menerima tugas perintah dari Allah s.w.t.menunaikan ibadah Solat (sembahyang). Banyak arahan melakukan ibadah lainnya diterima melalui wahyu yang diturunkan Allah s.w.t. Ibadah solat diterima langsung daripada Allah s.w.t. ini menunjukkan keistimewaan solat. &lt;br /&gt;Tidak ada alasan bagi siapapun untuk meninggalkan solat. Jika kita sakit tak mampu menunaikan dengan berdiri, boleh ditunaikan dengan duduk. Tak sanggup duduk boleh secara berbaring. Tak boleh dengan berbaring boleh dengan isyarat. Tak ada air boleh tayammum, pendek kata ibadah solat mestilah ditunaikan dalam keadaan apapun juga dan dimanapun kita berada. &lt;br /&gt;Kecuali jika timbul sesuatu halangan yang memang telah ditakdirkan Allah seperti tidak siuman (gila), kita pingsan, tak sadar diri ataupun lainnya. &lt;br /&gt;Sebelum menunaikan solat kita mesti terlebih dahulu membersihkan diri kita daripada  najis dan  mengambil air sembahyang. Tempat kita bersujud perlu juga &lt;br /&gt;bersih. Ketika mendirikan solat kita hanya menumpukan seluruh perhatian &lt;br /&gt;kita hanya kepada Allah s.w.t. &lt;br /&gt;Semua yang kita lakukan sebelum dan ketika solat semua itu akan mendidik kita menjadi orang yang bersih, berdisiplin, dan insya Allah akan menyehatkan rohani dan jasmani kita dengan gerakan-gerakan yang dilakukan ketika solat. Insya Allah jika kita rajin menunaikan ibadah solat denga teratur  dan rapi akan membentuk &lt;br /&gt;peribadi yang sehat rohani dan jasmani. Inilah intisari Isra' dan Mi'raj Nabi Muhammad s.a.w. &lt;br /&gt;Insya-Allah kita akan berjumpa lagi.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-4998967548925779232?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/4998967548925779232/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/isra-dan-miraj.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4998967548925779232'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4998967548925779232'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/isra-dan-miraj.html' title='ISRA&apos; dan MI&apos;RAJ'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-537823756577538846</id><published>2010-12-29T17:24:00.000-08:00</published><updated>2010-12-29T17:25:33.235-08:00</updated><title type='text'>DO'A</title><content type='html'>A.    Doa masuk kamar kecil(toilet)&lt;br /&gt;اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ&lt;br /&gt;Allaahumma Innii A'udzu Bika Minal Khubutsi wal Khabaaitsi&lt;br /&gt;Artinya: Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.&lt;br /&gt;Atau:&lt;br /&gt;بِسْمِ اللَّهِ اللَّهُمَّ إنِّي أَعُوذُ بِك مِنْ الْخُبُثِ وَالْخَبَائِثِ&lt;br /&gt;Bismillaahi Allaahumma Innii A'udzu Bika Minal Khubutsi wal Khabaaitsi&lt;br /&gt;Artinya: Dengan menyebut nama Allah. Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari syetan laki-laki dan syetan perempuan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;B.    Doa keluar dari Toilet&lt;br /&gt;غُفْرَانَكَ&lt;br /&gt;Ghufraanaka&lt;br /&gt;Artinya: Aku mohon ampunan-Mu, Ya Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Do’a Sebelum Tidur. &lt;br /&gt;Bismika Allahhumma ahyaa wa bismika amuutu.&lt;br /&gt;Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Sesudah Bangun Tidur. &lt;br /&gt;Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Do’a Sebelum Makan.&lt;br /&gt;Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)&lt;br /&gt;• Do’a Sesudah Makan.&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Do’a Masuk Rumah.&lt;br /&gt;Assalaamu ‘alaynaa wa ‘ alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.&lt;br /&gt;Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;• Do’a Keluar Rumah.&lt;br /&gt;Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.&lt;br /&gt;Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Do’a Masuk WC.&lt;br /&gt;Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaa’itsi.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan betina. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Keluar WC.&lt;br /&gt;Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.&lt;br /&gt;Artinya : Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/  menyelamatkanku. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;• Do’a Sebelum Tidur. &lt;br /&gt;Bismika Allahhumma ahyaa wa bismika amuutu.&lt;br /&gt;Artinya : Dengan nama-Mu ya Allah aku hidup dan dengan nama-Mu aku mati. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Sesudah Bangun Tidur. &lt;br /&gt;Alhamdulillaahil ladzii ahyaanaa ba’da maa amaatanaa wa ilayhin nusyuuru.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang menghidupkan kami setelah mematikan kami. Kepada-Nya-lah kami akan kembali (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;• Do’a Terkejut Bangun Dari Tidur. &lt;br /&gt;A’uudzu bikalimaatillahit tammaati min ghadhabihi wa min syarri ‘ibaadihi wa min hamazaatisy syayaathiini wa an yahdhuruuni.&lt;br /&gt;Artinya : Aku berlindung dengan kalimah Allah yang sempurna dari kemarahan Allah dari kejahatan hamba-hamba-Nya dan dari gangguan setan dan dari kehadiran mereka (HR. Abu Daud dan     Tir-middzi)&lt;br /&gt;• Do’a Mimpi Baik. &lt;br /&gt;Alhamudlillaahirrabbil ‘alamiina&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah Tuhan sekalian alam (HR. Bukhari)&lt;br /&gt;• Do’a Mimpi Buruk.&lt;br /&gt;Allaahumma innii a;uudzu bika min ‘amalisy syaythaani,&lt;br /&gt;wa sayyi’aatil ahlaami&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari perbuatan setan dan dari mimpi-mimpi yang buruk (HR. Ibn as-Sani)&lt;br /&gt;• Do’a Sesudah Duduk Bangun Tidur.&lt;br /&gt;Laa ilaaha illaa anta subhaanaka inni kuntu minaz zhoimin. Allahuma zidnii ‘ilman wa laa tuzigh qalbii ba’da idz hadaitanii wa hablii min ladunka rahmatan innaka antal wahhaabu.&lt;br /&gt;Artinya : Tidak ada Tuhan melainkan Engkau, maha suci Engkau ya Allah, aku minta ampun kepada-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu tentang dosa-dosaku, dan aku mohon rahmat-Mu. Ya Allah, tambahlah ilmuku dan janganlah Engkau gelincirkan hatiku setelah Engkau memberi petunjuk kepadaku, dan karuniakanlah rahmat untuk-ku daripada-Mu, sesungguhnya Engkaulah yang maha Memberi. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;• Do’a Menjelang Shubuh.&lt;br /&gt;Allaahumma innii a’uuzdu bika min dhiiqid dun-yaa wa dhiiqi yaumil qiyaamati.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepada-Mu dari kesempitan dunia dan kesempitan hari kiamat. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;• Do’a Menyambut Datangnya Pagi.&lt;br /&gt;Ashbagnaa wa ashbahal mulku lillaahi ‘Azza wa jalla, wal hamdu lillaahi, wal kibriyaa’u wal ‘azhamatu lillaahi, wal khalqu wal amru wallailu wannahaaru wa maa sakana fiihimaa lillaahi Ta’aalaa. Allahummaj’al awwala haadzan nahaari shalaahan wa ausathahu najaahan, wa aakhirahu falaahan, yaa arhamar raahimiina.&lt;br /&gt;Artinya : Kami telah mendapatkan Shubuh dan jadilah segala kekuasaan kepunyaan Allah, demikian juga kebesaran dan keagungan, penciptaan makhluk, segala urusan, malam dan siang dan segala yang terjadi pada keduanya, semuanya kepunyaan Allah Ta’ala. Ya Allah, jadikanlah permulaan hari ini suatu kebaikan dan pertengahannya suatu kemenangan dan penghabisannya suatu kejayaan, wahai Tuhan yang paling Penyayang dari segala penyayang.&lt;br /&gt;• Do’a Menyambut Petang Hari.&lt;br /&gt;Amsainaa wa amsal mulku lillaahi walhamdulillahi, laa ilaaha illallahu wahdahu laa syariika lahu. Allahumma innii as’aluka min khairi haadzihil lailati wa khhaiiri maa fiihaa, wa a’uudzu bika min syarrihaa wa syarrimaa fiihaa. Allaahumma innii a’udzuu bika minal kasali walharami wa suu’il kibari wa fitnatid dun-yaa wa ‘adzaabil qabri.&lt;br /&gt;Artinya : Kami telah mendapatkan petang, dan jadilah kekuasaan dan segala puji kepunyaan Allah, tidak ada sekutu bagi-Nya. Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu kebaikan malam ini dan kebaikan yang terdapat padanya dan aku berlindung dengan-Mu dari kejahatannya dan kejahatan yang terdapat padanya. Ya Allah, aku berlindung kepada-Mu dari malas, tua bangka, dan dari keburukan lanjut umur dan gangguan dunia dan azab kubur. (HR. Muslim)&lt;br /&gt;Allaahumma anta rabbii, laa ilaaha illaa anta, ‘alaika tawakakaltu wa anta rabbul ‘arsyil ‘azhiimi, maa syaa’allahu kaana, wa maa lam yasya’ lam yakun. Laa haula wa laa quwwata illaa billahil ‘alliyyil ‘azhiimi. A’lamu annallaaha ‘alaa kuli syai’in qadiirun, wa annallahu qad ahaatha bukillin syai’in ‘ilman. Allahumma innii a’uudzu bika min syarri nafsii, wa min syarri kuli daabbatin anta aakhidzun bi naashiyatihaa. Inaa rabbii’alaa shiraathin mustaqiimin.&lt;br /&gt;Artinya : Ya allah, Engkaulah Tuhanku, tidak ada Tuhan yang lain kecuali Engkau, kepada-Mu aku bertawakkal, dan engkau adalah penguasa ‘Arasy Yang Maha Agung, apa yang dekehendaki Allah pasti terjadi, dan apa yang tidak dikehendaki-Nya, tidak akan terjadi, tidak ada daya dan uapaya melainkan dengan Allah yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Aku mengetahui bahwa Allah Maha Berkuasa atas segala sesuatu, dan bahwa pengetahuan Allah meliputi segala sesuatu. Ya Allah, aku berlindung dengan-Mu dari kejahatan dariku, dan kejahatan setiap binatang yang melata yang Engkau dapat bertindak terhadapnya, sesungguhnya Tuhanku di atas jalan yang lurus.&lt;br /&gt;• Do’a Sebelum Makan.&lt;br /&gt;Allahumma baarik lanaa fiimaa razaqtana wa qinaa ‘adzaa-bannaari Bismillahirrahmaaniraahiimi.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah berkahilah kami dalam rezki yang telah Engkau limpahkan kepada kami, dan peliharalah kami dari siksa neraka. Dengan nama Allah Yang Maha Pemurah lagi Maha Penyayang. (HR. Ibnu as-Sani)&lt;br /&gt;• Do’a Sesudah Makan.&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzii ath’amanaa wa saqaanaa wa ja’alanaa muslimiina&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah Yang telah memberi kami makan dan minum, serta menjadikan kami muslim. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;Alhamdulilaahilladzi ath’amanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwwatin.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memberiku makanan ini dan melipahkannya kepadaku tanpa daya dan kekuatanku. (HR. Abu Daud, Tirmidzi dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;• Do’a Masuk Rumah.&lt;br /&gt;Assalaamu ‘alaynaa wa ‘ alaa ‘ibaadillahish shaalihiina. Allaahumma innii as-aluka khayral mawliji wa khayral makhraji. Bismillahi walajnaa wa bismillaahi kharahnaa wa ‘alallahi tawakkalnaa, alhamdulilaahil ladzii awaanii.&lt;br /&gt;Artinya : Semoga Allah mencurahkan keselamatan atas kami dan atas hamba-hamba-Nya yang shalih. Ya Allah, bahwasanya aku memohon pada-Mu kebaikan tempat masuk dan tempat keluarku. Dengan menyebut nama-Mu aku masuk, dan dengan mneyebut nama Allah aku keluar. Dan kepada Allah Tuhan kami, kami berserah diri. Segala puji bagi Allah yang telah melindungi kami. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;• Do’a Keluar Rumah.&lt;br /&gt;Bismilaahi tawakkaltu ‘alallahi wa laa hawla wa laa quwwata illaa billaahi.&lt;br /&gt;Artinya : Dengan menyebut nama Allah, aku menyerahkan diriku pada Allah dan tidak ada daya dan kekuatan selain dengan Allah saja. (HR. Abu Daud dan Tirmidzi)&lt;br /&gt;• Do’a Menuju Masjid.&lt;br /&gt;Allaahummaj’al fii qalbii nuuran wa fii lisaanii nuuran waj’al fii sam’ii nuuran waj’al fii basharii nuuran waj’al min khalfii wa min amaamii nuuran waj’al min fawqii nuuran wa min tahtii nuuran. Allahumma a’thinii nuuran.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, jadikanlah dalam qalbuku nur, dalam lisanku nur, jadikanlah dalam pendengaranku nur dan dalam penglihatanku nur. Jadikanlah dari belakang-ku nur dan dari depanku nur. Jadikanlah dari atasku nur dan dari bawahku nur. Ya Allah, berilah aku nur tersebut. (HR.Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Masuk Masjid&lt;br /&gt;A’uudzu billahil ‘aliyyil ‘azhiimi. Wa biwajhihil kariimi, wa bisulthaanihil qadiimi minasy syaythaanir rajiimi alhamdu lillahi rabbil ‘aalamiina. Allaahumma shalli wa sallim ‘alaa muhammadin wa ‘alaa aali muhammadin. Allaahumaghfirlii dzunuubii waftah lii abwaaba rahmatika.&lt;br /&gt;Artinya : Aku berlindung kepada Allah Yang Maha Tinggi dan Maha Besar. Dan demi wajah-Nya Yang Maha Mulia dan dengan kekuasaan-Nya Yang tak berpermulaan (berlindung aku) dari kejahatan syaitan yang terkutuk. Segala puji kepunyaan Allah Tuhan semesta alam. Ya Allah, sanjung dan selamatkanlah Nabi Muhammad saw. Dan keluarganya. Ya Allah, ampunilah segala dosaku dan bukakanlah bagiku segala pintu rahmat-Mu. (H.R. Abu Daud)&lt;br /&gt;Allaahummaftah lii abwaaba rahmatika.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, bukakanlah bagiku pintu-pintu rahmat-Mu.      (H.R. Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Keluar Masjid.&lt;br /&gt;Allaahumma innii as’aluka min fadhlika&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, aku memohon kepada-Mu karunia-Mu. (HR. Muslim, Abu Daud, an-Nasa’I dan Ibnu Majah)&lt;br /&gt;• Do’a Masuk WC.&lt;br /&gt;Allaahumma innii a’uudzubika minal khubutsi wal khabaa’itsi.&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, aku berlindung pada-Mu dari syaitan besar laki-laki dan betina. (HR. Bukhari dan Muslim)&lt;br /&gt;• Do’a Keluar WC.&lt;br /&gt;Ghufraanaka. Alhamdulillaahil ladzii adzhaba ‘annjil adzaa wa’aafaanii.&lt;br /&gt;Artinya : Ku memohon ampunan-Mu. Segala puji bagi Allah yang telah menghilangkan penyakitku dan telah menyembuhkan/  menyelamatkanku. (HR. Abu Daud)&lt;br /&gt;• Do’a Ketika Bercermin.&lt;br /&gt;Alhamdulillaahil ladzii sawwaa khalqii fa’addalahu wa karrama shuurata wajhii fahassanahaa waja’alanii minal muslimiina.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang menyempurnakan kejadianku dan memperindah dan memuliakan rupaku lalu, membaguskannya dan menjadikan aku orang Islam. (HR. Ibnu as-Sani)&lt;br /&gt;Allaahumma kamaa hassanta khalqii fahassin khuluqii&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, sebagaimana Engkau telah memperindah kejadianku, maka perindah pulalah akhlakku. (HR. Ahmad)&lt;br /&gt;• Do’a Melepas Pakaian.&lt;br /&gt;“Bismillaahiiladzi laa illaaha ilallahuu”&lt;br /&gt;Artinya : “Dengan nama Allah yang tiada tuhan selain-Nya”&lt;br /&gt;• Do’a Ketika Hendak Berpakaian.&lt;br /&gt;Biismilaahirrahmaanirrahiimi. Allaahumma innii as-aluka min khayrihi wa khayri maa huwa lahu wa a’uudzubika min syarrihi wa khayri maa huwa lahu.&lt;br /&gt;Artinya : Dengan nama Allah Yang Maha Pengasih Maha Penyayang. Ya Allah, aku memohon kepada-Mu dari kebaikan pakaian ini dan dari kebaikan sesuatu yang ada di pakaian ini. Dan aku berlindung pada-Mu dari kejahatan pakaian ini dan kejahatan sesuatu yang ada di pakaian ini.&lt;br /&gt;Alhamdulillahilladzii kasaanii hadzaa wa razaqaniihi min ghayri hawlin minnii wa laa quwatin.&lt;br /&gt;Artinya : Segala puji bagi Allah yang telah memakaikan pakaian ini kepadaku dan mengkaruniakannya kepadaku tanpa daya dan kekuatan dariku. (HR. Ibnu as-Sani)&lt;br /&gt;Artinya : “Dengan nama Allah yang tiada tuhan selain-Nya”&lt;br /&gt;• Do’a agar ilmu berguna, rizki yang baik.&lt;br /&gt;Allahumma innii as’aluka ‘ilman naafi’an wa rizqan thayyiban wa ‘amalan mutaqabbalan&lt;br /&gt;Artinya : Ya Allah, sesungguhnya aku mohon kepada-Mu ilmu yang berguna, rezki yang baik dan amal yang baik Diterima. (h.r. Ibnu Majah).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-537823756577538846?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/537823756577538846/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/537823756577538846'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/537823756577538846'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/doa.html' title='DO&apos;A'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-4406371848957759953</id><published>2010-12-28T23:09:00.000-08:00</published><updated>2010-12-28T23:11:45.892-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hukum-Hukum Yang Berkaitan Dengan Do’a&lt;br /&gt;*_Disalin dari majalah As-Sunnah 07/IV/1421H hal 52 - 57.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nurul Mukhlisin Asyraf&lt;br /&gt;14 September 2004&lt;br /&gt;1. Pengertian Do’a&lt;br /&gt;Menurut bahasa do'a berasal dari kata "da'a" artinya memanggil. Sedangkan menurut istilah syara' do'a berarti&lt;br /&gt;"Memohon sesuatu yang bermanfaat dan memohon terbebas atau tercegah dari sesuatu yang memudharatkan.” 1_Badai' al-Fawaid III/2, oleh Ibnu al Qayyim.&lt;br /&gt;Adapun lafadz do'a yang ada dalam al Qur'an bisa bermakna sebagai berikut:&lt;br /&gt;1. Ibadah, seperti firman Allah:&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu menyembah apa-apa yang tidak memberi manfaat dan tidak memberi madharat kepadamu selain Allah, sebab jika kamu berbuat demikian, maka kamu termasuk orang-orang yang zhalim. (Yunus: 106).&lt;br /&gt;2. Perkataan atau Keluhan. Seperti pada firman Allah:&lt;br /&gt;Maka tetaplah demikian keluhan mereka, sehingga kami jadikan mereka sebagai tanaman yang telah dituai, yang tidak dapat hidup lagi. (al Anbiya: 15).&lt;br /&gt;3. Panggilan atau seruan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Maka kamu tidak akan sanggup menjadikan orang-orang yang mati itu dapat mendengar, dan menjadikan orang-orang yang tuli dapat mendengar seruan, apabila mereka itu berpaling ke belakang. (ar-Rum: 52)&lt;br /&gt;4. Meminta pertolongan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Dan jika kamu (tetap) dalam keraguan tentang at Qur'an yang Kami wahyukan kepada hamba Kami (Muhammad) buatlah satu surat yang semisal at Qur'an itu dan ajaklah penolong-penolongmu selain Allah, jika kamu orang-orang yang benar. (al Baqarah: 23).&lt;br /&gt;5. Permohonan. Seperti firman Allah:&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang berada dalam neraka berkata kepada penjaga-penjaga jahannam: "Mohonkanlah kepada Tuhanmu supaya Dia meringankan azab dari kami barang sehari." (al Mukmin: 49).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2 Macam-Macam Do’a&lt;br /&gt;Syeikh Abdurrahman bin Sa'diy berkata:&lt;br /&gt;"Setiap perintah di dalam al Qur'an dan larangan berdo'a kepada selain Allah, meliputi do'a masalah (permintaan) dan do'a ibadah." 2_Al-Qawaidul Hasan li Tafsiril Qur'an, hal: 154, oleh Ibnu Sa'di.&lt;br /&gt;Adapun perbedaan antara kedua macam do'a tersebut adalah:&lt;br /&gt;1. Do'a masalah (permintaan) adalah: Meminta untuk diberikan manfaat dan dicegah dari kemudharatan, atau sesuatu yang sifatnya permintaan. Dan ini dibagi menjadi tiga:&lt;br /&gt;a) Permintaan yang ditujukan kepada Allah semata dan ini (termasuk tauhid dan berpahala. -red. vbaitullah)&lt;br /&gt;b) Permintaan yang ditujukan kepada selain Allah, padahal dia tidak mampu memenuhi dan memberikan permintaannya. Seperti meminta kepada kuburan, pohon-pohon besar atau tempat-tempat keramat. Dan ini termasuk syirik dan dosa besar.&lt;br /&gt;c) Permintaan yang ditujukan kepada selain Allah pada hal-hal yang bisa dipenuhi dan bisa dilakukan, seperti meminta orang lain, yang masih hidup untuk memindahkan atau membawakan barangnya dan ini hukumnya boleh.&lt;br /&gt;2. Do'a Ibadah maksudnya semua bentuk ibadah atau ketaatan yang diberikan kepada Allah baik lahiriah maupun batiniah, karena pada hakikatnya semua bentuk ibadah misalnya Shalat, Puasa, Haji dan sebagainya, tujuan utamanya adalah untuk mendapatkan ridha Allah dan dijauhkan dari azab-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3 Fadhilah (Keutamaan) Berdo’a&lt;br /&gt;1. Do'a merupakan ibadah dan sebuah ketaatan alas perintah Allah. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Dan Tuhanmu berfirman: Berdo'alah kepadaKu, niscaya akan Kuperkenankan bagimu, sesungguhnya orang-orang yang menyombongkan diri dari menyembahKu akan masuk neraka jahannam dalam keadaan hina dina. (al Mukmin: 60).&lt;br /&gt;Di dalam sebuah hadits disebutkan:&lt;br /&gt;Dari an-Nu'man bin Basyir berkata, bahwa Rasulallah bersabda: Do'a adalah ibadah. 3_HSR. Tirmidzi, no: 2969, kitab at Tafsir; Abu Daud, no: 1479, kitab Shalat, bab Addu'a; Ibnu Majah, no: 3828, kitab Do'a Fadluddua. Dan dishahihkan oleh Syeikh al Albani dalam Kitab al Jami', no:3407.&lt;br /&gt;2. Merupakan perbuatan yang paling mulia dan dicintai oleh Allah.&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda: Tidak ada sesaatu yang lebih mulia di sisi Allah dari do'a. 4_HR. al-Bukhari dalam kitab al-Adab at Mufrad, no: 712, bab Fadluddua.&lt;br /&gt;3. Do'a menghalangi kemurkahan Allah.&lt;br /&gt;Karena orang yang tidak berdo'a kepada Allah, Allah akan marah kepadanya sebagaimana yang disabdakan oleh Rasulallah, Barangsiapa yang tidak meminta kepada Allah, Allah akan marah padanya. 5_HR. at Tirmidzi no: 3373 dan Ibnu Majah no: 3827, pada kitab Do'a, bab Fadlu ad-do'a, dan dihasankan oleh Syeikh al Albani di Shahih Adab al Mufrad 512.&lt;br /&gt;4. Do'a menunjukkkan kecerdasan dan kekuatan batin seseorang.&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah bahwasanya Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;"Selemah-lemahnya manusia adalah orang lemah (jarang) berdo'a dan sebakhil-bakhilnya manusia adalah orang yang bakhil dalam mengucapkan salam.” 6_HR.Ibnu Hibban no: 1939, kitab Ad-Do'a, bab man Ajaza Fiddua dan dishahlhkan oleh Syeikh al Albani di Shahih al Jami': 1044.&lt;br /&gt;5. Do'a bisa mencegah bencana yang belum terjadi dan menghilangkannya bila sudah terjadi.&lt;br /&gt;Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;Tidak ada yang bisa menolak al Qadar (takdir) itu kecuali do'a. 7_HR. Ibnu Majah (90) bab al Qadr, Tirmidzi (139) bab La Yaruddul al Qadr, Iliad-do'a dan dihasankan oleh al-Albani di Shahih Jami': 7687.&lt;br /&gt;6. Do'a menjadi perekat tali cinta dan kasih sayang sesama mukmin. Karena seseorang yang mendo'akan saudaranya yang lain yang jauh, maka akan dikabulkan. Allah berfirman:&lt;br /&gt;“Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan beramal shalih, Allah akan menanamkan dalam (hati) mereka rasa kasih sayang. (Maryam: 96).”&lt;br /&gt;Dan sudah disepakati bahwa do'a termasuk dalam iman dan amal shalih.&lt;br /&gt;7. Berdo'a merupakan sifat orang-orang muttaqin. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang datang sesudah mereka (Muhajirin dan Anshar) mereka berdo'a: Ya Tahan kami, beri ampuniah kami dan saudara-saudara Kami yang telah beriman lebih dahulu dari kami, dan janganlah engkau menjadikan kedengkian dalam hati kami terhadap orang-orang yang beriman, Ya Tuhan kami sesungguhnya Engkau Maha Penyantun lagi Maha Penyayang. (al Hasyr: 10).&lt;br /&gt;Dan juga merupakan sifat para Nabi-nabi terdahulu, kalau mendapatkan permasalahan mereka segera berdo'a kepada Allah, sebagaiamana yang diceritakan oleh Allah dalam firmanNya:&lt;br /&gt;"Maka Kami perkenankan do'anya, dan Kami menganugerahkan Yahya kepadanya. Dan Kami jadikan isterinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdo'a kepada Kami dengan harap dan cemas, dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami." (al Anbiya: 90).&lt;br /&gt;8. Do'a menjadikan seseorang tsabat (teguh/kokoh) dalam menghadapi musuh dan sarana untuk mendapatkan pertolongan. Sebagaimana kisah Thalut dengan pasukan seadanya mampu mengalahkan Jalut dengan bala tentaranya. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Tatkala Jalut don tentaranya telah nampak oleh mereka, merekapun (Thalut dan tentaranya) berdo'a. "Ya Tuhan kami, berilah kesabaran pada diri kami, dan kokohkanlah pendirian kami dan tolonglah kami terhadap orang-orang Kafrr. (al-Baqarah: 250).&lt;br /&gt;9. Do'a sebagai pelarian dan tumpuan harapan orang-prang yang teraniaya. Seperti yang di contohkan oleh Nabi-nabi terdahulu ketika dimusuhi oleh kaumnya, bahkan akan dibunuh dan dianiaya. Mereka berdo'a kepada Allah. Seperti yang diceritakan oleh Allah tentang Nabi Nuh.&lt;br /&gt;Sebelum mereka (kaum musyrikin Quraisy), kaum Nuh telah mendustakan (Nuh). Maka mereka mendustakan hamba Kami (Nuh) dan mengatakan) "Dia seorang gila dan dia sudah pernah diberi ancaman." Maka dia mengadu kepada Tuhannya "bahwasannya aku ini adalah orang yang dikalahkan, oleh sebab itu menangkanlah aku. (al Qamar: 9-10).&lt;br /&gt;Begitu juga yang dilakukan oleh Nabi Adam sebelumnya, jaga oleh Nabi Ibrahim, Nabi Yunus, Nabi Musa dan Nabi Muhammad.&lt;br /&gt;4 Syarat-Syarat Terkabulnya Do’a&lt;br /&gt;Supaya do'a dikabulkan oleh Allah, maka ada beberapa syarat yang harus diperhatikan sebelum berdo'a. Di antara syarat-syarat tersebut itu adalah:&lt;br /&gt;1. Harus ikhlas dan yakin bahwa hanya Allah yang bisa mengabulkan permohonan, dan meyakini bahwa tidak ada yang bisa memberi manfaat dan mencegah kemudharatan kecuali Allah semata.&lt;br /&gt;Allah berfirman:&lt;br /&gt;“Atau siapakah yang memperkenankan (do'a) orang yang dalam kesulitan apabila ia berdo'a kepada-Nya, dan yang menghilangkan kesusahan, dan yang menjadikan kamu (manusia) sebagai khalifah di bumi, Apakah disamping Allah ada Tuhan-Tuhan (yang lain yang berbuat seperti itu?). Amat sedikitlah kamu mengingat-Nya. (an Naml:62).&lt;br /&gt;2. Ditujukan hanya kepada Allah semata. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Dan sesungguhnya masjid-masjid itu adalah kepunyaan Allah, maka janganlah kamu menyembah/berdo'a kepada seorangpun di dalamnya di samping Allah. (al Jin: 18).&lt;br /&gt;Dan sebagaimana pesan Rasulullah kepada lbnu Abbas dalam hadits panjangnya.  Jika kamu meminta, mintalah kepada Allah dan jika engkau minta tolong, minta tolonglah kepada Allah. 8_HR. Tirmidzi (2511) Sifatil Qiyamah, dan disahkan oleh Syeikh al Albani di shahih al Jami' 7957.&lt;br /&gt;3. Bertawassul kepada Allah dengan salah satu tawassul yang di benarkan, yaitu:&lt;br /&gt;a) Bertawassul dengan Asmaa al-Husna (nama-nama Allah yang mulia) dan sifat-sifat-Nya. Sebagaimana diperintahkan oleh Allah dalam firman-Nya:&lt;br /&gt;Hanya milik Allah Asmaa al-Husna, maka bermohonlah kepada- Nya dengan menyebut Asmaa al-Husna itu dan tinggalkanlah orang-orang yang menyimpang dari kebenaran dalam (menyebut) namaNya, nanti mereka akan mendapat balasan terhadap apa yang telah mereka kerjakan. (al A'raf: 180).&lt;br /&gt;Contoh bertawassul dengan Asmaa al-Husna:&lt;br /&gt;Ya AI-Hayyu (Yang Maha Hidup), Ya Al-Qayyum (Yang terus menerus mengurus makhluk-Nya), dengan rahmat-Mu aku mohon pertolongan, perbaikilah semua urusanku, janganlah Engkau memasrahkanku kepada diriku sendiri sekejap matapun. 9_HR. al-Hakim dan dia menshahihkan dan disepakati oleh adz-Dzahabi. Lihat Shahih at Targib wat Tarhib 1/273.&lt;br /&gt;b) Bertawassul Dengan Amal Shalih.&lt;br /&gt;Sebagaimana firman Allah:&lt;br /&gt;Orang-orang yang berdo'a: "Ya Tuhan Kami, sesungguhnya Kami telah heriman, maka ampunilah segala dosa Kand dan peliharalah Kami dari siksa neraka. (Ali Imran: 16).&lt;br /&gt;Seperti yang dilakukan oleh "Penghuni Gua" yang diceritakan oleh Rasulullah Dari Abu Abdurrahman Abdullah bin Umar bin Khattab berkata: "Saya mendengar Rasulullah bercerita: (Di masa) sebelum kalian ada tiga orang sedang berjalan-jalan, kemudian mereka menemukan sebuah gua yang dapat digunakan untuk berteduh dan neereka pun masuk, tiba-tiba ada batu yang besar dari atas bukit menggelinding dan menutupi pinto gua. Sehingga mereka tidak bisa keluar, salah seorang di antara mereka berkata: "Sungguh tidak ada yang bisa menyelamatkan kalian dari bahaya ini kecuali kalian berdo'a kepada Allah dengan menyebut amal shalih yang pernah diperbuat"&lt;br /&gt;Akhirnya setiap orang menyebut amal shalihnya. Yang pertama (menyebutkan) perbuatan baiknya kepada orang tuanya. Yang kedua (menyebutkan keadaannya yang) meninggalkan maksiat (zina) karena tnkut kepada Allah, padahal sudah berada di antara dua kaki perempuan. Yang ketiga (menyebutkan) amanahnya, yaitu dia menyerahkan gaji pembantunya yang sudah lama pergi meninggalkannya. 10_Lebih lengkapnya lihat hadits Bukhari no:3465, kitab Ahadits aubiya, bab Hadits Al-Ghar; Muslim no:2743, bab Qissah Ashabul Ghar, atau Riyadussalihin bab Niyat hadits no: 13.&lt;br /&gt;c) Tawassul dengan do'a orang shalih yang hadir dan masih hidup. Sebagaimana yang diriwayatkan oleh Anas yang artinya:&lt;br /&gt;Bahwa seorang Arab Badui mendatangi Nabi dan beliau sedang khotbah jum'at. Ia mengadukan kekeringan yang terjadi, dan minta untuk dido'ahan supaya turun hujan. Rasulullahpun mendo'akannya. Beliau belum turun dari mimbar kecuali air hujan mengalir di jenggotnya. 11_HR. al Bukhari, no:933, kitab al Jum'ah, bab Istisqa' _l Jum'ah dan Muslim no:898, kitab al-Istisqa', bab Ad Do'a _l istisqa'.&lt;br /&gt;Begitu juga yang dilakukan oleh para sahabat, mereka bertawassul dengan do'anya al Abbas. Juga tawassulnya Muawiyah dengan do'anya al Aswad bin Yazid at Jurasy.&lt;br /&gt;4. Berdo'a dalam kebaikan bukan untuk dosa dan memutuskan silaturrahim. Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;Do'a seorang hamba akan dikabulkan selama tidak berdo'a untuk dosa dan memutuskan kerabat. 12_HR. al Bukhari dalam al-Adab al-Mufrad no:655 dan Muslim no:2735, kitab Adz-Dzikr wad-Dua, bab Istihbaab Hamdullah Ba'da al-Akli wa as Syarb.&lt;br /&gt;5. Husnuzhan (berbaik sangka) kepada Allah bahwa Dia akan mengabulkan do'a kita, kalaupun tak dikabulkan itu karena hikmah yang Allah lebih mengetahuinya.&lt;br /&gt;Dari Abu Hurairah Rasulullah bersabda: "Berdo'alah kepada Allah sambil kamu meyakini bahwa Allah akan nengabulkannya.” 13_HR. at Tirmidzi no:3479, kitab ad-Daa'wat dan dihasankan oleh Syeikh al-Albani di dalam Shahih al Jami' no: 245.&lt;br /&gt;6. Menghadirkan hati dalam berdo'a Berta berusaha memahami makna dari do'anya. Karena Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;Ketahuilah sesungguhnya Allah tidak akan menerima do'a dari hati yang lalai. 14_HR. al Hakim 1/494, at-Thaharani kitab ad-Do'a dan dihasankan bleb Syeikh al-Albani di dalam Shahih al Jami' 245.&lt;br /&gt;7. Memperbaiki makanan dengan berusaha memakan yang halal. Allah berfirman:&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah hanya menerima dari orang-orang yang bertakwa. (al-Maidah: 27). Dan diriwayatkan oleh Abi Hurairah, Rasulullah bersabda:&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah itu Maha Baik, tidak menerima sesuatu kecuali yang baik. Dan Allah memerintahkan kepada orang-orang mukmin sebagaimana Dia memerintahkan kepada para Rasul. Allah berfirman: "Hai para Rasul makanlah segala sesuatu yang baik, dan lakukanlah pekerjaan yang baik", Dia juga berfirman: "Hai orang.orang yang beriman, makanlah apa-apa yang baik dari yang telah Kami rizkikan kepadamu."&lt;br /&gt;Kemudian Rasalullah menceritakan seseorang yang menempuh perjalanan jauh, rambutnya kusut masai dan penuh debu, dia menengadahkan tangannya ke langit gambit berdo'a: “Wahai Tuhan, wahai Tuhan", sedangkan makanannya haram, minumannya haram, pakaiannya dari yang haram dan perutnya di kenyangkan dengan makanan haram, maka bagaimana mungkin permohonannya dikabulkan. 15_HR. Muslim no:1015, ktab Az-Zakat, bab Qabuulu as Sadaqath min Kasbin Tayyib.&lt;br /&gt;8. Sebaiknya berdo'a dengan do'a-do'a yang ada dalam al qur'an.&lt;br /&gt;9. Menghindari I'tida' (melampaui batas) dalam berdo'a. (Bentuk-bentuk I'tida' dalam berdo'a akan dljelaskan pada pembicaraan mengenai kesalahan-kesalahan dalam berdo'a. Insya Allah) Allah berfirman:&lt;br /&gt;Berdo'alah kepada Tuhanmu dengan merendah diri dan suara yang lembut. Sesungguhnya Allah tidak menyukai orang-orang yang melampaui batas (baik pada cara meminta dan apa yang diminta). (al A'raf: 55).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji’&lt;br /&gt;1. Disarikan dari Kitab Ad-Du'a, Mafhumuhu Wa ahkamuhu, Oleh Syeikh. Muhammad bin Ibrahim Al-Hamd.&lt;br /&gt;2. Bada'iul Fawaid oleh Ibnul Qayyim.&lt;br /&gt;3. Majmu Fatawa Syeikh Islam Ibnu Taimiyah.&lt;br /&gt;4. Mu'jamul Bida' oleh Zaid bin Shabry bin Abi Ulfah.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-4406371848957759953?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/4406371848957759953/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/hukum-hukum-yang-berkaitan-dengan-doa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4406371848957759953'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4406371848957759953'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/12/hukum-hukum-yang-berkaitan-dengan-doa.html' title=''/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-1886745769403410217</id><published>2010-02-05T18:10:00.001-08:00</published><updated>2010-02-05T18:10:57.208-08:00</updated><title type='text'>Kepala Ikan untuk Sang Nelayan</title><content type='html'>Seorang nelayan salih di Tunisia tinggal di sebuah gubuk yang sederhana dari tanah liat. Setiap hari ia melayarkan perahunya untuk menangkap ikan. Setiap hari, ia terbiasa menyerahkan seluruh hasil tangkapannya pada orang-orang miskin dan hanya menyisakan sepotong kepala ikan untuk ia rebus sebagai makan malamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nelayan itu lalu berguru kepada syaikh besar sufi, Ibn Arabi. Seiring dengan berlalunya waktu, ia pun menjadi seorang syaikh seperti gurunya. Suatu saat, salah seorang murid sang nelayan akan mengadakan perjalanan ke Spanyol. Nelayan itu memintanya untuk mengunjungi Syaikhul Akbar, Ibn Arabi. Nelayan itu berpesan agar dimintakan nasihat bagi dirinya. Ia merasakan kebuntuan dalam jiwanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pergilah murid itu ke kota kediaman Ibn Arabi. Kepada penduduk setempat, ia menanyakan tempat tinggal sang syaikh. Orang-orang menunjukkan kepadanya sebuah puri indah bagai istana yang berdiri di puncak suatu bukit. "Itulah rumah Syaikh," ujar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid itu amat terkejut. Ia berfikir betapa amat duniawinya Ibn Arabi dibandingkan dengan gurunya sendiri, yang tak lebih dari seorang nelayan sederhana. Dengan penuh keraguan, ia pun pergi mengunjungi rumah mewah yang ditunjukkan.&lt;br /&gt;Sepanjang perjalanan ia melewati ladang-ladang yang subur, jalanan yang bersih, dan kumpulan sapi, domba, dan kambing. Setiap kali ia bertanya kepada orang yang dijumpainya, selalu ia memperoleh jawaban bahwa pemilik dari semua ladang, lahan, dan ternak itu tak lain ialah Ibn Arabi. Tak henti-hentinya ia bertanya kepada diri sendiri, bagaimana mungkin seorang materialistik seperti itu boleh menjadi seorang guru sufi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika tiba ia di puri tersebut, apa yang paling ditakutinya terbukti. Kekayaan dan kemewahan yang disaksikannya di rumah sang syaikh tak pernah ia bayangkan, bahkan dalam mimpinya. Dinding rumah itu terbuat dari marmer, seluruh permukaan lantainya ditutupi oleh karpet-karpet mahal. Para pelayannya mengenakan pakaian dari sutra. Baju mereka lebih indah dari apa yang dipakai oleh orang terkaya di kampung halamannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid itu meminta untuk bertemu dengan sang syaikh. Pelayan menjawab bahwa Syaikh Ibn Arabi sedang mengunjungi khalifah dan akan segera kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak lama kemudian, ia menyaksikan sebuah arak-arakan mendekati puri tersebut. Pertama muncul pasukan pengawal kehormatan yang terdiri dari tentara khalifah, lengkap dengan perisai dan senjata yang berkilauan, mengendarai kuda-kuda Arabia yang gagah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu muncullah Ibn Arabi dengan pakaian sutra yang teramat indah, lengkap dengan surban yang lazim dipakai para sultan. Si murid lalu dibawa menghadap Ibn Arabi. Para pelayan yang terdiri dari para pemuda tampan dan gadis cantik membawakan kue-kue dan minuman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Murid itu pun menyampaikan pesan dari gurunya. Ia menjadi tambah terkejut dan geram ketika Ibn Arabi mengatakan kepadanya, "Katakanlah pada gurumu, masalahnya adalah ia masih terlalu terikat kepada dunia."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tatkala murid itu kembali ke kampungnya, guru nelayan itu dengan antusias menanyakan apakah ia sempat bertemu dengan syaikh besar itu. Dipenuhi keraguan, murid itu mengaku bahwa ia memang telah menemuinya. "Lalu," tanya nelayan itu, "apakah ia menitipkan kepadamu suatu nasihat bagiku?"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada awalnya, si murid enggan mengulangi nasihat dari Ibn Arabi. Ia merasa amat tak pantas mengingat betapa berkecukupannya ia lihat kehidupan Ibn Arabi dan betapa berkekurangannya kehidupan gurunya sendiri. Namun karena guru itu terus memaksanya, akhirnya murid itu pun bercerita tentang apa yang dikatakan oleh Ibn Arabi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mendengar itu semua, nelayan itu berurai air mata. Muridnya tambah kehairanan, bagaimana mungkin Ibn Arabi yang hidup sedemikian mewah, berani menasihati gurunya bahwa ia terlalu terikat kepada dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dia benar," jawab sang nelayan, "ia benar-benar tak peduli dengan semua yang ada padanya. Sedangkan aku, setiap malam ketika aku menyantap kepala ikan, selalu aku berharap seandainya saja itu seekor ikan yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Kisah Para Sufi&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-1886745769403410217?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/1886745769403410217/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/02/kepala-ikan-untuk-sang-nelayan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1886745769403410217'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1886745769403410217'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/02/kepala-ikan-untuk-sang-nelayan.html' title='Kepala Ikan untuk Sang Nelayan'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-2508377833440810407</id><published>2010-02-05T17:53:00.000-08:00</published><updated>2010-02-05T17:56:49.942-08:00</updated><title type='text'>Sebuah Kalung</title><content type='html'>Ini cerita tentang Anisa, seorang gadis kecil yang ceria berusia Lima tahun. Pada suatu sore, Anisa menemani Ibunya berbelanja di suatu supermarket. Ketika sedang menunggu giliran membayar, Anisa melihat sebentuk kalung mutiara mungil berwarna putih berkilauan, tergantung dalam sebuah kotak berwarna pink yang sangat cantik. Kalung itu nampak begitu indah, sehingga Anisa sangat ingin memilikinya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi... Dia tahu, pasti Ibunya akan berkeberatan. Seperti biasanya, sebelum berangkat ke supermarket dia sudah berjanji tidak akan meminta apapun selain yang sudah disetujui untuk dibeli. Dan tadi Ibunya sudah menyetujui untuk membelikannya kaos kaki ber-renda yang cantik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun karena kalung itu sangat indah, diberanikannya bertanya. "Ibu, bolehkah Anisa memiliki kalung ini? Ibu boleh kembalikan kaos kaki yang tadi... " Sang Bunda segera mengambil kotak kalung dari tangan Anisa. Dibaliknya tertera harga Rp. 15,000. Dilihatnya mata Anisa yang memandangnya dengan penuh harap dan cemas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya dia bisa saja langsung membelikan kalung itu, namun ia tak mau bersikap tidak konsisten. "Oke ... Anisa, kamu boleh memiliki Kalung ini. Tapi kembalikan kaos kaki yang kau pilih tadi.  Dan karena harga kalung ini lebih mahal dari kaos kaki itu, Ibu akan potong uang tabunganmu untuk minggu depan. Setuju ?" Anisa mengangguk lega, dan segera berlari riang mengembalikan kaos kaki ke raknya. "Terimakasih..., Ibu" Anisa sangat menyukai dan menyayangi kalung mutiaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurutnya, kalung itu membuatnya nampak cantik dan dewasa. Dia merasa secantik Ibunya. Kalung itu tak pernah lepas dari lehernya, bahkan ketika tidur. Kalung itu hanya dilepasnya jika dia mandi atau berenang. Sebab,kata ibunya, jika basah, kalung itu akan rusak, dan membuat lehernya menjadi hijau.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setiap malam sebelum tidur, ayah Anisa membacakan cerita pengantar tidur. Pada suatu malam, ketika selesai membacakan sebuah cerita, Ayah bertanya "Anisa..., Anisa sayang Enggak sama Ayah ?" "Tentu dong... Ayah pasti tahu kalau Anisa sayang Ayah !" "Kalau begitu, berikan kepada Ayah kalung mutiaramu... "Yah..., jangan dong Ayah ! Ayah boleh ambil "si Ratu" boneka kuda dari nenek... ! Itu kesayanganku juga "Ya sudahlah sayang,... ngga apa-apa !". Ayah mencium pipi Anisa sebelum keluar dari kamar Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kira-kira seminggu berikutnya, setelah selesai membacakan cerita, Ayah bertanya lagi, "Anisa..., Anisa sayang nggak sih, sama Ayah?" "Ayah, Ayah tahu bukan kalau Anisa sayang sekali pada Ayah?". "Kalau begitu, berikan pada Ayah Kalung mutiaramu." "Jangan Ayah... Tapi kalau Ayah mau, Ayah boleh ambil boneka Barbie ini.."Kata Anisa seraya menyerahkan boneka Barbie yang selalu menemaninya bermain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa malam kemudian, ketika Ayah masuk ke kamarnya, Anisa sedang duduk di atas tempat tidurnya. Ketika didekati, Anisa rupanya sedang menangis diam-diam. Kedua tangannya tergenggam di atas pangkuan. air mata membasahi pipinya.&lt;br /&gt;"Ada apa Anisa, kenapa Anisa ?" Tanpa berucap sepatah pun, Anisa membuka tangannya. Di dalamnya melingkar cantik kalung mutiara kesayangannya" Kalau Ayah mau...ambillah kalung Anisa" Ayah tersenyum mengerti, diambilnya kalung itu dari tangan mungil Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalung itu dimasukkan ke dalam kantong celana. Dan dari kantong yang satunya, dikeluarkan sebentuk kalung mutiara putih...sama cantiknya dengan kalung yang sangat disayangi Anisa..."Anisa... ini untuk Anisa. Sama bukan ? Memang begitu nampaknya, tapi kalung ini tidak akan membuat lehermu menjadi hijau". Ya..., ternyata Ayah memberikan kalung mutiara asli untuk menggantikan kalung mutiara imitasi Anisa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikian pula halnya dengan Allah S.W.T. terkadang Dia meminta sesuatu dari kita, karena Dia berkenan untuk menggantikannya dengan yang lebih baik. Namun, kadang-kadang kita seperti atau bahkan lebih naif dari Anisa.&lt;br /&gt;Menggenggam erat sesuatu yang kita anggap amat berharga, dan oleh karenanya tidak ikhlas bila harus kehilangan. Untuk itulah perlunya sikap ikhlas, karena kita yakin tidak akan Allah mengambil sesuatu dari kita jika tidak akan menggantinya dengan yang lebih baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sumber : Daarut tauhiid&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-2508377833440810407?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/2508377833440810407/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/02/sebuah-kalung.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2508377833440810407'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2508377833440810407'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/02/sebuah-kalung.html' title='Sebuah Kalung'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-2733399577791636667</id><published>2010-01-13T19:42:00.001-08:00</published><updated>2010-01-13T19:51:39.766-08:00</updated><title type='text'>2012</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;   &lt;/div&gt;&lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Karena sebuah Film, masyarakat menjadi heboh, Pemimpin Agama saling beragumentasi, semakin heboh beritanya, semakin banyak penontonnya, yang untung makin untung aja. Sebenarnya apasih hebatnya tahun 2012? Suku Maya boleh-boleh saja meramal bahwa tahun 2012 Masehi akan terjadi kegoncangan dimuka bumi ini, yang kemungkinan menciptakan Kiamat/Akhir Jaman. Disini saya hanya ingin menggambarkan sedikit tentang sejarah terjadinya “pembuatan” Tahun Masehi ini.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tahun Masehi dimana dalam bahasa Latin disebut Anno Domini (Tahun Tuhan) yang disingkat AD. Sebelum adanya kalender Masehi, bangsa Romawi menggunakan kalender Julian yang dihitung dari masa kelahiran Julius Caesar. Yang mana bulan pada Kalender Julian sama persis dengan kalender Masehi. Tarikh awal tahun Masehi atau tahun 1 Masehi dihitung sejak tahun yang diyakini sebagai tahun kelahiran Isa Al Masih. Walaupun perhitungan dimulai dari tarikh kelahiran Isa Al Masih, perhitungan kalender Masehi sebenarnya baru dilakukan pada tahun 526 Masehi saat Dionisius Exiguus (seorang pejabat tinggi kepausan di Roma) yang diserahi tugas menyusun kalender gereja menetapkan perhitungan tahun Anno Domini berdasarkan dugaannya bahwa Isa Al Masih lahir 526 tahun sebelum saat itu.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Gereja Katolik yang menetapkan Kalender Masehi mengatur bahwa masa sebelum kelahiran Isa Al Masih dinamakan masa Sebelum Masehi (BC = Before Christ). Perhitungan tahun dilakukan mundur atau minus berdasarkan asumsi teologis bahwa Isa Al Masih ialah penggenapan dan pusat sejarah dunia.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai catatan sebenarnya dalam satu tahun Romawi awalnya hanya ada 10 bulan sahaja, yaitu : Martinus (Maret), Aprilis (April), Maius (Mei), Junius (Juni), Quintilis (Juli),Sextilis (Agustus), September, October (Oktober), dan November (Nopember). Kemudian pada tahun ke-44 BC dikenalkan bulan Juli sebagai penghormatan kepada Julius Caesar oleh Mark Anthony dan pada tahun ke-8 BC dikenalkan bulan Agustus sebagai penghargaan kepada Raja Augustus.&lt;br /&gt;Pada saat Julius Caesar berkuasa terjadi kemelesetan 3 bulan dari patokan yang seharusnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dalam kunjungannya ke Mesir tahun 47 SM, Julius Caesar sempat menerima anjuran dari para Ahli Perbintangan Mesir untuk perpanjangan tahun 46 SM menjadi 445 hari dan menambah 23 hari pada bulan Februari dan menambah 67 hari antara bulan November dan Desember.&lt;br /&gt;Rupanya ini merupakan tahun pertama dalam sejarah, namun adanya kekacauan selama 90 hari itu, menyebabkan perjalanan tahun kembali cocok dengan musim.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sekembalinya ke Roma, Juliaus Caesar mengeluarkan maklumat penting dan berpengaruh luas hingga kini, yaitu penggunaan system matahari dalam system penanggalan seperti yang dipelajari dari Mesir. Adapun isi keputusan adalah :&lt;br /&gt;1. Setahun berumur 365 hari, karena bumi mengelilingi matahari selama 365, 25 hari, yang sebenarnya terdapat kelebihan 0.25 x 24 jam = 6 jam setiap tahunnya.&lt;br /&gt;2. Setiap 4 tahun sekali, umur tahun menjadi 366 hari, yang disebut dengan Tahun Kabisat (sebagai penampungan dari kelebihan waktu 6 jam tadi, yaitu 6 jam x 4 = 24 jam atau 1 hari). Penampungan 1 hari pada tahun kabisat dimasukan dalam bulan Februari, yang biasa berusia 29 hari menjadi 30 hari ditahun kabisat.&lt;/p&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt; &lt;/div&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Sebagai peringatan pada Julius Caesar dalam melakukan penyempurnaan tarikh itu, maka tarikh tersebut disebut tarikh JULIAN, dan mengganti bulan ke-5 yang semula Quintilis menjadi Julio (Juli). Dan untuk mengabadikan nama Kaisar Augustus yang memerintah setelah Julius Caesar, nama ke-6 Sextilis dirubah menjadi Augustus (Agustus). Perubahan tersebut diikuti dengan menambah usia bulan Augustus menjadi 31 hari, karena sebelumnya bulan Sextilis usianya hanya 30 hari saja. Penambahan itu diambil dari bulan Februari, sehingga sampai sekarang usia bulan Februari hanya 28 hari saja atau 29 hari pada tahun kabisat.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Tarikh Julian akhirnya memperlihatkan kemelesetan juga, apabila pada jaman Julius Caesar jatuhnya musim semi mundur hamper 3 bulan, kini musim semi justru dirasakan maju beberapa hari dari patokan. Akhirnya kemelesetan itu dapat diketahui sebabnya, yaitu kala revolusi bumi yang semula dianggap 365,25 hari, ternyata tepapnya 365 hari, 5 jam, 56 menit kurang beberapa detik (atau 1 bulan 1 bulan = 30,4368499 hari), jadi ada kelebihan menghitung 4 menit setiap tahun yang semakin lama semakin banyak jumlahnya.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Atas kemelesetan tersebut Paus Gregious XIII Pimpinan Gereja Katolik di Roma pada tahun 1582 melakukan koreksi dan mengeluarkan sebuah keputusan bulat yaitu :&lt;br /&gt;1. Angka tahun pada abad pergantian (angka tahun yang diakhiri 2 nol) yang tidak habis dibagi 400, misalkan 1700, 1800, 1900, 2100 dsb, dianggap bukan lagi tahun kabisat (catatan: sehingga tahun 2000 yang habis dibagi 400 adalah tahun kabisat).&lt;br /&gt;2. Untuk mengatasi keadaan darurat pada tahun 1582 itu diadakan pengurangan sebanyak 10 hari jatuh pada bulan Oktober, yang mana pada bulan Oktober tahun 1582 itu, setelah tanggal 4 Oktober langsung ke tanggal 14 Oktober.&lt;br /&gt;3. Sebagai pembaharu terakhir Paus Regious XIII menetapkan 1 Januari sebagai Tahun Baru lagi, yang mana berarti pada perhitungan Rahib Katolik, Dionisius Exoguus tergusur. Tahun baru bukan lagi 25 Maret seiring dengan pengetikan Nabi Isa. AS lahir pada tanggal 25 dan permulaan musim semi pada bulan Maret.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Dengan keputusan tersebut diatas, khususnya yang menyangkut tahun kabisat, koreksi hanya akan terjadi setiap 3323 tahun, karena dalam jangka tahun 3323 tahun itu kekuarangan beberapa detik tiap tahun akan terkumpul menjadi satu hari, berarti bila tidak ada koreksi, tiap 3323 tahun jatuhnya musim semi maju satu hari dari patokan, dalam perkembangannya, tarikh masehi dapat diterima oleh seluruh dunia untuk perhitungan dan pendokumentasian waktu secara internasional.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Kembali pada perhitungan Dionisius Exiguus. Bahwa perhitungan yang dibuat Dionisius Exiguus itu sebenarnya dilandaskan pada naskah Injil Lukas yang menyatakan bahwa Isa Al Masih mulai berdakwah pada bangsa Yahudi sejak tahun ke-15 pemerintahan Kaisar Tiberius, yang bertahta dari tahun 60 Julian sampai 83 Julian (14-37 Masehi). Injil Lukas ternyata hanya main tebak dalam menyatakan usia Isa Al Masih saat itu, karena kalimat dalam Injil itu berbunyi quasi annorum triginta (kira-kira 30 tahun). Maka Dionisius Exiguus menetapkan tahun 47 Julian sebagai tahun 1 Masehi.&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Apakah sebenarnya Dionisius Exiguus tidak memahami kitab Sucinya sendiri? Menjurus pada kedua Injil dalam Alkitab (Injil Lukas &amp;amp; Matius) yang mencatat bahwa kelahiran Isa Al Masih terjadi pada masa pemerintahan Raja Herod di Palestina (10 sampai 43 Julian). Yang mana berarti Isa Al Masih lahir antara tahun 37 SM dan 4 SM. Injil Lukas juga menyebut bahwa Isa al-Masih lahir saat Gubernur Suriah, Quirinius, mengadakan sensus penduduk di Palestina atas perintah Kaisar Oktavianus Augustus (memerintah tahun 27 SM-14 M). Pelaksanaan sensus ini berlangsung sesudah pengangkatan Quirinius tahun 6 SM (41 Julian). Jadi Isa Al Masih kemungkinan juga dilahirkan pada tahun 42 Julian (5 SM).&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p style="text-align: justify;"&gt;Maka terjadi selisih 5 tahun antara tahun masehi yang dibuat oleh Dionisius Exiguus dengan tahun masehi yang sesuai Injil Lukas dan Matius? Berarti Tahun ini kita memasuki Tahun 2015?&lt;br /&gt;&lt;/p&gt; Ini hanya sebuah rintisan catatan dari beberapa tulisan yang saya baca, sekiranya dapat menambah wawasan kita dan mohon ma’af apabila ada yang tidak berkenan. &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-2733399577791636667?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/2733399577791636667/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2733399577791636667'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2733399577791636667'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/2012.html' title='2012'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-3176727853744282553</id><published>2010-01-13T19:41:00.001-08:00</published><updated>2010-01-13T19:42:09.487-08:00</updated><title type='text'>Dhasa Sila</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;“Aja sira anlarani hati nin non – Aja amidanda tan sabenere – Aja amalat duwe nin nadwa nira – Aja tan asih in daridra – Luluta rin pandita – Aja sira katungkul ing kagunan, amujya nabhaktya – Aja memateni yen tan sabenere – Uttama si yen sira akalisa rin pati – Sampuraha rin tiwas – Anulaha saama daana ajaapilih jana.”&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-3176727853744282553?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/3176727853744282553/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/dhasa-sila.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3176727853744282553'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3176727853744282553'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/dhasa-sila.html' title='Dhasa Sila'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-7025038084832646918</id><published>2010-01-13T19:37:00.002-08:00</published><updated>2010-01-13T19:40:53.292-08:00</updated><title type='text'>Hasan Ali Ansar</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;“Bukan kehendak angan-angan, bukan ingatan, pikiran atau niat, hawa nafsu pun bukan, bukan pula kekosongan atau kehampaan. Penampilanku sebagai mayat baru, andai menjadi gusti jasadku dapat busuk bercampur debu, nafasku terhembus di segala penjuru dunia, tanah, api, air, kembali sebagai asalnya, yaitu kembali menjadi baru. Bumi langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia, manusialah yang memberi nama.”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ngrame tapa ing panggawe Iguh dhaya pratikele Nukulaken nanem bibit Ono saben galengane Mili banyu sumili Arerewang dewi sri Sumilir wangining pari Sêrat Niti Mani. Wontên malih kacarios lalampahanipun Seh Siti Jênar, inggih Seh Lêmah Abang. Pepuntoning tekadipun murtad ing agami, ambucal dhatêng sarengat. Saking karsanipun nêgari patrap ing makatên wau kagalih ambêbaluhi adamêl risaking pangadilan, ingriku Seh Siti Jênar anampeni hukum kisas, têgêsipun hukuman pêjah. Sarêng jaja sampun tinuwêg ing lêlungiding warastra, naratas anandhang brana, mucar wiyosing ludira, nalutuh awarni seta. Amêsat kuwanda muksa datan ana kawistara. Anulya ana swara, lamat-lamat kapiyarsa, surasa paring wasita. Kinanti Wau kang murweng don luhung, atilar wasita jati, e manungsa sesa-sesa, mungguh ing jamaning pati, ing reh pêpuntoning tekad, santa-santosaning kapti. Nora saking anon ngrungu, riringa rêngêt siningit, labêt sasalin salaga, salugune den-ugêmi, yeka pangagême raga, suminggah ing sangga runggi. Marmane sarak siningkur, kêrana angrubêdi, manggung karya was sumêlang, êmbuh-êmbuh den-andhêmi, iku panganggone donya, têkeng pati nguciwani. Sajati-jatining ngelmu, lungguhe cipta pribadi, pusthinên pangesthinira, ginêlêng dadi sawiji,wijanging ngelmu jatmika, neng kaanan ênêng êning.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-7025038084832646918?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/7025038084832646918/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/hasan-ali-ansar_13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7025038084832646918'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7025038084832646918'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/hasan-ali-ansar_13.html' title='Hasan Ali Ansar'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-4254099928283062203</id><published>2010-01-13T19:37:00.001-08:00</published><updated>2010-01-13T19:37:53.004-08:00</updated><title type='text'>Hasan Ali Ansar</title><content type='html'>&lt;div class="storycontent"&gt;   &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p&gt;“Bukan kehendak angan-angan, bukan ingatan, pikiran atau niat, hawa nafsu pun bukan, bukan pula kekosongan atau kehampaan. Penampilanku sebagai mayat baru, andai menjadi gusti jasadku dapat busuk bercampur debu, nafasku terhembus di segala penjuru dunia, tanah, api, air, kembali sebagai asalnya, yaitu kembali menjadi baru. Bumi langit dan sebagainya adalah kepunyaan seluruh manusia, manusialah yang memberi nama.”&lt;/p&gt; &lt;p style="text-align: justify;"&gt;Ngrame tapa ing panggawe Iguh dhaya pratikele Nukulaken nanem bibit Ono saben galengane Mili banyu sumili Arerewang dewi sri Sumilir wangining pari Sêrat Niti Mani. Wontên malih kacarios lalampahanipun Seh Siti Jênar, inggih Seh Lêmah Abang. Pepuntoning tekadipun murtad ing agami, ambucal dhatêng sarengat. Saking karsanipun nêgari patrap ing makatên wau kagalih ambêbaluhi adamêl risaking pangadilan, ingriku Seh Siti Jênar anampeni hukum kisas, têgêsipun hukuman pêjah. Sarêng jaja sampun tinuwêg ing lêlungiding warastra, naratas anandhang brana, mucar wiyosing ludira, nalutuh awarni seta. Amêsat kuwanda muksa datan ana kawistara. Anulya ana swara, lamat-lamat kapiyarsa, surasa paring wasita. Kinanti Wau kang murweng don luhung, atilar wasita jati, e manungsa sesa-sesa, mungguh ing jamaning pati, ing reh pêpuntoning tekad, santa-santosaning kapti. Nora saking anon ngrungu, riringa rêngêt siningit, labêt sasalin salaga, salugune den-ugêmi, yeka pangagême raga, suminggah ing sangga runggi. Marmane sarak siningkur, kêrana angrubêdi, manggung karya was sumêlang, êmbuh-êmbuh den-andhêmi, iku panganggone donya, têkeng pati nguciwani. Sajati-jatining ngelmu, lungguhe cipta pribadi, pusthinên pangesthinira, ginêlêng dadi sawiji,wijanging ngelmu jatmika, neng kaanan ênêng êning.&lt;/p&gt; &lt;/div&gt; &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-4254099928283062203?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/4254099928283062203/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/hasan-ali-ansar.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4254099928283062203'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4254099928283062203'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2010/01/hasan-ali-ansar.html' title='Hasan Ali Ansar'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-3169698692421570668</id><published>2009-11-03T17:41:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T17:47:30.194-08:00</updated><title type='text'>Nafsu</title><content type='html'>Malam ini aku sungguh bernafsu&lt;br /&gt;Kutumpahkan tinta diatas kertas putih&lt;br /&gt;Kucurahkan segala gundah dalam hati&lt;br /&gt;Denting jam pun bergema berulang kali&lt;br /&gt;Tapi nafsu tak jua berhenti&lt;br /&gt;Kantukpun hilang berbinar&lt;br /&gt;Mataku terbelalak tak karuan&lt;br /&gt;Jari jemariku bergerak tak terkira&lt;br /&gt;Hingga tak sanggup kubendung&lt;br /&gt;Begitu kacau, begitu murka&lt;br /&gt;Begitu muak, begitu nista&lt;br /&gt;Begitu amarah merambah sanubari&lt;br /&gt;Begitulah adanya kejiku&lt;br /&gt;Nafsu ini tiada henti&lt;br /&gt;Semakin kulawan semakin membara&lt;br /&gt;Akupun pasrah diseret geloranya&lt;br /&gt;Biarpun apa yang terjadi nanti&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nafsu ini menghantuiku&lt;br /&gt;Nafsu ini membelengguku&lt;br /&gt;Nafsu ini membekapku&lt;br /&gt;nafsu... nafsu... ooh nafsu...&lt;br /&gt;Haaahhh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-3169698692421570668?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/3169698692421570668/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/11/nafsu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3169698692421570668'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3169698692421570668'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/11/nafsu.html' title='Nafsu'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-2489980770826013176</id><published>2009-11-03T17:34:00.000-08:00</published><updated>2009-11-03T17:41:12.539-08:00</updated><title type='text'>Aku</title><content type='html'>Aku merayu pada Maut, agar ia mau menjemputku&lt;br /&gt;tapi ia pergi tanpa rasa, tanpa iba&lt;br /&gt;Aku merayu pada Sangkakala, tuk nyanyiannya hanya padaku&lt;br /&gt;tapi ia pun berlalu tanpa pedulu pada hatiku&lt;br /&gt;Aku bersandar pada Nasib, tapi ia pun menjauh&lt;br /&gt;meninggalkan pedih dan perih didadaku&lt;br /&gt;Aku berlari pada Langit, mengharap jawab atas semua tanyaku&lt;br /&gt;tapi langitpun lenyap tanpa bekas, membuatku sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terdiam&lt;br /&gt;Aku terpaku&lt;br /&gt;Aku terperosok lagi dalam lembah tak berhujung&lt;br /&gt;Apalagi.......&lt;br /&gt;Apalagi yang harus kuperbuat&lt;br /&gt;Seakan semua pergi&lt;br /&gt;Seakan hina t'lah terpatri&lt;br /&gt;dosakah?&lt;br /&gt;salahkah?&lt;br /&gt;kutukkah?&lt;br /&gt;Semua keniscayaan ini tiada henti&lt;br /&gt;Sampai kapan?&lt;br /&gt;ntah sampai kapan???...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-2489980770826013176?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/2489980770826013176/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/11/aku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2489980770826013176'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2489980770826013176'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/11/aku.html' title='Aku'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-1683607621497417578</id><published>2009-08-12T19:06:00.000-07:00</published><updated>2009-08-12T19:12:39.296-07:00</updated><title type='text'>JIHAD</title><content type='html'>Al-Baqarah (2) : 218&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَالَّذِينَ هَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ أُوْلَـئِكَ يَرْجُونَ رَحْمَتَ اللّهِ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.218. Sesungguhnya orang-orang yang beriman, orang-orang yang berhijrah dan berJihad di jalan Allah, mereka itu mengharapkan rahmat Allah, dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Baqarah (2) : 273&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لِلْفُقَرَاء الَّذِينَ أُحصِرُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ لاَ يَسْتَطِيعُونَ ضَرْباً فِي الأَرْضِ يَحْسَبُهُمُ الْجَاهِلُ أَغْنِيَاء مِنَ التَّعَفُّفِ تَعْرِفُهُم بِسِيمَاهُمْ لاَ يَسْأَلُونَ النَّاسَ إِلْحَافاً وَمَا تُنفِقُواْ مِنْ خَيْرٍ فَإِنَّ اللّهَ بِهِ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.273. (Berinfaqlah) kepada orang-orang fakir yang terikat (oleh Jihad) di jalan Allah; mereka tidak dapat (berusaha) di bumi; orang yang tidak tahu menyangka mereka orang kaya karena memelihara diri dari minta-minta. Kamu kenal mereka dengan melihat sifat-sifatnya, mereka tidak meminta kepada orang secara mendesak. Dan apa saja harta yang baik yang kamu nafkahkan (di jalan Allah), maka sesungguhnya Allah Maha Mengatahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-'Imran (3) : 142&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تَدْخُلُواْ الْجَنَّةَ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللّهُ الَّذِينَ جَاهَدُواْ مِنكُمْ وَيَعْلَمَ الصَّابِرِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.142. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berJihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An-Nisa (4) : 95&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَّ يَسْتَوِي الْقَاعِدُونَ مِنَ الْمُؤْمِنِينَ غَيْرُ أُوْلِي الضَّرَرِ وَالْمُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فَضَّلَ اللّهُ الْمُجَاهِدِينَ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ عَلَى الْقَاعِدِينَ دَرَجَةً وَكُـلاًّ وَعَدَ اللّهُ الْحُسْنَى وَفَضَّلَ اللّهُ الْمُجَاهِدِينَ عَلَى الْقَاعِدِينَ أَجْراً عَظِيماً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.95. Tidaklah sama antara mu'min yang duduk (yang tidak ikut berperang) yang tidak mempunyai 'uzur dengan orang-orang yang berJihad di jalan Allah dengan harta mereka dan jiwanya. Allah melebihkan orang-orang yang berJihad dengan harta dan jiwanya atas orang-orang yang duduk satu derajat. Kepada masing-masing mereka Allah menjanjikan pahala yang baik (surga) dan Allah melebihkan orang-orang yang berJihad atas orang yang duduk dengan pahala yang besar,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ma'idah (5) : 35&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ اتَّقُواْ اللّهَ وَابْتَغُواْ إِلَيهِ الْوَسِيلَةَ وَجَاهِدُواْ فِي سَبِيلِهِ لَعَلَّكُمْ تُفْلِحُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.35. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan carilah jalan yang mendekatkan diri kepada-Nya, dan berJihadlah pada jalan-Nya, supaya kamu mendapat keberuntungan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ma'idah (5) : 54&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُواْ مَن يَرْتَدَّ مِنكُمْ عَن دِينِهِ فَسَوْفَ يَأْتِي اللّهُ بِقَوْمٍ يُحِبُّهُمْ وَيُحِبُّونَهُ أَذِلَّةٍ عَلَى الْمُؤْمِنِينَ أَعِزَّةٍ عَلَى الْكَافِرِينَ يُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَلاَ يَخَافُونَ لَوْمَةَ لآئِمٍ ذَلِكَ فَضْلُ اللّهِ يُؤْتِيهِ مَن يَشَاءُ وَاللّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;5.54. Hai orang-orang yang beriman, barangsiapa di antara kamu yang murtad dari agamanya, maka kelak Allah akan mendatangkan suatu kaum yang Allah mencintai mereka dan merekapun mencintaiNya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang yang mu'min, yang bersikap keras terhadap orang-orang kafir, yang berJihad dijalan Allah, dan yang tidak takut kepada celaan orang yang suka mencela. Itulah karunia Allah, diberikan-Nya kepada siapa yang dikehendaki-Nya, dan Allah Maha Luas (pemberian-Nya), lagi Maha Mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Anfal (8) : 72&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّ الَّذِينَ آمَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَالَّذِينَ آوَواْ وَّنَصَرُواْ أُوْلَـئِكَ بَعْضُهُمْ أَوْلِيَاء بَعْضٍ وَالَّذِينَ آمَنُواْ وَلَمْ يُهَاجِرُواْ مَا لَكُم مِّن وَلاَيَتِهِم مِّن شَيْءٍ حَتَّى يُهَاجِرُواْ وَإِنِ اسْتَنصَرُوكُمْ فِي الدِّينِ فَعَلَيْكُمُ النَّصْرُ إِلاَّ عَلَى قَوْمٍ بَيْنَكُمْ وَبَيْنَهُم مِّيثَاقٌ وَاللّهُ بِمَا تَعْمَلُونَ بَصِيرٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.72. Sesungguhnya orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berJihad dengan harta dan jiwanya pada jalan Allah dan orang-orang yang memberikan tempat kediaman dan pertoIongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itu satu sama lain lindung-melindungi . Dan (terhadap) orang-orang yang beriman, tetapi belum berhijrah, maka tidak ada kewajiban sedikitpun atasmu melindungi mereka, sebelum mereka berhijrah. (Akan tetapi) jika mereka meminta pertolongan kepadamu dalam (urusan pembelaan) agama, maka kamu wajib memberikan pertolongan kecuali terhadap kaum yang telah ada perjanjian antara kamu dengan mereka. Dan Allah Maha Melihat apa yang kamu kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Anfal (8) : 74&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ آمَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَالَّذِينَ آوَواْ وَّنَصَرُواْ أُولَـئِكَ هُمُ الْمُؤْمِنُونَ حَقّاً لَّهُم مَّغْفِرَةٌ وَرِزْقٌ كَرِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.74. Dan orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berJihad pada jalan Allah, dan orang-orang yang memberi tempat kediaman dan memberi pertolongan (kepada orang-orang muhajirin), mereka itulah orang-orang yang benar-benar beriman. Mereka memperoleh ampunan dan rezeki (ni'mat) yang mulia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Anfal (8) : 75&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ آمَنُواْ مِن بَعْدُ وَهَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ مَعَكُمْ فَأُوْلَـئِكَ مِنكُمْ وَأُوْلُواْ الأَرْحَامِ بَعْضُهُمْ أَوْلَى بِبَعْضٍ فِي كِتَابِ اللّهِ إِنَّ اللّهَ بِكُلِّ شَيْءٍ عَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8.75. Dan orang-orang yang beriman sesudah itu kemudian berhijrah serta berJihad bersamamu maka orang-orang itu termasuk golonganmu (juga). Orang-orang yang mempunyai hubungan kerabat itu sebagiannya lebih berhak terhadap sesamanya (daripada yang bukan kerabat) di dalam kitab Allah. Sesungguhnya Allah Maha Mengetahui segala sesuatu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 16&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَمْ حَسِبْتُمْ أَن تُتْرَكُواْ وَلَمَّا يَعْلَمِ اللّهُ الَّذِينَ جَاهَدُواْ مِنكُمْ وَلَمْ يَتَّخِذُواْ مِن دُونِ اللّهِ وَلاَ رَسُولِهِ وَلاَ الْمُؤْمِنِينَ وَلِيجَةً وَاللّهُ خَبِيرٌ بِمَا تَعْمَلُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.16. Apakah kamu mengira bahwa kamu akan dibiarkan, sedang Allah belum mengetahui (dalam kenyataan) orang-orang yang berJihad di antara kamu dan tidak mengambil menjadi teman yang setia selain Allah, RasulNya dan orang-orang yang beriman. Dan Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 19&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;أَجَعَلْتُمْ سِقَايَةَ الْحَاجِّ وَعِمَارَةَ الْمَسْجِدِ الْحَرَامِ كَمَنْ آمَنَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ وَجَاهَدَ فِي سَبِيلِ اللّهِ لاَ يَسْتَوُونَ عِندَ اللّهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الظَّالِمِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.19. Apakah (orang-orang) yang memberi minuman orang-orang yang mengerjakan haji dan mengurus Masjidilharam kamu samakan dengan orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian serta beJihad di jalan Allah? Mereka tidak sama di sisi Allah; dan Allah tidak memberi petunjuk kepada kaum yang zalim .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;الَّذِينَ آمَنُواْ وَهَاجَرُواْ وَجَاهَدُواْ فِي سَبِيلِ اللّهِ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ أَعْظَمُ دَرَجَةً عِندَ اللّهِ وَأُوْلَئِكَ هُمُ الْفَائِزُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.20. orang-orang yang beriman dan berhijrah serta berJihad di jalan Allah dengan harta, benda dan diri mereka, adalah lebih tinggi derajatnya di sisi Allah; dan itulah orang-orang yang mendapat kemenangan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 24&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;قُلْ إِن كَانَ آبَاؤُكُمْ وَأَبْنَآؤُكُمْ وَإِخْوَانُكُمْ وَأَزْوَاجُكُمْ وَعَشِيرَتُكُمْ وَأَمْوَالٌ اقْتَرَفْتُمُوهَا وَتِجَارَةٌ تَخْشَوْنَ كَسَادَهَا وَمَسَاكِنُ تَرْضَوْنَهَا أَحَبَّ إِلَيْكُم مِّنَ اللّهِ وَرَسُولِهِ وَجِهَادٍ فِي سَبِيلِهِ فَتَرَبَّصُواْ حَتَّى يَأْتِيَ اللّهُ بِأَمْرِهِ وَاللّهُ لاَ يَهْدِي الْقَوْمَ الْفَاسِقِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.24. Katakanlah: "jika bapa-bapa , anak-anak , saudara-saudara, isteri-isteri, kaum keluargamu, harta kekayaan yang kamu usahakan, perniagaan yang kamu khawatiri kerugiannya, dan tempat tinggal yang kamu sukai, adalah lebih kamu cintai dari Allah dan RasulNYA dan dari berJihad di jalan NYA, maka tunggulah sampai Allah mendatangkan keputusan NYA". Dan Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang yang fasik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 41&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;انْفِرُواْ خِفَافاً وَثِقَالاً وَجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.41. Berangkatlah kamu baik dalam keadaan merasa ringan maupun berat, dan berJihadlah kamu dengan harta dan dirimu di jalan Allah. Yang demikian itu adalah lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 44&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لاَ يَسْتَأْذِنُكَ الَّذِينَ يُؤْمِنُونَ بِاللّهِ وَالْيَوْمِ الآخِرِ أَن يُجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ وَاللّهُ عَلِيمٌ بِالْمُتَّقِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.44. Orang-orang yang beriman kepada Allah dan hari kemudian, tidak akan meminta izin kepadamu untuk tidak ikut berJihad dengan harta dan diri mereka. Dan Allah mengetahui orang-orang yang bertakwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 73&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا النَّبِيُّ جَاهِدِ الْكُفَّارَ وَالْمُنَافِقِينَ وَاغْلُظْ عَلَيْهِمْ وَمَأْوَاهُمْ جَهَنَّمُ وَبِئْسَ الْمَصِيرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.73. Hai Nabi, berJihadlah (melawan) orang-orang kafir dan orang-orang munafik itu, dan bersikap keraslah terhadap mereka. Tempat mereka ialah jahannam. Dan itu adalah tempat kembali yang seburuk-buruknya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 81&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَرِحَ الْمُخَلَّفُونَ بِمَقْعَدِهِمْ خِلاَفَ رَسُولِ اللّهِ وَكَرِهُواْ أَن يُجَاهِدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللّهِ وَقَالُواْ لاَ تَنفِرُواْ فِي الْحَرِّ قُلْ نَارُ جَهَنَّمَ أَشَدُّ حَرّاً لَّوْ كَانُوا يَفْقَهُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.81. Orang-orang yang ditinggalkan (tidak ikut perang) itu, merasa gembira dengan tinggalnya mereka di belakang Rasulullah, dan mereka tidak suka berJihad dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah dan mereka berkata: "Janganlah kamu berangkat (pergi berperang) dalam panas terik ini". Katakanlah: "Api neraka jahannam itu lebih sangat panas(nya)" jika mereka mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 86&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَإِذَا أُنزِلَتْ سُورَةٌ أَنْ آمِنُواْ بِاللّهِ وَجَاهِدُواْ مَعَ رَسُولِهِ اسْتَأْذَنَكَ أُوْلُواْ الطَّوْلِ مِنْهُمْ وَقَالُواْ ذَرْنَا نَكُن مَّعَ الْقَاعِدِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.86. Dan apabila diturunkan suatu surat (yang memerintahkan kepada orang munafik itu): "Berimanlah kamu kepada Allah dan berJihadlah beserta Rasul-Nya", niscaya orang-orang yang sanggup di antara mereka meminta izin kepadamu (untuk tidak berJihad) dan mereka berkata: "Biarkanlah kami berada bersama orang-orang yang duduk" .&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 87&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;رَضُواْ بِأَن يَكُونُواْ مَعَ الْخَوَالِفِ وَطُبِعَ عَلَى قُلُوبِهِمْ فَهُمْ لاَ يَفْقَهُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.87. Mereka rela berada bersama orang-orang yang tidak berperang , dan hati mereka telah dikunci mati maka mereka tidak mengetahui (kebahagiaan beriman dan berJihad).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 88&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَـكِنِ الرَّسُولُ وَالَّذِينَ آمَنُواْ مَعَهُ جَاهَدُواْ بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ وَأُوْلَـئِكَ لَهُمُ الْخَيْرَاتُ وَأُوْلَـئِكَ هُمُ الْمُفْلِحُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.88. Tetapi Rasul dan orang-orang yang beriman bersama dia, mereka berJihad dengan harta dan diri mereka. Dan mereka itulah orang-orang yang memperoleh kebaikan, dan mereka itulah orang-orang yang beruntung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 90&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَجَاء الْمُعَذِّرُونَ مِنَ الأَعْرَابِ لِيُؤْذَنَ لَهُمْ وَقَعَدَ الَّذِينَ كَذَبُواْ اللّهَ وَرَسُولَهُ سَيُصِيبُ الَّذِينَ كَفَرُواْ مِنْهُمْ عَذَابٌ أَلِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.90. Dan datang (kepada Nabi) orang-orang yang mengemukakan 'uzur, yaitu orang-orang Arab Baswi agar diberi izin bagi mereka (untuk tidak berJihad), sedang orang-orang yang mendustakan Allah dan Rasul-Nya, duduk berdiam diri saja. Kelak orang-orang yang kafir di antara mereka itu akan ditimpa azab yang pedih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;At-Taubah (9) : 91&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;لَّيْسَ عَلَى الضُّعَفَاء وَلاَ عَلَى الْمَرْضَى وَلاَ عَلَى الَّذِينَ لاَ يَجِدُونَ مَا يُنفِقُونَ حَرَجٌ إِذَا نَصَحُواْ لِلّهِ وَرَسُولِهِ مَا عَلَى الْمُحْسِنِينَ مِن سَبِيلٍ وَاللّهُ غَفُورٌ رَّحِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;9.91. Tiada dosa (lantaran tidak pergi berJihad) atas orang-orang yang lemah, orang-orang yang sakit dan atas orang-orang yang tidak memperoleh apa yang akan mereka nafkahkan, apabila mereka berlaku ikhlas kepada Allah dan Rasul-Nya. Tidak ada jalan sedikitpun untuk menyalahkan orang-orang yang berbuat baik. Dan Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An-Nahl (16) : 110&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ثُمَّ إِنَّ رَبَّكَ لِلَّذِينَ هَاجَرُواْ مِن بَعْدِ مَا فُتِنُواْ ثُمَّ جَاهَدُواْ وَصَبَرُواْ إِنَّ رَبَّكَ مِن بَعْدِهَا لَغَفُورٌ رَّحِيمٌ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16.110. Dan sesungguhnya Tuhanmu (pelindung) bagi orang-orang yang berhijrah sesudah menderita cobaan, kemudian mereka berJihad dan sabar; sesungguhnya Tuhanmu sesudah itu benar-benar Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hajj (22) : 78&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;{س} وَجَاهِدُوا فِي اللَّهِ حَقَّ جِهَادِهِ هُوَ اجْتَبَاكُمْ وَمَا جَعَلَ عَلَيْكُمْ فِي الدِّينِ مِنْ حَرَجٍ مِّلَّةَ أَبِيكُمْ إِبْرَاهِيمَ هُوَ سَمَّاكُمُ الْمُسْلِمينَ مِن قَبْلُ وَفِي هَذَا لِيَكُونَ الرَّسُولُ شَهِيداً عَلَيْكُمْ وَتَكُونُوا شُهَدَاء عَلَى النَّاسِ فَأَقِيمُوا الصَّلَاةَ وَآتُوا الزَّكَاةَ وَاعْتَصِمُوا بِاللَّهِ هُوَ مَوْلَاكُمْ فَنِعْمَ الْمَوْلَى وَنِعْمَ النَّصِيرُ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22.78. Dan berJihadlah kamu pada jalan Allah dengan Jihad yang sebenar-benarnya. Dia telah memilih kamu dan Dia sekali-kali tidak menjadikan untuk kamu dalam agama suatu kesempitan. (Ikutilah) agama orang tuamu Ibrahim. Dia (Allah) telah menamai kamu sekalian orang-orang muslim dari dahulu , dan (begitu pula) dalam (Al Qur'an) ini, supaya Rasul itu menjadi saksi atas dirimu dan supaya kamu semua menjadi saksi atas segenap manusia, maka dirikanlah sembahyang, tunaikanlah zakat dan berpeganglah kamu pada tali Allah. Dia adalah Pelindungmu, maka Dialah sebaik-baik Pelindung dan sebaik-baik Penolong.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Furqan (25) : 52&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;فَلَا تُطِعِ الْكَافِرِينَ وَجَاهِدْهُم بِهِ جِهَاداً كَبِيراً&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25.52. Maka janganlah kamu mengikuti orang-orang kafir, dan berJihadlah terhadap mereka dengan Al Qur'an dengan Jihad yang besar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ankabut (29) : 6&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَمَن جَاهَدَ فَإِنَّمَا يُجَاهِدُ لِنَفْسِهِ إِنَّ اللَّهَ لَغَنِيٌّ عَنِ الْعَالَمِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.6. Dan barangsiapa yang berJihad, maka sesungguhnya Jihadnya itu adalah untuk dirinya sendiri. Sesungguhnya Allah benar-benar Maha Kaya (tidak memerlukan sesuatu) dari semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Ankabut (29) : 69&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَالَّذِينَ جَاهَدُوا فِينَا لَنَهْدِيَنَّهُمْ سُبُلَنَا وَإِنَّ اللَّهَ لَمَعَ الْمُحْسِنِينَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29.69. Dan orang-orang yang berJihad untuk (mencari keridhaan) Kami, benar-benar akan Kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan Kami. Dan sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Muhammad (47) : 31&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَلَنَبْلُوَنَّكُمْ حَتَّى نَعْلَمَ الْمُجَاهِدِينَ مِنكُمْ وَالصَّابِرِينَ وَنَبْلُوَ أَخْبَارَكُمْ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;47.31. Dan sesungguhnya Kami benar-benar akan menguji kamu agar Kami mengetahui orang-orang yang berJihad dan bersabar di antara kamu, dan agar Kami menyatakan (baik buruknya) hal ihwalmu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Hujuraat (49) : 15&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;إِنَّمَا الْمُؤْمِنُونَ الَّذِينَ آمَنُوا بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ ثُمَّ لَمْ يَرْتَابُوا وَجَاهَدُوا بِأَمْوَالِهِمْ وَأَنفُسِهِمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ أُوْلَئِكَ هُمُ الصَّادِقُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;49.15. Sesungguhnya orang-orang yang beriman itu hanyalah orang-orang yang percaya (beriman) kepada Allah dan Rasul-Nya, kemudian mereka tidak ragu-ragu dan mereka berjuang (berJihad) dengan harta dan jiwa mereka pada jalan Allah. Mereka itulah orang-orang yang benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Mumtahana (60) : 1&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;يَا أَيُّهَا الَّذِينَ آمَنُوا لَا تَتَّخِذُوا عَدُوِّي وَعَدُوَّكُمْ أَوْلِيَاء تُلْقُونَ إِلَيْهِم بِالْمَوَدَّةِ وَقَدْ كَفَرُوا بِمَا جَاءكُم مِّنَ الْحَقِّ يُخْرِجُونَ الرَّسُولَ وَإِيَّاكُمْ أَن تُؤْمِنُوا بِاللَّهِ رَبِّكُمْ إِن كُنتُمْ خَرَجْتُمْ جِهَاداً فِي سَبِيلِي وَابْتِغَاء مَرْضَاتِي تُسِرُّونَ إِلَيْهِم بِالْمَوَدَّةِ وَأَنَا أَعْلَمُ بِمَا أَخْفَيْتُمْ وَمَا أَعْلَنتُمْ وَمَن يَفْعَلْهُ مِنكُمْ فَقَدْ ضَلَّ سَوَاء السَّبِيلِ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;60.1. Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu mengambil musuh-Ku dan musuhmu menjadi teman-teman setia yang kamu sampaikan kepada mereka (berita-berita Muhammad), karena rasa kasih sayang; padahal sesungguhnya mereka telah ingkar kepada kebenaran yang datang kepadamu, mereka mengusir Rasul dan (mengusir) kamu karena kamu beriman kepada Allah, Tuhanmu. Jika kamu benar-benar keluar untuk berJihad di jalan-Ku dan mencari keridhaan-Ku (janganlah kamu berbuat demikian). Kamu memberitahukan secara rahasia (berita-berita Muhammad) kepada mereka, karena rasa kasih sayang. Aku lebih mengetahui apa yang kamu sembunyikan dan apa yang kamu nyatakan. Dan barangsiapa di antara kamu yang melakukannya, maka sesungguhnya dia telah tersesat dari jalan yang lurus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As-Saff (61) : 11&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;تُؤْمِنُونَ بِاللَّهِ وَرَسُولِهِ وَتُجَاهِدُونَ فِي سَبِيلِ اللَّهِ بِأَمْوَالِكُمْ وَأَنفُسِكُمْ ذَلِكُمْ خَيْرٌ لَّكُمْ إِن كُنتُمْ تَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;61.11. (yaitu) kamu beriman kepada Allah dan RasulNya dan berJihad di jalan Allah dengan harta dan jiwamu. Itulah yang lebih baik bagimu, jika kamu mengetahui.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-1683607621497417578?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/1683607621497417578/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/08/jihad.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1683607621497417578'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1683607621497417578'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/08/jihad.html' title='JIHAD'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-3784039918472146819</id><published>2009-06-29T17:56:00.000-07:00</published><updated>2009-06-29T17:57:54.679-07:00</updated><title type='text'>CAHAYA YANG MENYIKSAKU</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SkljBdGtaLI/AAAAAAAAAEY/t5bxY-_OHkI/s1600-h/W7.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SkljBdGtaLI/AAAAAAAAAEY/t5bxY-_OHkI/s320/W7.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5352918508750334130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berawal dari kesendirianku dibawah bayang-bayang temaran&lt;br /&gt;Mataku sekilas merengkuh silaunya dari jauh&lt;br /&gt;Silaunya membutakan hatiku&lt;br /&gt;Menyisakan sembilu yang tertahan&lt;br /&gt;Perlahan kucoba untuk berdiri&lt;br /&gt;Mencari celah gelap diantara sinaran&lt;br /&gt;Tapi tak kunjung jua ku beranjak&lt;br /&gt;Sementara rasa ini sudah tak tertahankan&lt;br /&gt;Pedih, perih, penat, putus asa&lt;br /&gt;Tapi kembali kucoba lagi&lt;br /&gt;Sementara lambaian itu mendekat&lt;br /&gt;Suara-suara yang dating memecah keheningan&lt;br /&gt;Menusuk telingaku&lt;br /&gt;Membutakan mataku&lt;br /&gt;Membekap mulutku&lt;br /&gt;Mencekik leherku&lt;br /&gt;Menekan dadaku&lt;br /&gt;Meremas jantungku&lt;br /&gt;Menghentikan semua peredaran darahku&lt;br /&gt;Aku kembali terpuruk&lt;br /&gt;Asa kembali melayang&lt;br /&gt;Gelapku pergi melambung tinggi&lt;br /&gt;Seiring jiwaku yang kembali terpuruk&lt;br /&gt;Terpaku dalam silau cahaya yang menyiksaku&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-3784039918472146819?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/3784039918472146819/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/06/cahaya-yang-menyiksaku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3784039918472146819'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/3784039918472146819'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/06/cahaya-yang-menyiksaku.html' title='CAHAYA YANG MENYIKSAKU'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SkljBdGtaLI/AAAAAAAAAEY/t5bxY-_OHkI/s72-c/W7.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-8182244173383758264</id><published>2009-06-21T19:50:00.000-07:00</published><updated>2009-06-21T20:07:58.844-07:00</updated><title type='text'>TAK PERNAH LEBIH</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Entah karena merasa terlalu lama atau karena sudah lelah berobat kesana kemari, akhirnya rasa jenuh dan putus asa itu datang juga. Yah, aku mulai “kehilangan tongkat”, patah arang. Aral yang meliputiku rasanya tak kunjung berakhir. Aku lelah menjalani ini. Seakan bayangan kelam masa laluku, yang hingga kini masih gelap, selalu menyelimutiku. Aku ingin berlari menghindarinya, tapi perasaan gelap itu selalu membayangiku. Aku mencoba mengingatnya, malah perih yang kurasakan. Seakan sakit telah memintaku menjadi pasangannya. Berbagai cara kucoba bertahan, tangan-tangan dan suara-suara persembahan kadang menguatkan niatku. Tapi dikala sepi senyap, kesakitan itu datang lagi. Aku bukan siapa-siapa dan bukan apa-apa. Tapi jalan ini terasa seperti ombak yang mengamuk dilautan. Laksana badai yang begitu dahsyat melumatkan muka bumi. Batas kemauan dan kemampuanku rasanya sudah hampir habis. Ku tak berdaya menghadapi ini. Tangan-tangan halus itu mungkin masih memberi asa buatku. Suara-suara jenaka mereka kadang menghalau dukaku. Tapi sampai kapan aku bertahan. Selaksa peristiwa kejadian yang sudah diambang penghabisan. Menyerahkan aku? Masih bertahankah diriku? Sampai kapan? Aku hanya mampu tertunduk dan menengadahkan tangan sembari air suci jatuh menetes. Hanya itu yang sanggup aku lakukan, hanya itu, tak pernah lebih!&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-8182244173383758264?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/8182244173383758264/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/06/tak-pernah-lebih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/8182244173383758264'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/8182244173383758264'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/06/tak-pernah-lebih.html' title='TAK PERNAH LEBIH'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-12884515117300185</id><published>2009-05-18T18:53:00.000-07:00</published><updated>2009-05-18T19:09:49.761-07:00</updated><title type='text'>Berpikir Bijak</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Anggrekku yang sedang ranum-ranumnya diacak-acak segerombolan ayam. Bukan ayam sendiri sech, tapi ayam tetangga. Ngak tau juga tetangga yang mana. Yang jelas kejadian itu membuat aku meradang marah. Teman-teman banyak yang nyaranin untuk membeli tuh ayam, kemudian dipotong “Lumayanlah buat makan malam” kata mereka. Aku sudah mulai tenang, anakku yang besar yang kebetulan sedang libur mendapat tugas tambahan menjaga anggrek-anggrek tersebut dari ganguan serdadu ayam yang disersi tadi. Beberapa hari berlalu. Ketenangan hatiku membuahkan sebuah pikiran, “kenapa tidak membeli paranet saja? Ketimbang menjaga ayam yang tidak ketahuan kapan datangnya. Kasihan juga tuh anak, jadi korban kediktatoran Sang Ayah.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya pagi itu ku berangkat ketempat penjual bunga, tidak jauh memang. Pagi ini memang mendung, sang penjual rada santai. “Pak ada paranet?” tanyaku. “Adam Mas, tapi dirumah. Mau menunggu saya ambilkan?” “Boleh” jawabku singkat. Sambil menunggu sang penjual pulang. Aku melihat-lihat dagangannya yang lain. Ngak ada Anggrek kataku dalam hati. Eh ada pupuk nich, pupuk apa saja sich? Ohw, ada cairan penghilang stress buat kembang yang sedang sakit, berpindah tempat, dan lain-lain. Ada juga cairan vitamin yang bisa buat warna bunga menjadi cerah, yang ini khusus buat anggrek emang. Nah ada penyemprot yang lumayan besar nich, sepertinya murah juga.&lt;br /&gt;Selang beberapa saat datanglah penjual tadi. Setelah memotong paranet sesuai dengan pesananku. Aku mulai bertanya-tanya tentang cairan-cairan pupuk tadi. Setelah bernegosiasi sedikit (lagunya, maksudnya tawar menawar harga) lazim mah kalau di Indonesia, harga yang ditawarkan bisa ditawar lagi. Eh, berhasil dewh. Dengan semangat jual-beli berhasil dilaksanakan. Penjual tadi senang rupanya, karena aku membeli semakin banyak, aku pun senang karena modal tidak habis, malah nambah barang yang dibeli.&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/ShIUpq5Sy9I/AAAAAAAAAEM/HVO4_4hypVg/s1600-h/01052009039.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/ShIUpq5Sy9I/AAAAAAAAAEM/HVO4_4hypVg/s320/01052009039.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5337351214509247442" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Setelah sampai rumah, akhirnya jadi juga dewh paranet tuh dipasang. Tak lupa menyemprot anggrek-anggrekku dengan Vitamin yg baru saja kubeli. Setelah bersantai, aku berpikir dengan uang yang jauh lebih sedikit ketimbang membeli ayam kampung (yang emang kampungan tadi) aku tidak saja melindungi anggrekku dari ayam tetangga, tapi malah bisa memberikan lebih buat mereka. Vitamin penghilang stress misalnya. Betapa stressnya anggrek-anggrek tersebut setelah diacak-acak ayam. Aku tersenyum, betapa indahnya bila saja aku bisa selalu berpikir tenang &amp;amp; jernih lagi bijak.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-12884515117300185?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/12884515117300185/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/05/berpikir-bijak.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/12884515117300185'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/12884515117300185'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/05/berpikir-bijak.html' title='Berpikir Bijak'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/ShIUpq5Sy9I/AAAAAAAAAEM/HVO4_4hypVg/s72-c/01052009039.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-1579930972066451897</id><published>2009-04-15T19:21:00.000-07:00</published><updated>2009-04-15T20:10:00.102-07:00</updated><title type='text'>SANG ARJUNA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Bahkan Sang Arjuna pun dilanda kegalauan dan kesedihan. Pertempuran sudah didepan mata, tapi hatinya malah ragu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka melihat merekalah sang Arjuna dan iapun terliputi rasa, kasihan sebab musuh-musuhnya bukanlah orang asing. Ada sanak saudara dari pihak ayah maupun ibu, dan juga paman-paman seperti Krepa, Salya, Bisma dan gurunya (Bhagawan Drona).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh sebab itu, ia lalu berbicara kepada prabu Kresna, meminta supaya ia menghentikan peperangan, karena kasihan melihat para Korawa. Akan tetapi sang Janardana (Kresna) menyuruhnya tetap berperang sebab seseorang yang dianggap sebagai ksatria tidaklah diperbolehkan mengundurkan diri dari peperangan.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-1579930972066451897?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/1579930972066451897/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/sang-arjuna.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1579930972066451897'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1579930972066451897'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/sang-arjuna.html' title='SANG ARJUNA'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-4701692485590423948</id><published>2009-04-13T19:06:00.001-07:00</published><updated>2009-04-13T19:06:57.654-07:00</updated><title type='text'>PUTIH</title><content type='html'>PUTIH adalah juga sebuah warna, bahkan konon katanya jikalau semua warna digabungkan dia akan berubah menjadi warna PUTIH????&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-4701692485590423948?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/4701692485590423948/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/putih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4701692485590423948'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4701692485590423948'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/putih.html' title='PUTIH'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-463881762832090360</id><published>2009-04-13T19:05:00.001-07:00</published><updated>2009-04-13T19:05:33.665-07:00</updated><title type='text'>SEPASANG KEKASIH DUNIA</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Sepasang suami istri yang sudah tua nan renta dan memiliki seorang putera yang juga penyakitan selalu berdo'a sepanjang malam agar selalu diberi umur panjang agar bisa merawat anaknya yg sakit. Tak kala Sang Putera harus terlebih dahulu menghadap Sang Ilahi Rabbi, sepasang suami istri inipun kembali berdo'a.&lt;br /&gt;"Ya Tuhan kami. Berikan kami kekuatan dan umur panjang untuk meneruskan hidup ini dan memiliki keturunan yang baru. Amien"&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kadang kita memaksakan kehendak diri, yang tak lebih dari penolakan atas takdir dan kehendak. Padahal setelah itupun Tidak ada apa-apa.... Lalu untuk apa harus ada????&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-463881762832090360?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/463881762832090360/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/sepasang-kekasih-dunia.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/463881762832090360'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/463881762832090360'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/04/sepasang-kekasih-dunia.html' title='SEPASANG KEKASIH DUNIA'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-935604796162923641</id><published>2009-03-23T17:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-23T18:25:13.897-07:00</updated><title type='text'>Siapa Sahabat Mu??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Baru-baru ini dilingkungan saya terjadi Mutasi untuk Jabatan-jabatan "penting". Beberapa komentar tentang hal ini, mulai dari bagaimana mereka dan bagaimana jalan mereka??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada yang menggelitik saya saat ini. Ada seorang teman yang berkomentar bahwa untuk naik menjadi orang "penting" harus "pandai". Pandai memilih waktu yang tepat untuk dekat dengan atasan. Pandai memilih situasi yang tepat untuk berada didekatnya. Ada juga yang berkomentar bahwa selain pintar kita juga musti punya "bubuhan". Dalam artian harus punya saudara/temen dekat dengan orang-orang yang diatas. Banyak ragam komentar mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menarik memang bagi saya, ini sebuah "Fenomena". Bagi saya ini bisa berarti sebuah catatan yang cukup berarti. Tapi ada yang menyentuh saya. Bahwa ada "sedikit" kesalahan yang musti diperbaiki. Muncullah pertanyaan "Apakah dengan ini kita bisa bersikap Profesional dan Proporsional?" Padahal sikap Profesional dan Proporsional katanya modal besar untuk menjadi Pimpinan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ada benarnya komentar teman-teman saya tadi (sebab saya juga tidak menyalahkan komentar-komentar tadi). Tapi ada sebagian diri saya yang membantahnya. Bukan dalam artian menolak! Tapi lebih dalam dalam hal meluruskan atau menambah Prespektif mereka saja. Memberikan masukan dan suasana lain akan keadaan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bubuhan atau Sahabat tadi mustinya dapat dijabarkan lebih luas oleh mereka. Menarik kebelakang apa dibalik Sahabat? Bahwasannya bukan Sahabat itu sendiri yang berperan penting akan keadaan kita. Tapi ada "SUATU" yang lain, yang sesungguhnya "DIALAH" pencetus segalanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi saya ALLAH SWT adalah TUHAN atas segala sesuatu yang ada dimanapun adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana ALLAH menjadi Pegatur segalanya!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat bagai mana seorang AIDH ABDULLAH AL QORNI menjadi begitu terkenal dengan bukunya "LA TAHZAN"? Bagai mana seorang HENDRA SETIAWAN melampiaskan hasratnya dalam buku yang menjadi Best Seller? (50.000 buku terjual)&lt;br /&gt;Dan apakah kalian mengetahui siapa sesungguhnya yang membuat sehingga mereka yang naik jabatan tadi dapat mempunyai bubuhan/sahabat yang "menentukan" kelancaran naiknya mereka?&lt;br /&gt;Usaha mereka? Mungkin saja ia, tapi siapa yang menetukanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai disini saya bertambah yakin ALLAH SWT adalah "dalang" disebalik semua ini. Saya harus lebih dekat lagi terhadap DIA. Karena dengan kemauan NYA maka akan berdatangan sahabat-sahabat yang pantas buat saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini bukan hanya bualan orang-orang sedih dan terluka. Tapi nyata adanya!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya memang sedang jatuh dan hendak bangun berdiri. Tidak memiliki pegangan yang pasti. Sejak keluar dari Rumah Sakit, saya hanya mencoba mendekatkan diri kepada Apa yang kemudian terjadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu saya masuk kembali bekerja (tentunya dengan kehendak NYA) banyak Sahabat yang menghampiri saya. Memang tidak semua orang "Sahabat" saya. Tapi setidaknya ada!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau Aidh Abdullah al Qorni bersahabat dengan Buku-buku dan Kesediahannya, si Hendra Setiawan bersabat dengan kawan-kawan Masjidnya. Saya juga bersahabat dengan orang-orang baik dan buku-buku yang bagus!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Merekalah yang menuntun saya selama ini. Memberitahu, memperingatkan, menyemangati, menjaga dan menjernihkan apa pun yang saya pikir, kehendaki dan kejadian ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuhan telah berkehendak, jalan apapun itu adalah takdir NYA!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ingatlah:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt;Ketahuilah sesungguhnya andaipun seluruh umat manusia itu berkumpul untuk memberikan manfaat kepada dirimu berupa sesuatu, niscaya pastinya mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepada dirimu selain berupa sesuatu yang telah ditetapkan ALLAH bagi dirimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(51, 51, 255);"&gt; Dan, seandainya mereka semua berkumpul berkehendak untuk mencelakakan dirimu dengan sesuatu, niscaya pastinya mereka tidak akan mampu mecelakakan dirimu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan ALLAH atas dirimu.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Percayalah sesungguhnya, seluruhnya hanya kepada ALLAH SWT!!!&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-935604796162923641?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/935604796162923641/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/siapa-sahabat-mu.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/935604796162923641'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/935604796162923641'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/siapa-sahabat-mu.html' title='Siapa Sahabat Mu??'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-327540166840124564</id><published>2009-03-17T23:01:00.001-07:00</published><updated>2009-03-17T23:05:17.866-07:00</updated><title type='text'>Aku, sang "Pangeran", dan Golongannya</title><content type='html'>Hari ini seperti hari-hari kemarin&lt;br /&gt;Sang “Pangeran” datang dengan golongannya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama kaumnya ia bercerita selaksa pujangga&lt;br /&gt;Berjalan dengan gagah laksana ksatria pemberani&lt;br /&gt;Dengan kendaraan seakan paling sempurna&lt;br /&gt;Berjubah serba gemerlap&lt;br /&gt;Berhias permata intan berlian&lt;br /&gt;Bermahkotakan kilauan rubi nan elok&lt;br /&gt;Bermain dengan koin-koin emas “mu”&lt;br /&gt;Sambil menyantap masakan nan lezat engkau bercanda&lt;br /&gt;Engkau angkat cangkir-cangkir memabukanmu&lt;br /&gt;Dalam berbagai cerita indahmu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau fikir siapa sesungguhnya dirimu?!&lt;br /&gt;Tak tahukah bahwa bahasa dan suaramu&lt;br /&gt;Lebih rendah dari suara keledai??&lt;br /&gt;Tak tahukah nada-nadamu adalah anak panah tak berperi&lt;br /&gt;Kegagahan mu tanda dari semua kehinaan mu&lt;br /&gt;Kendaraan dan perhiasan mu juga mengungkapkan&lt;br /&gt;Makanan dan minuman lezat nan memabukan&lt;br /&gt;Bukanlah laksana surga adanya yang kau rasa&lt;br /&gt;Betapa rendah dan nistanya dirimu&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak tahukah engkau?!&lt;br /&gt;Semua yang kau miliki sesungguhnya bukan milik mu!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak malukah engkau?!&lt;br /&gt;Setiap yang kau miliki terdapat hak orang lain!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Engkau dan kaummu sama saja!&lt;br /&gt;Aku beritahu atau pun tidak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah engkau tak sadar?!&lt;br /&gt;Aku, engkau, kaummu, dan kita semua&lt;br /&gt;Adalah tetesan air hujan&lt;br /&gt;Begitu banggakah engkau akan tetesan itu??!&lt;br /&gt;Tak kah engkau ketahui tentang luasnya samudera??!!&lt;br /&gt;Apakah engkau dapat menandinginya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hanya karena tetesmu nampak lebih berkilau??&lt;br /&gt;Tahukah bahwa kemilau itu semu??&lt;br /&gt;Takkala sang surya kembali keperaduan&lt;br /&gt;Takkala rembulan menyapa&lt;br /&gt;Semua binar-binar cahayamu akan lenyap&lt;br /&gt;Ditelan kelamnya malam nan mencekam&lt;br /&gt;Akan kah kau kira keabadian akan menyertaimu??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ha….ha….ha….&lt;br /&gt;Aku tertawa dihujung bibirku&lt;br /&gt;Siapa yang harus kutertawakan??&lt;br /&gt;Nikmat suciku??!!&lt;br /&gt;Atau cobaan nikmatmu??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hik….Hik….Hik….&lt;br /&gt;Aku pun menangis dihujung tawaku&lt;br /&gt;Sebenarnya siapa yang harus kutangisi??&lt;br /&gt;Nasibku??!!&lt;br /&gt;Atau ceria mu??!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama sang angin aku bercerita&lt;br /&gt;Menumpahkan cerita ini sambil berharap&lt;br /&gt;Tapi sang angin malah diam tak bergeming&lt;br /&gt;Sementara suara mu makin membumbung tinggi&lt;br /&gt;Suaraku tak kunjung beranjak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama tanah kering yang berbatu tajam aku tertinggal&lt;br /&gt;Kelu lidahku,&lt;br /&gt;Perih hatiku&lt;br /&gt;Nanar tatapanku&lt;br /&gt;Pahit rasanya&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang harus kukejar????!!!!&lt;br /&gt;Sementara napasku sudah habis terkuras&lt;br /&gt;Waktu ini semakin lambat berputar&lt;br /&gt;Sementara sang Surya makin terik menggilasku&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku semakin penat dalam kebimbangan&lt;br /&gt;Kadang hati menyemangati, tapi kadang serasa menikamku&lt;br /&gt;Aku hanya bisa diam, diam, dan diam&lt;br /&gt;Menunggu rembulan menggapai jiwaku.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-327540166840124564?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/327540166840124564/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/aku-sang-pangeran-dan-golongannya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/327540166840124564'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/327540166840124564'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/aku-sang-pangeran-dan-golongannya.html' title='Aku, sang &quot;Pangeran&quot;, dan Golongannya'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-2345666869688854366</id><published>2009-03-17T18:42:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T21:52:46.454-07:00</updated><title type='text'>Semua adalah kehendak NYA!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Ketahuilah sesungguhnya andaipun seluruh umat manusia itu berkumpul untuk memberikan manfaat kepada dirimu berupa sesuatu, niscaya pastinya mereka tidak akan mampu memberikan manfaat kepada dirimu selain berupa sesuatu yang telah ditetapkan ALLAH bagi dirimu.&lt;br /&gt;Dan, seandainya mereka semua berkumpul berkehendak untuk mencelakakan dirimu dengan sesuatu, niscaya pastinya mereka tidak akan mampu mecelakakan dirimu kecuali dengan sesuatu yang telah ditetapkan ALLAH atas dirimu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengapa sebuah musibah harus menghimpit dadaku??&lt;br /&gt;Padahal di sisi ALLAH telah tertulis kabajikannya bagi diriku!&lt;br /&gt;Kadang ALLAH menganugerahiku nikmat berupa cobaan, walaupun sangat berat adanya.&lt;br /&gt;Dan, telah menguji sebagian kaum manusia yang lain dengan nikmat!&lt;br /&gt;Sesungguhnya! ALLAH akan memberikan naungan kepada jiwaku yang merindukan NYA, dan akan memberikan perlindungan kepada diriku yang menginginkannya.&lt;br /&gt;Ya ALLAH jadikan aku ridho dan ikhlas dalam setiap ketetapan MU, hingga sadarku memenuhi jiwaku, apa yang telah terlulis untukku datang menyapaku dan yang yang tak tertulis untukku pergi menjauhiku.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-2345666869688854366?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/2345666869688854366/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/semua-adalah-kehendak-nya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2345666869688854366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2345666869688854366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/semua-adalah-kehendak-nya.html' title='Semua adalah kehendak NYA!!'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-2773272307819766312</id><published>2009-03-17T18:41:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:45:03.712-07:00</updated><title type='text'>Engkau Sakit??!!</title><content type='html'>Tuhan menurunkan "penyakit" kedunia ini pasti beserta obatnya.&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Apabila engkau tertimpa suatu "penyakit" maka carilah obatnya sampai pun ujung dunia, tapi bila engkau tak jua mendapatkannya maka "bersabarlah".&lt;br /&gt;Sesungguhnya kesabaran itulah obat yang sesungguhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Ingatlah!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;Boleh jadi kamu membenci sesuatu, padahal ia amat baik bagimu, dan boleh jadi (pula) kamu menyukai sesuatu, padahal ia amat buruk bagimu. ALLAH mengetahui, sedang kamu tidak mengetahui &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(QS. Al-Baqarah:216)&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAH tidak pernah mencabut sesuatu dari anda, kecuali Dia menggantinya dengan yang lebih baik (bersabar dan ridha lah).&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-2773272307819766312?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/2773272307819766312/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/engkau-sakit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2773272307819766312'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/2773272307819766312'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/engkau-sakit.html' title='Engkau Sakit??!!'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-8056865271686810997</id><published>2009-03-17T18:38:00.000-07:00</published><updated>2009-03-17T18:40:45.734-07:00</updated><title type='text'>Mengapa??</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Jika memang yang memberi rezeki itu adalah ALLAH, maka mengapa manusia itu harus menjilat dan merendahkan diri di hadapan manusia lainnya, hanya karena ingin mendapatkan rezeki dari sesama manusia? Ingatlah : &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Dan, tidak ada suatu binatang melata pun di muka bumi melainkan ALLAH lah yang memberi rezekinya &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(QS. Hud:6)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;”&lt;/span&gt; dan ingatlah pula : &lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;“Apa saja yang ALLAH anugerahkan kepada manusia berupa rahmat, maka tidak ada seorang pun yang dapat menahannya. Dan apa saja yang ALLAH tahan, maka tidak seorang pun yang sanggup untuk melepaskannya sesudah itu &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;(QS. Fathir:2)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(204, 0, 0);"&gt;”&lt;/span&gt;.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-8056865271686810997?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/8056865271686810997/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/mengapa.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/8056865271686810997'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/8056865271686810997'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/03/mengapa.html' title='Mengapa??'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-789934437341107330</id><published>2009-02-22T19:23:00.000-08:00</published><updated>2009-02-22T20:50:12.945-08:00</updated><title type='text'>Salut!!</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SaIYxEW9fdI/AAAAAAAAAD8/x9pPgl6vUdw/s1600-h/Foto126.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 150px; height: 200px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SaIYxEW9fdI/AAAAAAAAAD8/x9pPgl6vUdw/s200/Foto126.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5305830542258568658" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Ya, saya benar-benar berterima kasih! Buat Yahoo, Google, MSN, BS Player, KBBI Daring (Kamus Besar Bahasa Indonesia) punyanya Pusat Bahasa DIKNAS (buat Pak Dr. Dendy Sugono), Melayu Online, BlogSpot, Friendster, Yahoo Mail, Ebuddy, Wikipedia Indonesia, dan semua-semua yang ngak bisa disebutin, terutama buat yang menciptakan Internet.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;Sebab kalian semua, saya bisa belajar dan belajar. Banyak hal yang telah saya dapat, karena tidak sedikit yang telah saya kehilangan (memory). Saya hanya mencoba bangkit dari ini semua. Walau tak sedikit rintangannya.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih buat Istri tercinta, Farhah dan Ghea (yang pinter ya anak-anakku), Pak Farid, Ibu Sri Soetantinah, Ibu Marla, Mba Lely, Mba Faridah, Mas Eko, Mas Fajri, Mas Hendri, Pak Noto, Mas Rahmat, Mas Feri, dan semua teman-teman yang membantu saya. Pak Wisnu yang mengenalkan Pak Daris (walau ternyata beliau dulu adalah Guru saya di SMEAN1 Balikpapan). Saya sunguh terharu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia, walau tak jarang saya seperti menyerah. Bagaimana tidak?? sampai saat ini sangat susah bagi saya mengingat masa lalu saya. Bahkan hal yang sekarang pun banyak yang tidak bisa saya ingat lagi. Ia, saya sering lupa! Menaruh HP pun kadang lupa dimana, bahkan obat pun kadang lupa saya bawa, seperti saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walau kadang saya capek. Rasanya seperti tidak ada harapan?? Tapi dorongan dari Ibu Kepala Dinas dan temen-temen (secara tidak langsung) kadang membangkitkan lagi semangat saya. ia, saya sering merasa capek! Bosan dan ngak tahu harus berbuat apa? Jadi teringat kalimat Profesor Hawks dari Universitas Columbia &lt;span style="color: rgb(0, 0, 102); font-style: italic;"&gt;"Semua penyakit yang ada dibawah matahari pasti ada obatnya, atau sama sekali tidak pernah ada. Jika ada, maka berusahalah untuk mendapatkannya. Namun jika tidak, maka jangan dipikirkan"&lt;/span&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih pula buat Sahabat-sahabat Sejati saya (para buku-buku) yang tidak lelah menemani saya. Terutama La Tahzan, yang membuat saya sadar bahwa penyakit ini mungkin untuk menghapus Dosa dan Kesalahan saya yang telah lalu. Dan yakin kalau Tuhan berkehendak, pasti semuanya dapat terjadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terimakasih buat semuanya…….eddy4&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-789934437341107330?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/789934437341107330/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/salut.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/789934437341107330'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/789934437341107330'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/salut.html' title='Salut!!'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SaIYxEW9fdI/AAAAAAAAAD8/x9pPgl6vUdw/s72-c/Foto126.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-7669144155000282556</id><published>2009-02-18T18:11:00.000-08:00</published><updated>2009-02-18T18:24:54.832-08:00</updated><title type='text'>"Sampah??"</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZzBXPaM6bI/AAAAAAAAADs/0a0_fXA3ZXw/s1600-h/kawasan+Lapangan+Mer.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 250px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZzBXPaM6bI/AAAAAAAAADs/0a0_fXA3ZXw/s320/kawasan+Lapangan+Mer.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5304327066153183666" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Menarik juga perbincangan di TVRI tentang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“sampah”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; yang dibawakan oleh Slamet Raharjo baru-baru ini. Ternyata kita masih belum bisa &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;“merdeka”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, bagaimana tidak? masalah sampah saja masih belum bisa kita tuntaskan dengan “baik dan benar”. Solusi memang sudah banyak yang membuat. demikian pula dengan kota saya tercinta &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;“Balikpapan”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;. Bahkan baru-baru ini juga sedang dibahas, bagaimana sampah menjadi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“uang”&lt;/span&gt;. Sampah bisa dijual dalam bentuk kompos, bahkan barang-barang yang cukup menarik. Lihat saja di televisi, bagaimana sekelompok Ibu-ibu menciptakan sampah menjadi barang yang menghasilkan, walaupun masih akan tetap kita temui sisa-sisa sampah.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau saya simak perbincangan ini, semua memang kembali kepada diri kita masing-masing. Apakah masalah sampah memang kita perhatikan atau cuma sekedar &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“ikut-ikutan, latah atau terpaksa karena malu dengan Ibu RT”&lt;/span&gt;. Saya heran, Jakarta sebagai Ibu Kota Negara, Pusat Pemerintahan, tempat dimana &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;"orang-orang pinter dan berpendidikan tinggi”&lt;/span&gt; berada. Lalu mengapa ini terjadi? Tumpukan sampah, banjir, kesehatan, pencemaran air tanah, dan sebagainya. Siapa yang salah? Itu pasti yang terpikirkan. Tapi saya bukan mau mencari siapa yang salah itu. Saya lebih tertarik, bagaimana kita menyikapi permasalahan ini. Bagaimana kita sebagai masyarakat dan “manusia” menghadapinya, ketimbang mencari siapa yang salah tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;“Coba dari diri sendiri!”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;Ungkapan ini memang manis ditelinga, tapi pahit dilakukan. Ya, sebenarnya kalimat ini menbuat kita menyemangati diri untuk berbuat yang lebih baik lagi dimulai dari diri sendiri. Tapi dalam prakteknya, cukup banyak kendala melaksanakannya. Memang berbuat baik itu bahkan dalam niat saja sudah banyak tantangannya, apalagi bila dikerjakan. Entahlah, mungkin ini pikiran saya saja yang berburuk sangka? Tapi cuba kita perhatikan bagaimana bedanya prilaku bangsa ini dengan bangsa Eropa?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini saya melihat film, dimana ada orang yang sedang membawa anjing ditaman rela memakai uang dolarnya hanya untuk membuang kotoran hewan peliharaannya ketempat sampah! Ini memang film Amerika, tapi saya tidak memperdebatkan Amerika atau memelihara Anjing! Saya terusik oleh salah satu sifat baik orang Amerika. Pernah terpikir tidak, bila sedang jalan ditaman kita makan permen, lalu kira-kira kemana akan kita buang pembungkus permen tadi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Atau yang sedang ramai dibicarakan sekarang masalah &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Rokok&lt;/span&gt;. Bagaimana bisa ada orang ditaman yang dengan begitu bebasnya merokok! Dia bukan hanya memcemari lingkungannya dengan asapnya. Bahkan abu rokok dan puntung rokoknya pun turut serta mencemari lingkungannya! Walaupun saya bukan orang yang setuju Fatwa &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Haram merokok&lt;/span&gt; yang dikeluarkan MUI. Tapi masalah yang dianggap remeh ini pun masih belum kita “sadari” sepenuhnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tertarik dengan ungkapan salah seorang pembicara. Kalau di luar negeri orang mencari Toilet dengan “Mata”, tapi kalau di Indonesia orang mencari Toilt dengan “Hidung”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada seseorang yang menunggu keberangkatan dari Indonesia dibandara. Dia merokok dengan bebasnya, membuang abu dan puntung rokok disamping sepatunya seolah-olah lantai adalah asbak rokok. Dan membuang pembungkus permen keparit sekenanya. Tapi! 45 menit kemudian, setelah dia berada di Singapura, jangankan untuk merokok, ketika dia memakan permenpun pembungkusnya dia kantongi! APA YANG SEBENARNYA TERJADI??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya, orang yang bisa berangkat keluar negeri (selain TKI/TKW atau orang yang berangkat Haji) adalah orang-orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“berada”&lt;/span&gt;! Orang berada tadi tentu tidak kekurangan&lt;span style="font-style: italic;"&gt; “Pendidikan”&lt;/span&gt;. Lalu bagaimana orang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“berada dan berpendidikan”&lt;/span&gt; tadi bisa berbuat begitu? Bagaimana pula dengan orang yang setengah berada ataupun orang yang memang tidak berada? Mereka bahkan justru lebih banyak tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebentar lagi kita akan melaksanakan Pemilu. Begitu banyak Partai dan Calon Legislatif. Mereka tentunya orang-orang pintar, jujur, peduli dan ingin memperjuangkan rakyat “katanya”. Begitu banyak Partai Politik, begitu banyak Calon Legislatif dan begitu banyak poster-poster yang “mejeng” dipinggir-pingir jalan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini Indnesia juga sedang dilanda musim hujan dan angin kencang yang sepertinya cukup “parah”. Bisa kita bayangkan apa yang akan terjadi kemudian dengan “poster-poster tadi”? Alhamdulillah saya tidak perlu mambayangkannya, karena saya melihatnya langsung. Poster-poster yang berjatuhan tidak karuan, bendera-bendera yang luntur warnanya sehingga tidak jelas apakah ini bendera lambang Parpol atau apa? Lalu kemana perginya keindahan kota saya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lalu siapa yang akan membersihkan “sampah-sampah” tadi? Petugas sampah? Ia kalau memang daerah situ ada petugasnya, kalau tidak? Orang yang memasang poster tadi? Apakah tiap hari mereka musti keliling memeriksa semua poster? (Syukur sih kalau memang ada) tapi lebih bersyukur lagi kalau orang yang empunya gambar turut membersihkannya. Kalau tidak? Apakah musti masyarakat yang membersihkannya. Ia kalau didaerah itu ada masyarakatnya kalau tidak? Alih-alih belum menjadi wakil rakyat pun sudah membebani masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mudahan saja pemikiran saya ini salah! Sehingga ketika besok pagi tiba saya sudah mendapati kota saya yang indah lagi, ya semoga saja……… eddy4h.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-7669144155000282556?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/7669144155000282556/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/menarik-juga-perbincangan-di-tvri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7669144155000282556'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7669144155000282556'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/menarik-juga-perbincangan-di-tvri.html' title='&quot;Sampah??&quot;'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://3.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZzBXPaM6bI/AAAAAAAAADs/0a0_fXA3ZXw/s72-c/kawasan+Lapangan+Mer.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-7875077581884534652</id><published>2009-02-11T07:02:00.001-08:00</published><updated>2009-02-11T07:23:53.383-08:00</updated><title type='text'>Jangan Berlebih-lebihan</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLqceejdCI/AAAAAAAAADM/8_jzDIsrW64/s1600-h/BISMILLAH.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 239px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLqceejdCI/AAAAAAAAADM/8_jzDIsrW64/s320/BISMILLAH.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301557486306948130" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;Baru-baru ini kita disuguhkan berita yang cukup menarik. Seorang anak dari keluarga sederhana kini menjadi buah bibir seantero nusantara. Bahkan di pulau Jawa, anak ini menjadi bahan berita utama diberbagai media. Anak itu bernama &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;M. Ponari&lt;/span&gt;. Ya dengan batunya ajaibnya anak ini katanya mampu mengobati berbagai macam penyakit. Asal muasal berawal dari ketika sang Ponari bermain-main saat hujan, kemudian ia merasa dilempar batu pada saat petir menyambar. Batu sebesar telur ayam yang berbentuk mirip kepala belut itu ketika ia ambil dari telapak kakinya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;katanya&lt;/span&gt; mengeluarkan sinar kemerah-merahan. Entah bagaimana ceritanya hingga sampai banyak yang datang untuk berobat kepada si dukun cilik ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkat batu ajaib tersebut pelajar kelas 3 SDN Balongsari I, Dusun Kedungsari, Desa Balongsari, Kecamatan Magaloh, Jombang tiba-tiba menjadi terkenal. Beribu-ribu orang datang untuk berobat kepadanya. Bahkan omsetnya perhari mencapai puluhan juta rupiah. Keluarga sederhana kini kebanjiran rezeki berlimpah. Bagaimana Kuasa Tuhan dapat merubah kehidupan Makhluk Nya dengan seketika? &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Apabila ALLAH menghendaki sesuatu, maka &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;hanya dengan perintah : "Jadilah" maka terciptalah dia (QS. Yaasin : 82)”&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, tetangga pun ikut kebajiran rejeki, dari yang menyewakan tempat berteduh, menjual toples sampai menjual air mineral yang akan digunakan sebagai perantara pengobatan sang &lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLsht0drUI/AAAAAAAAADc/BBK16yC4_bA/s1600-h/A012.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 252px; height: 320px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLsht0drUI/AAAAAAAAADc/BBK16yC4_bA/s320/A012.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301559775347977538" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;dukun cilik. Kesempatan emas ini pun masih saja dimanfaatkan segelintir orang untuk mencari keuntungan lebih. Ya, kupon yang semula dijual hanya Rp. 2.000,- kini dijual menjadi Rp 50.000,- sampai Rp. 100.000,-. Bayangkan keuntungan dari fenomena ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tak ingin mempermasalahkan rezeki nomplok ini. Karena pertama kali yang terbesit dalam hati saya adalah hanya sampai disinikah pemikiran orang-orang yang katanya hidup dijaman modern ini? Lalu dimanakah makna Pendidikan yang telah berjalan selama ini. Bukan hanya pendidikan formal, tapi juga pendidikan Agama? Sudah begitu rapuhkah keimanan kita sebagai umat? Dimanakah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Mereka&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;itu berdiri dan melihat fenomena ini? Dimanakah kita, sebagai makhluk yang menyatakan diri sebagai manusia, makhluk yang paling mulia didunia ini dan yang memiliki akal serta fikiran ini berada? Apakah yang sebenarnya terjadi? Dan berbagai macam pertanyaan, yang justru membuat saya sedih dan kecewa sebagai salah satu umat manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya tidak pernah sedikitpun meragukan Kekuasaan Ilahi. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIDAK PERNAH SEDIKIT PUN MERAGUKAN KUASA NYA ILAHI.&lt;/span&gt; Saya juga seorang umat beragama. Saya juga tidak mempermasalahkan tentang pengobatan alternative. Seperti debat antara Medis vs Mistik. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TIDAK!&lt;/span&gt; Karena saat ini pun saya jelas-jelas sedang menjalani pengobatan alternative. Tapi bukan disitu duduk permasalahannya. Tapi bagaimana kita menyikapi kejadian ini. Apa dan Siapa yang salah? Tidak seorangpun dari kita yang akan mengakuinya. Kita pasti akan punya berjuta-juta alasan untuk membenarkan keputusan kita itu. Dan jangan pernah menunjuk orang lain bersalah! &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JANGAN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi cobalah sedikit berfikir jernih, kalau hanya untuk berobat mengapa harus mengorbankan nyawa? Haruskah 4 nyawa baru menyadarkan kita akan bahayanya sebuah antrian masal, perkumpulan masal? Sedikit saja ada percikan, bisa menimbulkan ledakan yang begitu dahsyat. Tidak belajarkah dari Tragedi di DPRD Sumatera Utara? Relakah kita untuk mengobati borok dijari tangan, dengan harus memenggal seluruh lengan? Apakah ini sudah menjadi hal wajar dijaman ini? Dimana letaknya Ayat-Ayat Suci yang telah diturunkan oleh Sang Maha Segalanya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://3.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLquHN-MNI/AAAAAAAAADU/jcZhBz1xr-Y/s1600-h/A005.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 316px;" src="http://3.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLquHN-MNI/AAAAAAAAADU/jcZhBz1xr-Y/s320/A005.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301557789301027026" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Bukankah Aku pernah berpesan kepada kamu semuanya wahai keturunan Adam agar kamu tidak menyembah setan, sebenarnya setan itu adalah musuh yang amat nyata. Dan hendaknya kamu sembah Aku, inilah jalan yang selurus-lurusnya. Sebenarnya setan itu telah menyesatkan sebagian besar dari kamu, apakah tidak terpikir oleh kamu sekalian. (QS. Yaasin : 60, 61, 62)”&lt;/span&gt;  &lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampai kapan kita harus belajar dari pelajaran masa lalu? Apakah kita sama rendahnya seperti seekor keledai? Ya, karena hanya keledai yang terperosok dalam lobang yang sama berkali-kali. Saya pernah membaca, bahwa Tikus tidak akan memakan makanan yang telah membuat teman-teman nya mati. Lalu dimanakah posisi kita saat ini?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya mencoba menarik kebelakang apa sebenarnya yang terjadi disini? Dinegeri dimana saya berada ini. Mengapa mudah sekali manusianya terpengaruh, latah, suka pada yang instant (padahal yang instant tadi banyak racun didalamnya). Bagaimana mungkin kita mengharapkan hasil yang baik, bila tidak didapat dari perjuangan yang panjang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagaimana mungkin dengan begitu mudahnya, kita dibawa oleh pengaruh-pengaruh yang belum tentu kebenarannya. Kita mudah diperdaya, mudah terhasut, mudah terseret ombak duniawi. Dimanakah pengendali kita, dimanakah control kita, dimana? Mengapa begitu rapuhnya kita?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah demikian miskinkah kita, sudah sedemikian susahkah kita. Sehingga untuk merenung sesaat saja, kita sudah tidak mampu? Apakah kita musti menerima bencana bertubi-tubi? Agar kita merenung, bersatu, menyadari kekeliruan kita selama ini. Apa yang telah kita perbuat, apa yang telah terjadi. Saya tidak ingin mengajak orang lain untuk selalu mengingat masa lalu yang mungkin kelam, gelap dan penuh derita. Tapi cobalah untuk menyadari, bahwa yang terjadi saat ini tidak terlepas dari masa lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLqGa94doI/AAAAAAAAADE/XiCf56eQY1s/s1600-h/A007.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 317px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLqGa94doI/AAAAAAAAADE/XiCf56eQY1s/s320/A007.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301557107407484546" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Duka, musibah, derita, sakit sesungguhnya adalah obat. Ya, semuanya adalah &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;OBAT!&lt;/span&gt; Obat dari kesalahan, kekeliruan, dosa-dosa kita dimasa lalu. Atau bahkan anugerah Ilahi pada kita. Tidakkah kita sadar, pabila Tuhan mencintai suatu kaum, maka Dia akan memberi cobaan pada mereka. Tidakkah kita tahu, bahwa sakit kita justru pengobat dosa-dosa kita? Ini bukan berarti kita selalu dirundung duka, diliputi musibah diterpa sakit tiada putus-putusnya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;SEKALI LAGI BUKAN!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena Untung tak dapat diraih, malang tak dapat ditolak. &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;&lt;span style="color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Semua ada kadarnya! Jangan berlebih-lebihan!&lt;/span&gt; &lt;/span&gt;Tuhan Maha Pengasih lagi Maha Penyayang. Percayalah sepenuhnya pada Ilahi. Karena Dia Maha Adil lagi Bijaksana. Sungguh pun setelah semuanya terjadi pastilah ada hikmah dibaliknya. Pandai-pandailah membaca, mengamati, menghayati, memahami, meresapi, serta merefleksikannya. Karena orang yang berhasil adalah orang yang mampu membaca keadaan dan memanfaatkannya. Bagaimanapun kondisinya itu!.... eddy4h.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-7875077581884534652?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/7875077581884534652/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/baru-baru-ini-kita-disuguhkan-berita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7875077581884534652'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/7875077581884534652'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/baru-baru-ini-kita-disuguhkan-berita.html' title='Jangan Berlebih-lebihan'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZLqceejdCI/AAAAAAAAADM/8_jzDIsrW64/s72-c/BISMILLAH.JPG' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-5107889247946886210</id><published>2009-02-10T21:04:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T22:31:43.254-08:00</updated><title type='text'>SAHABAT DIKALA SENDIRI</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://4.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZJe3XtmOtI/AAAAAAAAAC8/rYdqgt0rzVM/s1600-h/infernal+interium.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 329px; height: 274px;" src="http://4.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZJe3XtmOtI/AAAAAAAAAC8/rYdqgt0rzVM/s320/infernal+interium.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301404016719575762" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Sendiri kadang kala membuat kita merenung. Tapi kadang malah justru membuat kita jenuh. Disaat seperti inilah kadang pikiran-pikiran yang tidak baik justru menghampiri dan mengganggu ketenangan kita. Mencoba merayu akan kebahagian yang kita miliki. Merebutnya hingga tak tersisa satupun jua. Ada banyak cara mengisi kesendirian kita. Banyak macam dan ragam kegiatan. Mulai menanam dan merawat tanaman, memelihara binatang kesayangan atau sekedar hewn piaraan, berolah raga atau sekedar menonton acara televisi serta berbagai ragam kegiatan lainnya. Diantara sekian banyak ada satu yang mungkin cukup sederhana, yaitu membaca buku.&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Buku bagi sebagian orang adalah hal yang mahal, walau tak sedikit yang menanggap remeh dan menyepelekannya. Tak terkecuali bagi saya. buku bagi saya adalah keajaiban dunia. Ya, selain Internet yang jelas-jelas tiada bandingannya tentunya. Buku juga laksana Sahabat bagi saya. dia memberitahukan apa yang tidak saya tahu dan tidak saya sadari. Atau bahkan hal yang saya tahu tapi tidak pernah saya sadari atau memang saya yang tidak mau sadar dan tidak mau tahu keberadaan nya. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;BINGUNG YA??&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;Tidak usah bingung karena saya juga cukup bingung dengan dunia ini. Ya, kita memang tidak akan pernah lepas dari kebingungan dan ketidaktahuan kita. Betapa tidak, begitu banyak hal yang terjadi didunia ini dan tidak pernah akan sanggup ditangkap dan ditampung oleh naluri kita sendiri. Banyak hal yang terlewat atau memang kita lewati. Tanpa mau perduli apakah itu ada maknanya terhadap kita atau tidak. Atau bahkan kita menutup diri dan menganggap semua itu adalah hal yang memang tidak layak buat kita. &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;JANGAN BINGUNG LAGI!!&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi ke Buku! (&lt;span style="font-style: italic;"&gt;eh seperti TUKUL aja&lt;/span&gt;) Ya, ada sebagian orang menganggap buku adalah hal yang malah. Memang wajar, karena buku-buku yang mempunyai nilai terbaik akan dijual dengan harga yang wah pula. Walau tak sedikit buku-buku yang notabene adalah kemungkarang dan kezaliman juga tidak kalah mahalnya. Tapi bagi saya dan mungkin sebagian dari pecinta buku. Adalah hal yang sungguh amat pelik, tak kala ada buku yang bagus tapi tak mampu untuk kita miliki atau bahkan hanya untuk sekedar membacanya saja. Padahal banyak orang yang mampu memilikinya, tapi tak sedetik pun tergugah untuk membawanya atau bahkan tak punya waktu untuk meliriknya. Aneh ya??&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk saya buku laksana &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;sahabat sejati&lt;/span&gt;. Coba saja bayangkan. Buku tak pernah mengeluh atau bahkan berkesah pada kita. Dia hanya memberi apa yang dia miliki. Tidak lebih, tidak kurang, apa adanya. Dia tulus dan tidak banyak basa basi. Pernahkah ada sahabat yang sebaik Buku?? Bahkan kawan sejati pun tak sedikit yang menyimpan benci dan dengki atau bahkan dendam terhadap kita. Betapa mulianya sang Buku, dia bahkan tak pernah letih tuk menemani kita. Kemanapun, dimanapun, bagaimanapun, atau siapapun kita dia tetap setia bersama. Sampai kita lah yang melupakannya, menyisihkannya bahkan melenyapkannya. Bukan karena kemauannya. Tapi karena kita memang tidak pernah mengurusnya, merawatnya, memeliharanya. Begitulah manusia adanya, egois, keakuan, angkuh, bahkan terhadap sahabat sejatinya pun ia berlaku seperti itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZJeKA0ld_I/AAAAAAAAAC0/1gEI0aapmmY/s1600-h/SOLAR_FLARE1.JPG"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 320px; height: 256px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZJeKA0ld_I/AAAAAAAAAC0/1gEI0aapmmY/s320/SOLAR_FLARE1.JPG" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5301403237480757234" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Ada sebuah nasehat bijak yang mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic; color: rgb(153, 0, 0);"&gt;“Buku adalah teman duduk yang tidak akan memujimu dengan berlebihan, sahabat yang tidak akan menipumu dan teman yang tidak membuatmu bosan. Dia adalah teman yang sangat toleran yang tidak akan mengusirmu. Dia adalah tetangga yang tidak akan menyakitimu. Dia adalah teman yang tidak akan memaksamu mengeluarkan apa yang Anda miliki. Dia tidak akan memperlakukanmu dengan tipu daya, tidak akan menipumu dengan kemunafikan, dan tidak akan membuat kebohongan.”&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Coba kita renungkan, apakah benar atau hanya sebuah untaian kata-kata yang hanya manis didengar? Tapi benarkah ada sahabat sejati? Bagaimana bentuk, rupa dan sifat nya? Saya berkeyakinan, sahabat sejati saya adalah &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Al-Quran&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; color: rgb(0, 0, 153);"&gt;Al-Hadits&lt;/span&gt;. Bersama mereka saya mendapat sahabat-sahabat sejati lainnya. Ya, buku-buku yang telah saya miliki juga sahabat sejati saya. Sahabat yang apa adanya. Yang memberi Semangat dikala lelah, mencerahkan dikala galau, menghibur dikala duka, mengilhami ditengah ketidak tahuan, membanjiri dikala dahaga, menuntun dan memperlihatkan bagaimanakah manusia ini adanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya tulisan-tulisan mereka, mengungkapkan jati diri mereka sesungguhnya. Menyibak tabir rahasia hati yang terhalang, oleh silaunya gemerlap dunia. Menjelaskan pada kita berbagai macam watak dan tabiat manusia. Dengan segala kelebihan dan kekurangannya. Menyadarkan kita, betapa Maha Mulia dan Maha Besarnya Kuasa Ilahi. Sehingga tak ada kata-kata yang mampu melukiskannya, apa tah yang sanggup saya tuliskan lagi….    eddy4h.&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-5107889247946886210?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/5107889247946886210/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/sendiri-kadang-kala-membuat-kita.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/5107889247946886210'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/5107889247946886210'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/sendiri-kadang-kala-membuat-kita.html' title='SAHABAT DIKALA SENDIRI'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://4.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SZJe3XtmOtI/AAAAAAAAAC8/rYdqgt0rzVM/s72-c/infernal+interium.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-1284056841243255002</id><published>2009-02-04T18:54:00.000-08:00</published><updated>2009-02-10T22:33:11.775-08:00</updated><title type='text'>Hobby baru ku</title><content type='html'>&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpXk9zhYnI/AAAAAAAAABc/hFAlnFgyEPM/s1600-h/A_utih_Ungu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 220px; height: 293px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpXk9zhYnI/AAAAAAAAABc/hFAlnFgyEPM/s320/A_utih_Ungu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299144204132377202" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;Tuntutan hati terhadap lingkungan rupanya juga ada dalam diriku. Itu tercurah pada hobby &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;“baru”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; ku memeliharan tanaman, tepatnya merawat Bunga. Tanaman yang berkembang dan memiliki bunga yang cantik-cantik bagi saya. Bukannya bunga yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;“tidak berbunga”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; yang banyak digandrungi ibu-ibu saat ini. Tanaman yang tidak memiliki bunga itu disebut bunga? Bagi saya sesuatu yang aneh. Dimana letak bunganya? Sudah harganya yang cukup mahal ditambah tidak memiliki bunga pula? &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold;font-family:verdana;" &gt;(ma’af bagi para penggemar dan seluruh perkumpulannya)&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt; Orang awam menyebutnya Anggrek, ya tanaman ini memiliki bunga yang unik dan berbagai macam rupanya. Keunikan terutama dari media tanamnya. Bagaimana tidak, banyak orang yang sibuk dengan mencari tanah hitam yang katanya baik untuk kembang? Sedangkan Anggrek bersikukuh dengan hidup bukan dengan tanah. Tentunya bagi mereka yang tidak suka dengan kotornya tanah dan takut dengan cacing, ini adalah suatu nilai positif. Ya, Anggrek hidup dengan media tanam yang &lt;/span&gt;&lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;font-family:verdana;" &gt;“aneh”&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:verdana;"&gt;, mereka tumbuh diatas potongan batang pohon, arang, sabut kelapa, atau pakis-pakisan.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div  style="text-align: justify;font-family:verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Kegemaran saya yang baru ini juga menuntut sedikit pengorbanan. Dimulai harus menyiapkan tempat pot, lokasi yang tepat, pupuk dan insektisida, sampai membeli buku tentang tanaman Anggrek. Tidak banyak memang, tapi cukup menyita perhatian. Bukan apa-apa, hal ini menyebakan reaksi berantai. Mulai dari keponakan dan kakak yang harus membeli bahan material serta membuat tempat dimana Anggrek-anggrek saya harus berada. Belum lagi sang Istri yang tentunya harus mengantar saya ke toko buku untuk membeli buku, serta mengantarkan saya untuk sekedar melihat-lihat atau membeli Anggrek ditempat-tempat penjualannya. Sampai kakak saya yang perempuan ikut pula sibuk mencarikan Anggrek ditempat teman-temannya biasa &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ngerumpi&lt;/span&gt;. Ya semua jadi sibuk dengan hoby saya yang baru ini. Repot memang dan biasalah orang kita, kalo ada yang baru lalu menjadi tren. Kemudian yang lama menjadi usang dan tidak berguna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alhamdulillah, hari-hari yang panjang dan melelahkan itu sudah berlalu. Sekarang saya dapat menikmati indahnya bunga-bunga itu (ya, bunga yang sesunguhnya). Tapi untuk menuju ini tidaklah mudah. Saya harus rajin membaca, membuka situs di internet, bertanya kesana dan kemari, terutama pada penjual bunga. Walau ada sebagian dari mereka yang malas menjelasakan tapi tidak sedikit yang memberikan penjelasan begitu lebarnya, sampai-sampai saya terpesona (ini mau beli bunga apa ikut &lt;span style="font-style: italic;"&gt;eksp&lt;/span&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;ose&lt;/span&gt; sih??). Tapi bagi saya, penjual yang beginilah yang akan menjadi langganan saya, ya keramahan dan kepedulian mereka sudah membeli saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpXPrKzNhI/AAAAAAAAABU/7aQoDAF6Odo/s1600-h/A_Bulang_Ungu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0px auto 10px; display: block; text-align: center; cursor: pointer; width: 240px; height: 320px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpXPrKzNhI/AAAAAAAAABU/7aQoDAF6Odo/s320/A_Bulang_Ungu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299143838352487954" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;Anggrek seperti tanaman lainnya. Ia perlu dirawat dan dipelihara. Pemupukan yang teratur, pemberian obat hama, pencahayaan yang cukup, pemberian air yang sesuai sampai kebersihan dan repooting akar dan batang cukup menyibukan saya. ya bagaimana tidak, Anggrek ini rupanya cukup &lt;span style="font-style: italic;"&gt;manja&lt;/span&gt;. Kalau kebanyakan pupuk ia akan mati, kekurangan pupuk tidak mau berbunga. Kelebihan matahari ia layu, kekurangan matahari bunga pun lambat berkembang. Air turut menentukan akan kelangsungan kihidupannya. Air tidaklah boleh sembarangan seperti tanaman yang tumbuh ditanah lainnya. Ya, karena memang kehidupan asli mereka yang hidup diatas pohon dan jauh dari tanah. Air harus bersih dan jernih, sebaiknya memang air hujan, tapi air sumur ataupun air PDAM masih diterimanya. Dengan catatan harus diendapkan telebih dahulu, agar benar-benar terhindar dari kotoran dan obat air. Penyiramannya pun tidak dengan diguyur, tapi disemprot. Mulai dari bunga, daun, batang sampai media tanam harus disemprot. Penyemprotan juga tidak dengan seenaknya. Kekuatan penyemprotan dapat mengganggu kestabilan kehidupannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Media tanam pun tak luput dari perhatian. Media tanam dari pakis-pakisan sangat baik bagi sang anggrek, tapi menurut salah satu buku tentang Anggrek yang saya baca, media pakis-pakisan yang terlalu sering digunakan akan mengganggu ekosistem pakis-pakisan dihutan (dimana pakis-pakisan berasal). Sabut kelapa juga baik, karena dapat menyimpan air dan kelembaban yang cukup lama. Tapi kalau terlalu lembab ia akan mudah busuk akarnya. Media tanam lain yang cukup baik adalah arang. Arang selain mudah dan murah dia juga tidak mudah diserang bakteri. Tapi perlu diingat, rutinitas pemberian insektisida dan pengendali hama tetap perlu lho. Kekurangan arang mungkin hanya dalam penyimpanan kandungan air. Jadi kalau mau menggunakan media tanam arang kita harus lebih ekstra dalam pemberiaan air. Penyemprotan arang harus rajin, paling tidak sehari harus 2 kali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Penyemprotan Anggrek juga tidak sesuka hati kita. Angrek baiknya diairin pada pukul 7 sampai 10 pagi hari dan pukul 3 sampai 5 sore hari. Itupun tergantung dari dimana daerah kita berada. Pemberian air disore hari perlu jadi catatan penting. Jangan sampai air menggenang didaun sampai malam hari. Karena akan menyebabkan bakteri dan jamur mudah menyerangnya. Jadi semprotlah daun secukupnya saja. Cuaca juga sangat menentukan waktu penyemprotan. Kalau cuaca mendung, sebaiknya anggrek tidak perlu disemprot. Semprotlah anggrek sampai media tanam dan potnya, ini cukup membantu dalam proses kelembabannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemupukan dan pemberian insektisida turun mempengaruhi perkembangan anggrek. Banyak orang yang memelihara Angrek tapi tidak pernah melihat bunganya. Kenapa? Ini mungkin dari cara perawatannya yang salah atau tidak dilakukan pemupukan yang layak. &lt;span style="font-style: italic; font-weight: bold;"&gt;Sayangkan? &lt;/span&gt;Gunakanlah pupuk yang sesuai dengan untuk anggrek. Kalau bisa belilah pupuk semprot. Dalam pemakaiannya, kalau bisa kurangi takaran pupuk dari yang ada pada label atauran pakai. Sebab kebanyakan pupuk akan menyebabkan anggrek akan mati. Sebaiknya anggrek disiram dengan air bersih terlebih dahulu sebelum dipupuk. Semprotkanlah pupuk cair dari daun, terutama bagian bawah daun dimana terdapat stomata. Ini guna mempercepat proses peresapan pupuk kedalam daun. Atau bisa juga membeli cairan yang mempercepat proses peresapan pupuk (kalau yang ini saya belum mencobanya).&lt;br /&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpWm2XpOYI/AAAAAAAAABM/jwxeBXQklk0/s1600-h/Anggrek_Ungu.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 259px; height: 346px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpWm2XpOYI/AAAAAAAAABM/jwxeBXQklk0/s320/Anggrek_Ungu.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299143136984512898" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;Untuk Anggrek yang sedang berbunga, jangan takut memberi bunganya pupuk (tapi jangan terlalu banyak), ini berguna  untuk mempertahankan agar bunga tidak cepat layu. Setelah daun, batang juga perlu disemprot, kemudian kebagian akar dan media tanam serta potnya. Pemberian insektisida dapat dilakukan bersamaan dengan penyemprotan pupuk. Tapi tetap diingat, bahwa pemberian insektisida dikurangi dari takaran yang ada. Pemupukan dan pemberian insektisida harus rutin, minimal 1 minggu sekali (jangan terlalu sering, karena dapt menyebabkan anggrek kepanasan dan mati).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selain itu sering-seringlah bertukar pendapat dengan para penggemar anggrek lainnya. Terutama para penjual bunga yang dapat dipercaya. Sebab tidaksedikit penjual bunga yang hanya tahu menjual bunga, tapi tidak tahu bagaimana seharusnya merawat dan membungakan Anggrek. Disamping itu kerajinan dan ketelitian kita dalam merawatnya tentulah menjadi kunci dari keberhasilan menciptakan Anggrek yang sering berbunga dan tahan lama. Berniat mencoba? Silahkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi peminat Anggrek dan seluruh perkumpulannya saya mohon untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;meralat&lt;/span&gt; apabila ada yang salah dalam penyampaian saya. Terimakasih untuk semuanya……. eddy4h&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-1284056841243255002?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/1284056841243255002/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/hobby-baru-ku.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1284056841243255002'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1284056841243255002'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/hobby-baru-ku.html' title='Hobby baru ku'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYpXk9zhYnI/AAAAAAAAABc/hFAlnFgyEPM/s72-c/A_utih_Ungu.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-1443798468442824370</id><published>2009-02-02T22:55:00.003-08:00</published><updated>2009-02-04T17:12:39.220-08:00</updated><title type='text'>Diojekin Istri</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYmPM0u_TAI/AAAAAAAAABE/FM7Kgbr8Iss/s1600-h/Tn+Toraja.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYmPM0u_TAI/AAAAAAAAABE/FM7Kgbr8Iss/s320/Tn+Toraja.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298923887055031298" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;Pagi ini saya kembali berangkat kekantor, sang Kakak juga sudah berpamitan untuk berangkat sekolah, sedangkan si adik sedang asyik bermain dengan mainan barunya. Ya setelah habis liburan akhir pekan rasanya sudah tak sabar untuk kembali berangkat kekantor. Walaupun bagi sebagian orang hari senin merupakan hari yang tidak diinginkan? Tapi bagaimana tidak, kalau saja tidak ada hari senin, maka hari selasalah yang akan menjadi hari yang menyebalkan. Begitulah seterus nya dan memang begitu lah kita manusia ini adanya. Selalu berkesah dan berkesah. Kesenangan saya kekantor bertambah 1000x lipat bukanlah karena kecintaan saya akan kerjaan saya (ini bukan berarti saya membenci kerjaan saya lho!). Tapi dikarenakan alasan lain. Ya, alasan yang cukup menyenangkan tentunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru-baru ini dikantor menyediakan akses point (tentunya yang mempunyai laptop yang memiliki Wi-Fi saja, seperti saya). Sudah tahukan apa yang membuat saya semangat?? Ya, bagaimana tidak. Dirumah saya hanya bermodal modem CDAM dengan menggunakan kartu StarOne yang cuma memiliki kecepatan 230,4 kbps, sedangkan dengan Speedy saya memperoleh kecepatan 54,0 mbps. Tentunya sangat membantu saya dalam urusan dengan internet. Tapi perlu diingat saya hanya membuka internet dari pukul 11 sampai menjelang pulang kadang malah habis makan siang baru saya buka (kecuali dalam keadaan terdesak). &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;Bukan apa-apa tugas kantor tentunya menjadi prioritas utama&lt;/span&gt;. Lagi pun semua saya curahkan untuk mendapatkan sebanyak-banyaknya pengetahuan tentang dunia &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;TI&lt;/span&gt; dan &lt;span style="font-weight: bold; font-style: italic;"&gt;wawasan&lt;/span&gt; saya. Ya, memory saya belom juga pulih. Banyak hal yang telah saya dapat melalui internet, Agama, Sosial, Sejarah, pokoknya semua &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Ilmu Pengetahuan&lt;/span&gt; ada disana (termasuk juga kesesatan dan kemungkaran). Menurut data diinternet banyak hal yang perlu diperhatikan dalam pemulihan sakit saya. Dan tentu saja semua saya serahkan kepada-Nya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istri saya sudah siap rupanya. Ini dikarenakan keterbatasan saya akibat kecelakaan saya waktu itu. Syaraf saya bagian belakang pinggang terjepit dan ada tulang punggung saya ada yang retak. Itu menyebabkan saya tidak bias mengendarai motor sendiri (lagi pun apatah saya juga bisa mengendarai motor sendiri, sedangkan saya merasa belom pernah mengendarai motor?). akhirnya jadilah Istri saya tercinta menjadi Ojek Setia saya untuk berangkat dan pulang kantor. Permasalahan yang ingin saya bahas bukan hal hal ini, karena saya tahu bagaimana Cinta nya Istri saya terhadap saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masalah utamanya ada diperjalanan saya berangkat dan pulang kerja. Bagaimana pandangan orang melihat pasangan ini yang terlihat aneh bagi mereka? Atau saya saja yang merasa begitu?? Bayangkan saja bagaimana tatapan sorang kenek truck yang tak henti-hentinya memandang kami tak kala menyalip motor kami. Belom lagi tatapan lelaki berjaket yang mengendai motor sport disamping kami dan tatapan-tatapan orang lain nya. Tapi saya mencoba bertahan, saya mencoba menyemangati jiwa saya. Saya anggap, sayalah orang yang paling bahagia didunia. Bagaimana tidak, saya bukannya memboncek Istri saya, tapi malah saya yang dibonceg istri saya. Sebuah suasana yang aneh tapi cukup nyentrik, bagi saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi hari ini saya acuhkan perasaan saya tadi, ya perasaan senang saya terhadap dunia maya mengalahkan semua kecemasan saya akan pandangan orang terhadap kami. Tak perduli itulah kilah hati saya dalam hati.&lt;br /&gt;Setelah berpamitan dengan si kecil, melajulah Istri saya mengantarkan saya kekantor. Ya pemandangan seperti biasa saya temui. Tapi memasuki jalan yang sedikit rame oleh kendaraan roda 4, Istri saya mulai mengendarai motor rada kepinggir. Bukan hanya takut, tapi memang pengendara mobil disini kurang menghormati para pejalan kaki apalagi pengendara motor. Walaupun tak sedikit pengendara motor yang menganggap jalan ini jalan mereka sendiri. Sehingga mereka dengan seenaknya mengebut tanpa memperhatikan sekelilingnya dan mentaati peraturan yang ada.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tiba-tiba terdengar bunyi klakson yang begitu nyaring dibelakang kami. Klakson itu tak henti-hentinya berbunyi (ya, klakson mobil tentunya), seolah memerintahkan kami untuk menghilang dari jalan ini. Saya mulai dihinggapi rasa was-was, apakah Istri saya grogi mendengar jeritan klanson mobil dibelakang tadi. Tapi emang dasar Istri saya yang dablek, dia tak peduli dengan serangan klakson tadi. Dia tetap cuek mengendarai motor kami dan tetap tidak melanjukan ataupun melambatkan kecepatan nya. Sedangkan rasa was-was saya mulai berubah menjadi rasa dongkol. Ya, perasaan dongkol itupun dengan cepat berubah menjadi amarah. Tak kala mobil ini mencoba menyalip motor kami. Scuel nya seperti adegan slowmosyen (ma’af kalau salah dalam pengejaan nya) dalam film-film barat. Sedikit demi sedikit mobil itu menyalip, berjuta-juta murka yang saya ungkapkan dalam hati. Dasar orang tidak tau adat, baru punya mobil aja sudah begini, entah apalagi bila punya pesawat! Dasar sopir yang SIM nya cabutan (alias ngak pernah ikut test mengemudi), apa tidak tahu ada orang sakit ya!! Berjuta-juta murka dan amarah merajut hati dan pikiran saya, seiring dengan menyalipnya mobil tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya jadi begitu panas, ingin rasanya menembak ban mobil tersebut biar mengalami kecelakaan dan sehingga pengemudi dan seluruh isinya merasakan sakitnya seperti saya, bahkan saya ingin pula membom mobil itu. Ya, begitu murkanya saya sehingga saya lupa tentang sakit dipinggang saya ini. Tapi itu semua hanya berlalu sejenak. Setelah mobil tadi lenyap dari pandangan semua kembali kesedia kala. Saya jadi kembali merasakan nyeri pinggang saya dan melihat pemandangan indah alam di kanan-kiri jalan ini. Tak sadar saya berfikir, mungkin saja orang tadi terburu-buru. Mungkin dia mau berangkat kebandara dan waktunya memang mendesak (kebetulan arah jalan saya menuju kekantor searah dengan jalan ke Bandara Udara dikota saya). Atau alasan lain yang membuat mereka harus menepiskan hati nuraninya, ya alasan yang manusiawi (bukankah kita sering mengorbankan 1-2 orang demi kelangsungan banyak orang??)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, akhirnya saya menyerah dengan bisikan itu yang saya anggap terlalu manusiawi sehingga lupa akan hak sendiri. Saya akhirnya mema’afkan mobil tadi berikut sopir dan seluruh penghuninya. Lagipun capek rasanya harus marah terhadap orang lain, sedangkan dia nya cuek-cuek saja. Eh, tidak lama perasaan damai ini hinggap, terdengar lagi suara klakson yang lebih nyaring dibelakang. Rupanya mobil mewah yang dibelakang ini. Dan siempunya tentunya bukan orang kaya biasa lah. Laksana kerata berkudanya kerajaaan, mobil ini menyalip kami dan motor bebek ini dengan begitu pongah nya. Kembali lagi, perasaan dendam, marah, murka menjadi satu kesatuan yang mengobrak-abrik perasaan ini. Berkecamuk menjadi badai yang hebat, bahkan lebih hebat dari yang pertama tadi. Sungguh semakin kuat ditahan, semakin menjadi gelora ini meluluh-lantahkan hati nurani saya. Begitu murkanya saya hingga tak sadar bahwa baru saja saya menjadi mulia, eh kini menjadi hina lagi. Begitu cepatnya semua terjadi. Bahkan saya sampai-sampai tak menyadarinya. Bahwa semua ini adalah gambaran kekuasaan-Nya. Saya baru terhenyak sadar takkala semua telah berlalu. Saya merenung betapa rapuhnya saya, betapa bodohnya saya. sehingga tak mampu mengontrol amarah saya, yang sebetulnya baru saja saya berniat melepaskannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya teringat akan tulisan dari Ayat-Ayat Suci, bahwa Tuhan akan mengampuni dosa umatnya asalkan mereka bertobat dan tidak mengulangi perbuatan dosa itu lagi. Bayangkan hal yang sekecil dan seremeh inipun saya tak mampu menanggulanginya, apatah lagi dosa-dosa saya yang lain? Mungkin saja dosa-dosa kita tak semudah dan seremeh permasalahan saya ini. Mungkin saja dosa itu lebih kompleks dan lebih rumit. Apakah semua ini belum cukup membuat saya berpikir. Bukanlah perkara yang kecil untuk menyatakan memohon ampunan dan bertobat sedangkan kita sendiri tak pernah tahu apakah kita akan sanggup menghalau dosa ini, apabila dia datang lagi menghampiri kita. Apakah sudah cukup ilmu dan kebijakan kita untuk menghadapinya. Betapa tingginya makna Ayat-Ayat Suci ini. Betapa rendah dan hinanya kita mengganggap remeh suatu dosa. Seakan-akan bila kita telah melakukan 1 dosa maka kita akan sanggup mengusirnya untuk tidak akan pernah datang lagi. Tuhan kepada-Mu lah semuanya kuserahkan…. Eddy_4h&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-1443798468442824370?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/1443798468442824370/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/diojekin-istri.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1443798468442824370'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/1443798468442824370'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/diojekin-istri.html' title='Diojekin Istri'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYmPM0u_TAI/AAAAAAAAABE/FM7Kgbr8Iss/s72-c/Tn+Toraja.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-1819838560375260334.post-4063970887556511812</id><published>2009-02-02T19:20:00.000-08:00</published><updated>2009-02-06T01:27:41.028-08:00</updated><title type='text'>Raket &amp; Nyamuk</title><content type='html'>&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYwCYvU42bI/AAAAAAAAACk/K358AbHNkZU/s1600-h/Gendong--Nich...jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 0pt 10px 10px; float: right; cursor: pointer; width: 320px; height: 240px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYwCYvU42bI/AAAAAAAAACk/K358AbHNkZU/s320/Gendong--Nich...jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5299613485552425394" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;div style="text-align: justify;"&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Entah karena terinpirasi Prie GS &lt;span style="font-style: italic;"&gt;(MA'AF Pak harus membawa-bawa nama BAPAK)&lt;/span&gt; atau emang dasar jiwa eksrim gue yang kagak bisa dikontrol. Minggu yang lalu saya dan istri membeli raket pembasmi nyamuk. Maklum dirumah nyamuk rada susah dikontrol, sudah berbagai macam obat nyamuk berbagai merk kami beli tapi tidak menyurutkan semangat para nyamuk untuk &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyerang&lt;/span&gt; kami. Bukan nya mati, tapi para nyamuk tadi menjadi tambah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;beringas&lt;/span&gt;. Hanya dengan modal Rp. 15.000,- ditambah batterai AA 2 buah lengkap sudah persenjataan saya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan penuh semangat saya mulai berburu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyamuk-nyamuk nakal&lt;/span&gt; tadi. Seluruh ruangan saya jajaki, mulai ruang tamu,&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt; kamar tidur, dapur, sampai dikamar mandi. Begitu semangatnya apalagi bila mendengar suara "&lt;span style="font-style: italic;"&gt;cetar"&lt;/span&gt; yang berarti satu &lt;span style="font-style: italic;"&gt;prajurit nyamuk&lt;/span&gt; berhasil saya bunuh. Semakin banyak suara semakin semangat saya. Sampai lah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;perburuan&lt;/span&gt; saya dikamar mandi, saya sengaja memang memilih kamar mandi sebagai pilihan terakhir. Ya, ini karena kamar mandi bagi saya adalah sebuah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Markas Besar &lt;/span&gt;bagi &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Prajurit Nyamuk&lt;/span&gt; tadi. Begitu diserang semua akan kembali berkumpul di &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Pusat Komando&lt;/span&gt; (wkk, jadi pengen tahu siapa Jenderal nya).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tak pelak, benar praduga saya. Begitu pintu kamar mandi dibuka, suara dengungan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;serdadu nyamuk&lt;/span&gt; begitu menghenyakkan telinga saya. Tanpa menunggu aba-aba langsung saya anyunkan raket tadi untuk mengejar para nyamuk tadi (semua gaya menggunakan raket saya gunakan, mungkin &lt;span style="font-style: italic;"&gt;NADAL &lt;/span&gt;pun akan kewalahan menghadapi saya, hahaha).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sampelah ketika melihat nyamuk yang sedang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;berpelukan&lt;/span&gt;, pikiran saya langsung terngiang akan cerita Bapak PRIE GS. Akan nyamuk yang lupa akan bahaya apabila sedang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;dimabuk cinta&lt;/span&gt;. Lupa karena sedang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;ASYIK&lt;/span&gt;. Ya saya se&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ndiri pun lupa bahwa saya masih &lt;span style="font-style: italic;"&gt;SAKIT!&lt;/span&gt; Bahkan dikamar mandi ini pulalah saya terjatuh dan harus beristirahat di Rumah Sakit hampir 1 bulan lamanya. Di tambah saya harus mengalami Trauma yang membuat saya kehilangan memory saya. Belom lagi Syaraf saya yang terjepit, membuat daya gerak saya berkurang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Plak!! Hati saya bak disetrum, bukan oleh raket nyamuk tadi, tapi oleh perasaan saya sendiri. Bagai mana mungkin saya yang sedang sakit ini bisa sekejam ini terhadap nyamuk-nyamuk tersebut. Belum tentu mereka semua yang menghisap darah saya. Bayangkan kalo semua nyamuk ini bersatu dan menyerang saya dikala saya terlelap tidur?? Ohw, membayangkan nya saja sudah membuat saya bergidik, apalagi bila benar? Bukan kah donor darah itu baik? Saya sempat membaca sebuah artikel (saya lupa dimana) yang menyatakan donor darah baik dilakukan, untuk mengolah sel-sel darah kita agar kembali baru. Kita tahu akan begitu besarnya manfaat donor (selain membantu orang lain tentunya), tapi betapa malas nya kita untuk berangkat ke PMI untuk mendonorkan darah kita?? Membayangkan jarum suntik nya saja bagi beberapa orang merupakan s&lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;ebuah penderitaan. Nah ini, dengan bantuan para nyamuk tadi, bukankah kita sudah dibantu untuk mengurangi sel-sel darah kita yang sudah &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tua&lt;/span&gt; tadi?? (walaupun banyak nyamuk yang emang membawa penyakit, tapi saya coba indahkan tentang penyakit tadi, namanya juga orang lagi tersentuh!?) Akhirnya saya putuskan untuk mengakhiri  &lt;span style="font-style: italic;"&gt;misi perburuan serdadu nyamuk&lt;/span&gt; tadi laksana penghentian serangan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Israel&lt;/span&gt; terhadap &lt;span style="font-style: italic;"&gt;pasukan hamas &amp;amp; rakyat Palestina.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Eh, belom lagi saya keluar kamar mandi, nampaklah seekor Cecak yang menatap saya. Begitu tajam nya tatapan sang Cecak, sampai-sampai menusuk sanubari saya. Kenapa Cecak ini?? Tak lama berpikir akhirnya saya menduga, mungkin Cecak ini marah! Ya marah kepada saya, karena piring nasi nya telah saya buat porak-porandakan. Nyamuk-nyamuk yang seharusnya menjadi santapan lezat para cecak (ya ternyata dikamar mandi ini bukan hanya ada 1 &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;cecak, tapi ada 4 ekor cecak) kini tak lagi tersedia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kembali lagi saya diliputi dosa, begitu kejamnya saya. Sudah membunuh, eh membuat kelaparan yang lain pula. Akhirnya saya memutuskan tidak saja ntuk menghentikan kebiadapan saya terhadap para nyamuk-nyamuk tadi dan juga para cecak (yang secara tidak langsung saya zalimin), tapi juga berikrar dalam hati untuk tidak menggunakan raket ini secara membabi buta. Ya, hanya buat nyamuk-nyamuk nakal yang mencoba mengganggu saya bila sedang santai dikamar. Saya mencoba menguatkan niat saya sambil menggantungkan raket (laksana para petenis dunia yang berhenti bermain lagi).&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Tapi....&lt;/span&gt;&lt;a onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}" href="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYmN1jULzQI/AAAAAAAAAA8/u5yweCow2Vg/s1600-h/AFE-AYAH.jpg"&gt;&lt;img style="margin: 0pt 10px 10px 0pt; float: left; cursor: pointer; width: 320px; height: 262px;" src="http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYmN1jULzQI/AAAAAAAAAA8/u5yweCow2Vg/s320/AFE-AYAH.jpg" alt="" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5298922387730582786" border="0" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Kemarin malam tepat jam 00.00 tak kala lampu PLN yang dengan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;bebasnya &lt;/span&gt;menghentikan alirannya kerumah kami disaat saya baru beranjak tidur (ya saya memang tidak bisa tidur dibawah jam 12 malam). Saya kembali dibuat kesal oleh para nyamuk. Bagai mana tidak? Bukan hanya saya yang diserang, tapi Istri, Anak saya yang paling kecil (seorang gadis mungil yang baru berumur 2 tahun) dan sang kakak (seorang lelaki yang baru duduk dikelas 1 SD) juga tak lupa dari gangguan! Kembali kemarahan saya memuncak!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, bagaimana tidak? Dengan hanya bermodal sinar lilin yang &lt;span style="font-style: italic;"&gt;secukupnya &lt;/span&gt;itu saya tentu saja tak sanggup untuk mengetahui dimana &lt;span style="font-style: italic;"&gt;serdadu&lt;/span&gt; &lt;span style="font-style: italic;"&gt;nyamuk &lt;/span&gt;itu berada. &lt;/span&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;Emosi saya meluap-luap! Bayangkan sampe jam 4 subuh saya harus mencoba menghalau para nyamuk agar Istri dan Anak-anak saya dapat tidur pulas. Belum lagi Sakit Pinggang saya yang sedang kumat-kumatnya. Sedangkan penerangan tidak begitu membantu saya menghentikan &lt;span style="font-style: italic;"&gt;serangan serdadu nyamuk&lt;/span&gt; tersebut (mungkin selama beberapa hari mereka dilatih oleh &lt;span style="font-style: italic;"&gt;tim khusus buru serbu&lt;/span&gt; yang mereka ciptakan sendiri, untuk membalas serangan saya kemarin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu lampu menyala! Inilah tiba saatnya bagi saya untuk  balik mereka, semua penjuru kamar saya &lt;span style="font-style: italic;"&gt;satroni. &lt;/span&gt;Tidak sampai sampai disitu. Dendam saya sudah diubun-ubun, ya karena saya sudah mengantuk, maka serangan balik akan dilanjutkan besok (sebab besok hari libur). Akhirnya saat itu tiba, dengan segenap kakuatan saya kembali &lt;span style="font-style: italic;"&gt;menyerbu&lt;/span&gt; sarang nyamuk-nyamuk tersebut. Saya tidak perduli lagi dengan kekejaman, saya tak peduli lagi dengan cecak yang mungkin kehilangan jatah makan nya (seperti Barak Obama yang akan tetap mendukung Israel serta membantu persenjataan terhadap Israel). Ya, saya benar-benar Marah! Saya lampiaskan Dendam saya yang sempat terhenti tadi Subuh. Begitu banyak &lt;span style="font-style: italic;"&gt;serdadu nyamuk&lt;/span&gt; yang tewas, semakin banyak semakin puas hati saya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-family:trebuchet ms;"&gt;&lt;br /&gt;Yah! Begitulah saya, sebagai manusia biasa saya tak putus oleh Nafsu, Dendam dan Ego. Tapi apa mau dikata begitulah keadaan saya. Hanya Tuhan lah yang tahu....(eddy-4h)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/1819838560375260334-4063970887556511812?l=eddy4h.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://eddy4h.blogspot.com/feeds/4063970887556511812/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/raket-nyamuk.html#comment-form' title='2 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4063970887556511812'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/1819838560375260334/posts/default/4063970887556511812'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://eddy4h.blogspot.com/2009/02/raket-nyamuk.html' title='Raket &amp; Nyamuk'/><author><name>Edy_Ependi</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11372789889352019473</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='24' height='32' src='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/TRrk5MBsOiI/AAAAAAAAAE8/1vosoI5mmIo/S220/Singa-10.jpg'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_1jbX3ikgtrI/SYwCYvU42bI/AAAAAAAAACk/K358AbHNkZU/s72-c/Gendong--Nich...jpg' height='72' width='72'/><thr:total>2</thr:total></entry></feed>
